Jenggot Sering Gatal? Jangan Sepelekan Begitu Saja

jenggot-sering-gatal-doktersehat

DokterSehat.Com – Dibandingkan dengan wanita, pria memang jarang sekali memperhatikan kondisi kesehatan dari kulit wajahnya. Bagi pria, asal sudah mandi atau cuci muka saja cukup. Selain itu, pria sering menanggap kulitnya lebih tebal dari wanita sehingga perawatan yang spesifik tidak perlu dilakukan. Kalau nanti muncul jerawat, barulah diatasi dengan benar.

Akibat sifat menggampangkan inilah pria jadi sering sekali mendapatkan serangan di wajah. Mungkin jerawat tidak selalu muncul. Namun, gatal-gatal sering muncul khususnya di area jenggot atau janggut yang dipenuhi rambut tebal. Rasa gatal yang terjadi ini tidak muncul begitu saja. Beberapa hal di bawah ini bisa menjadi penyebabnya.

  1. Eksim seboroik

Eksim seboroik adalah kondisi kulit yang sering dan sangat mengganggu. Kulit yang kering ini menyebabkan terjadinya gatal, kulit kasar, dan bersisik. Kondisi ini membuat pria sering mendapati semacam ketombe di janggutnya ketika digaruk. Kalau memakai pakaian hitam, akan terlihat jelas sisa kulit yang jatuh.

Eksim seboroik ini harus diatasi dengan melembapkan kulit yang terlalu kering. Pria disarankan untuk mengonsumsi makanan tertentu yang menutrisi kulit dan juga menggunakan salep untuk meningkatkan kelembapan.

  1. Pertumbuhan rambut terganggu

Setelah mencukur janggut, ada kalanya beberapa folikel rambut mengalami gangguan. Rambut yang harus tumbuh dab menembus kulit justru tumbuh sebaliknya atau tidak tumbuh sama sekali dan menyebabkan bisul.

Kondisi ini menyebabkan janggut terasa gatal. Sayangnya saat disentuh, area itu justru sakit dan bisa menyebabkan terjadinya perdarahan. Gunakan obat anti peradangan kalau ingin mengatasi kondisi ini.

  1. Kulit kering

Kulit kering di sekitar jenggot bisa terjadi karena beberapa hal. Pertama karena pengaruh udara yang ada di sekitar. Semakin tinggi udara di luar, semakin kering kulit di jenggot. Kondisi ini akan semakin parah kalau kulitnya sering berkeringat dan menyebabkan rasa gatal yang lebih besar. Beberapa pria yang tidak tahan sering menggaruknya.

Selain karena udara sekitar, mencuci muka dengan air yang terlalu panas juga bisa menyebabkan kondisi kulit kering di jenggot. Terakhir dan yang paling sering terjadi adalah tidak cocok dengan sabun, sampo, atau produk untuk mandi lainnya. Alergi dengan bahan sabun juga menyebabkan kulit jadi kering.

  1. Infeksi bakteri

Kebiasaan buruk pria yang tidak mau menjaga kebersihan wajahnya menyebabkan bakteri mudah menempel dan melakukan infeksi. Bakteri ini tidak hanya menyebabkan jerawat saja, tapi juga rasa gatal di jenggot dan menyebabkan Anda merasa tidak nyaman serta ingin menggaruknya setiap saat.

Infeksi ini bisa muncul dalam bentuk peradangan dan rasa gatal yang disertai sakit. Pria yang sudah memiliki kondisi ini disarankan untuk segera mencukur jenggotnya. Setelah itu segera lakukan. Perawatan agar tidak terus menyebabkan gatal yang mengganggu.

  1. Infeksi akibat alat cukur

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pria yang sebabkan gatal di jenggot adalah tidak menggunakan alat cukur dengan benar. Alat cukur menggunakan pisau tertentu yang bisa saja karatan kalau digunakan berkali-kali. Oleh karena itu, menggunakan alat cukur yang masih baru wajib dilakukan oleh pria.

Kalau Anda tidak mau mengalami infeksi pada jenggot, ada baiknya segera memberikan krim anti peradangan setelah melakukan grooming. Saat mencukur juga usahakan menggunakan busa atau pelicin sehingga mata pisau cukur tidak mengenai kulit dan menyebabkan iritasi atau luka cukup serius di sana.

Inilah lima hal yang menyebabkan gangguan di jenggot. Gangguan ini bisa muncul pada siapa saja yang tidak mau menjaga sanitasi wajahnya.