Terbit: 31 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kita cenderung tidak aduh dengan apa yang dikeluarkan oleh tubuh seperti feses. Saat berada di kamar mandi kita akan langsung menyiram habis feses yang dikeluarkan. Padahal dari feses kita bisa tahu sebenarnya tubuh sedang sebat atau tidak. Kita harus memperhatikan tekstur, bentukan, hingga warna dari feses itu sendiri.

7 Penyebab Feses Berwarna Hijau, Bisa karena Penyakit!

Normalnya feses memiliki warna kekuningan atau oranye. Pada kondisi tertentu, feses bisa memiliki warna yang berbeda seperti lebih gelap dan kadang berwarna hijau. Nah, kira-kira apa yang menyebabkan feses mengalami perubahan warna menjadi hijau?

Penyebab feses berwarna hijau

Feses berwarna hijau karena beberapa hal dan berhubungan langsung dengan pencernaan dan makan. Berikut ulasan lengkap tentang penyebab warna hijau pada feses.

  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau adalah penyebab utama mengapa feses yang dikeluarkan memiliki warna yang sama. Kalau Anda mengonsumsi terlalu banyak sayuran hijau seperti sawi dan bayi, feses akan diwarnai oleh zat bernama klorofil. Zat hijau daun ini seperti diekstrak dan tidak bisa berubah warna meski diolah oleh tubuh.

Selain sayuran hijau yang dikonsumsi secara langsung, makanan dengan warna kehijauan akibat pewarna makanan juga menyebabkan feses memiliki warna hijau. Misal kue, puding, atau kudapan lain yang warnanya berasal dari pewarna makanan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  1. Sayuran biru dan ungu

Selain sayuran dengan warna hijau, berbagai makanan dengan warna biru dan ungu juga akan diolah menjadi feses berwarna hijau. Beberapa jenis sayuran ungu seperti kubis, beet, hingga blueberry juga akan diubah menjadi warna hijau. Minuman soda, kue, dan krim dengan warna dominan biru serta ungu juga berakhir sama.

  1. Kopi, makanan pedas, dan alkohol

Secara umum proses pewarnaan pada feses terjadi di usus halus. Cairan empedu akan membuat feses menjadi hijau lalu berubah kuning dan kecokelatan. Proses ini berjalan dari usus halus ke usus besar. Sayangnya pada kondisi tertentu proses pewarnaan ini tidak terjadi secara maksimal sehingga saat warna feses masih hijau Anda sudah mengeluarkannya.

Makanan pedas, kafein, dan makanan lain yang menyebabkan perut mulas mempercepat proses pencernaan. Pergerakan feses menjadi lebih cepat sehingga warna hijau akan lebih sering terlihat saat Anda BAB.

  1. Vitamin, suplemen, dan obat

Beberapa jenis vitamin, suplemen, dan obat juga menyebabkan warna feses menjadi lebih hijau. Kondisi ini muncul kalau Anda mengonsumsi suplemen zat besi. Selanjutnya suplemen yang mengandung serat dari sayuran dan juga klorofil juga memicu warna feses lebih hijau dan agak gelap

Teh dengan jenis yerba mate, obat antibiotik bernama ciprofloxacin, dan obat yang menyebabkan diare sebagai efek sampingnya seperti metformin.

  1. Diet khusus

Beberapa jenis diet juga menyebabkan warna dari feses menjadi lebih hijau dari sebelumnya. Pertama adalah diet yang berfokus pada buah dan sayur sebagai sumber nutrisi utamanya. Kemungkinan feses menjadi lebih hijau akan besar.

Selanjutnya diet tinggi lemak seperti keto juga memicu warna feses menjadi lebih hijau. Saat diet tinggi lemak dilakukan cairan empedu akan lebih banyak dihasilkan dan digunakan untuk membantu pencernaan serta secara tidak langsung mewarnai feses.

  1. Kehamilan

Wanita hamil juga bisa memilih warna hijau pada feses. Penyebab warna hijau ini adalah cepatnya pergerakan feses sehingga efek perubahan warna dari cairan empedu masih belum sempurna. Selain itu suplemen zat besi selama proses kehamilan dilakukan juga menyebabkan warna dari feses menjadi kehijauan.

  1. Penyebab pada bayi

Penyebab warna feses menjadi kehijauan ini hanya terjadi pada bayi hingga usia 3 tahun. Warna hijau yang muncul bisa disebabkan oleh apa yang dikonsumsi oleh ibunya. Kalau ibu mengonsumsi makanan yang banyak sayuran hijaunya, kemungkinan feses yang dikeluarkan juga akan sama.

Selanjutnya warna hijau dari feses juga muncul karena beberapa hal seperti alergi terhadap makanan yang dikonsumsi ibu. ASI juga mengandung hal yang sama sehingga bayi juga terpapar alergi. Terakhir, feses hijau juga merupakan tanda kalau bayi kekurangan ASI dan nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu masih rendah.

Kondisi kesehatan yang memicu perubahan warna feses menjadi hijau

Selain karena beberapa hal di atas, warna hijau dari feses juga disebabkan oleh beberapa hal di bawah di bawah ini.

  • Keracunan makanan.
  • Infeksi bakteri yang disebabkan oleh E. coli dan sejenisnya. Kondisi ini biasanya menyebabkan diare.
  • Antibiotik yang berhubungan erat dengan diare atau sering disebut pseudomembranous colitis.
  • Sindrom iritasi usus besar atau IBS.
  • Kondisi PMS pada wanita yang terjadi beberapa hari sebelum menstruasi.
  • Kondisi penyembuhan pasca operasi seperti operasi Caesar.
  • Penyakit Crohn’s.

Kapan harus memeriksakan diri?

Dari ulasan di atas terlihat jelas kalau warna hijau dari feses juga merupakan tanda penyakit. Nah, pertanyaannya adalah, kapan harus menghubungi dokter?

  • Saat feses hijau diselimuti semacam lendir. Kondisi ini terjadi karena ada iritasi atau inflamasi di saluran cerna khusus usus. Kalau Anda mengalami ini ada baiknya segera memeriksakan diri.
  • Diikuti dengan demam dan perut yang terasa tidak nyaman selama beberapa hari.
  • Muncul bercak darah di feses meski tidak terlalu besar.
  • Diare atau sembelit yang terjadi beberapa kali dalam satu minggu
  • Muncul perasaan mual berlebihan dan ingin muntah padahal sebelumnya tidak mengalami sakit.

Feses memiliki warna hijau karena banyak hal. Kalau Anda merasa tidak sedang sakit atau mengalami gangguan pada tubuh, berarti tidak perlu khawatir. Namun, kalau feses hijau yang keluar disertai dengan perasaan tidak nyaman lainnya, kemungkinan ada beberapa masalah pada kesehatan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi