Terbit: 2 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu gangguan kehamilan yang sering muncul adalah diare. Anda dikatakan mengalami diare jika saat buang air besar kondisi feses tampak encer sebanyak tiga kali atau lebih.

Penyebab dan Cara Tepat Menangani Diare pada Ibu Hamil

Umumnya diare pada terjadi trimester ketiga kehamilan, namun ada juga yang tidak mengalami diare sama sekali. Jika tidak ditangani dengan baik, diare dapat berujung pada kondisi serius dan mematikan.

Selain karena bakteri, virus, atau keracunan makanan, diare dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya perubahan hormon, perubahan asupan dan perubahan kepekaan pada makanan. Perubahan hormon dapat mempercepat sistem pencernaan Anda sehingga memicu diare.

Untuk penanganan awal pada diare, Anda disarankan untuk minum air yang banyak sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang. Selain air putih, Anda dapat mengganti beberapa elektrolit, vitamin dan mineral yang hilang dengan minum jus buah segar.

Beberapa makanan mungkin perlu Anda hindari seperti makanan berlemak tinggi, gorengan, makanan pedas dan makanan-makanan yang berserat tinggi seperti sayuran.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Sebaiknya makan dalam porsi kecil namun sering sehingga perut tidak terasa begah. Tambahkan buah pisang dalam menu makan siang Anda agar membuat feses lebih padat.

Umumnya diare akan reda dengan sendirinya selama beberapa hari. Jika penanganan ini tidak berhasil dan diare masih berlangsung lebih dari 3 kali sehari, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Sebaiknya tunda dulu memberikan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran tanpa resep dokter. Anda juga patut waspada jika diare disertai demam, sakit perut, atau keluarnya darah.

Jika pemeriksaan dokter menyatakan bahwa diare Anda disebabkan oleh bakteri atau parasit, dokter akan meresepkan antibiotik yang aman untuk ibu hamil. Namun jika diare disebabkan oleh virus, dokter akan memberikan terapi lain dan menyarankan Anda untuk banyak istirahat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi