Rheumatoid Arthritis – Penyebab dan Diagnosis

doktersehat-jari-tangan-sakit-mengetik

Arthritis mengacu pada lebih dari 100 kondisi yang memengaruhi sistem muskuloskeletal. Sendi adalah bagian tubuh dimana tulang saling bertemu. Ketika arthritis hadir, sendi bisa menjadi meradang, kaku, merah, dan menyakitkan. Kerusakan dari RA dapat terjadi pada jaringan yang mengelilingi sendi termasuk tendon, ligamen, dan otot. RA adalah salah satu jenis arthritis diklasifikasikan sebagai gangguan “sistemik”, yang berarti dapat daerah seluruh tubuh. Pada beberapa pasien, gejala dapat meluas ke kulit dan mata, dan organ internal, termasuk hati, ginjal, jantung, dan paru-paru.

Penyebab Rheumatoid Arthritis

Penyebab pasti rheumatoid Arthritis masih belum diketahui, namun beberapa faktor risiko telah diidentifikasi. Wanita lebih cenderung sering terkena RA, sehingga diduga hormon estrogen memainkan peran. Beberapa penelitain menunjukkan terdapat komponen genetik terhadap perkembangan RA. Rokok juga tampaknya meningkatkan risiko terhadap perkembangan penyakit ini. Pajanan okupasional seperti debu tertentu: silika, kayu, asbesos, juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya RA. Penelitian sekarang masih ingin menemukan apakah virus atau bakteri tertentu memainkan peran tertentu dalam menyebabkan RA.

Apa itu rheumatologist?
Seorang rheumatologist biasanya spesialis penyakit dalam atau dokter anak, dengan pelatihan pra khusus untuk mengidentifikasi dan mengobati lebih dari 100 jenis arthritis selain gangguan autoimun lain seperti lupus, polymyositis, dan vaskulitis.

Diagnosis Rheumatoid Arthritis

Tidak ada tes tunggal untuk mendiagnosis rheumatoid arthritis. Pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat gejala. Sendi akan diperiksa untuk menentukan apakah ada peradangan dan nyeri. Jantung, paru-paru, mata, mulut, dan kaki akan dievaluasi. Dan kulit dapat diperiksa untuk mencari nodul rheumatoid. Dokter akan melakukan tes darah atau sinar-X untuk membantu mendiagnosa kondisi.

Banyak penyakit lain seperti gout, fibromyalgia, dan lupus yang bisa menyerupai rheumatoid arthritis, sehingga dokter akan mengesampingkan diagnosis lain yang mungkin sebelum melakukan penegakan diagnosis RA.

Rheumatoid Arthritis – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6