Terbit: 13 Januari 2020 | Diperbarui: 19 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo


Simak penyebab kanker paru-paru dan gejala kanker paru-paru selengkapnya di bawah ini. Kanker paru-paru adalah jenis kanker yang merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko terbesar terkena kanker paru-paru, meski begitu kondisi ini juga bisa terjadi pada orang yang tidak pernah merokok.

gejala-kanker-paru-paru-doktersehat

Penyebab Kanker Paru-Paru

Sebagian besar kasus kanker paru-paru disebabkan oleh asap rokok—baik perokok aktif maupun orang yang hanya terpapar asap rokok. Akan tetapi, kanker paru-paru juga bisa terjadi pada orang yang tidak pernah merokok dan pada mereka yang tidak pernah terpapar asap rokok dalam waktu lama. Dalam kasus ini, tidak ada penyebab pasti yang bisa menjelaskan kondisi tersebut.

Ketika Anda menghirup asap rokok yang penuh dengan zat penyebab kanker (karsinogen), perubahan pada jaringan paru-paru segera dimulai. Pada awalnya tubuh mungkin dapat memperbaiki kerusakan ini. Namun ketika mendapatkan paparan berulang, sel-sel normal yang melapisi paru-paru semakin rusak. Seiring waktu, kerusakan menyebabkan sel tidak normal dan akhirnya kanker dapat berkembang.

– Iklan –

Walaupun merokok adalah faktor risiko terbesar, menggunakan jenis produk tembakau lainnya juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru dan jenis kanker lainnya, seperti kanker esofagus dan kanker mulut. Produk-produk ini meliputi:

  • Cerutu
  • Tembakau pipa
  • Tembakau kunyah

Selain tembakau, ganja juga telah dikaitkan dengan peningkatan penyebab kanker paru-paru. Para pengguna ganja umumnya menghirup lebih dalam dan menahan asap di paru-paru lebih lama daripada merokok dari tembakau. Seperti halnya tembakau, ganja juga mengandung zat yang bisa menyebabkan kanker.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa terkena asap diesel selama bertahun-tahun meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Studi lain mengungkapkan, risiko terkena kanker paru-paru meningkat sekitar 33% jika Anda tinggal di daerah dengan tingkat gas nitrogen oksida yang tinggi (dihasilkan oleh kendaraan bermotor).

Jenis Kanker Paru-Paru

Pada umumnya, kanker paru-paru dibagi menjadi dua jenis berdasarkan pengamatan sel kanker paru-paru di bawah mikroskop. Dokter akan membuat keputusan perawatan berdasarkan jenis kanker paru-paru utama yang Anda miliki.

Dua jenis kanker paru-paru itu adalah :

  • Small cell lung cancer

Small cell lung cancer terjadi hampir secara eksklusif pada perokok berat dan kurang umum daripada non-small cell lung cancer.

  • Non-small cell lung cancer

Non-small cell lung cancer adalah istilah umum untuk beberapa jenis kanker paru-paru yang berperilaku serupa. Jenis kanker ini termasuk karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma dan karsinoma sel basal.

Baca Juga: Kanker Paru: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Faktor Risiko yang Meningkatkan Kanker Paru-Paru

Beberapa faktor risiko dapat dikontrol seperti berhenti merokok, sedangkan beberapa faktor lain tidak bisa dihindari seperti riwayat keluarga. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang meningkatkan kanker paru-paru, di antaranya:

  • Merokok: kemungkinan terserang kanker paru-paru semakin tinggi tergantung berapa batang rokok yang Anda hisap setiap harinya dan berapa lama Anda sudah merokok.
  • Terkena gas radon: gas ini diproduksi oleh pemecahan alami uranium di tanah, batu dan air yang akhirnya menjadi bagian dari udara yang Anda hirup. Gas radon bisa menumpuk di bangunan apa pun, termasuk rumah.
  • Riwayat keluarga: apabila ada anggota keluarga yang mengidap kanker paru-paru, maka Anda berisiko terserang penyakit ini juga.
  • Paparan asbes dan karsinogen lainnya. Paparan asbes di tempat kerja dan zat lain yang diketahui bisa menjadi penyebab kanker—seperti arsenik, kromium dan nikel, dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru, terutama jika Anda seorang perokok.

Gejala Kanker Paru-Paru

Sebagian besar penderita tidak mengalami gejala kanker paru-paru sampai penyakitnya menyebar. Beberapa orang mengalami gejala ringan pada tahap awal, tetapi gejala ini lebih sering berasal dari masalah kesehatan lain atau faktor lain seperti merokok.

Berikut adalah gejala kanker paru-paru yang bisa dikenali, di antaranya:

  • Sesak Napas

Sesak napas dan mengi merupakan gejala kanker paru-paru stadium awal. Selain sesak napas beberapa orang mengalami batuk, sementara yang lain mengalami kesulitan bernapas tetapi tidak batuk.

Mengi sendiri dapat dikaitkan dengan beberapa penyebab, beberapa di antaranya jinak dan mudah diobati. Jangan berasumsi bahwa mengi disebabkan oleh asma atau alergi. Mintalah dokter mengonfirmasi penyebabnya.

  • Batuk

Batuk ringan yang tidak kunjung sembuh dapat mengindikasikan gejala kanker paru-paru stadium awal. Selain itu, batuk yang mengeluarkan darah juga dapat disebabkan kanker paru-paru atau masalah lain dengan paru-paru. Segera ke rumah sakit jika Anda mengalami gejala ini.

  • Kelelahan

Kanker paru-paru dapat menyebabkan jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun. Dalam dunia medis kondisi ini disebut anemia. Karena sel darah merah membawa oksigen, seseorang dengan anemia mungkin tidak mengambil oksigen yang cukup untuk mendukung kebutuhan tubuhnya. Kondisi ini bisa menyebabkan kelelahan yang parah sehingga membuat Anda sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

  • Nyeri Bahu, Dada, atau Punggung

Pada tahap awal, gejala kanker paru-paru umumnya tidak membuat penderita merasakan sakit. Namun, rasa sakit terjadi ketika kanker paru-paru menyerang dinding dada, tulang rusuk, tulang belakang, atau saraf tertentu. Misalnya, tumor Pancoast yang terbentuk di bagian paling atas paru-paru, sering menyerang jaringan di sekitarnya dan menyebabkan nyeri di bahu.

  • Suara Serak

Gejala kanker paru-paru berikutnya yang umum terjadi adalah suara menjadi serak. Seseorang dengan kanker paru-paru atau penyakit pernapasan lainnya dapat mengembangkan suara serak. Kondisi ini bisa terjadi jika tumor menekan saraf laring yang terletak di dalam dada. Ketika saraf dikompresi, hal tersebut dapat melumpuhkan pita suara dan menyebabkan suara berubah.

  • Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan sebanyak 4,5 kg atau lebih yang tidak dapat dijelaskan mungkin menjadi gejala kanker paru-paru atau jenis kanker lainnya. Penurunan berat ini dapat disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan energi tubuh atau pergesaran cara tubuh menggunakan energi dari makanan.

  • Nyeri Tulang

Kanker paru-paru yang telah menyebar ke tulang dapat menghasilkan rasa sakit di punggung atau area lain di tubuh. Mungkin sulit untuk membedakan antara nyeri tulang dan otot, namun nyeri tulang sering kali memburuk di malam hari dan meningkat dengan gerakan.

  • Sakit Kepala

Gejala kanker paru-paru ini merupakan tanda bahwa kanker telah menyebar ke otak. Namun, tidak semua sakit kepala berhubungan dengan metastasis otak.

Kadang-kadang, tumor paru-paru dapat membuat tekanan pada superior vena cava, yaitu vena besar yang memindahkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Tekanan tersebut dapat memicu sakit kepala, atau dalam kasus yang lebih parah dapat memicu migrain.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai penyebab dan gejala kanker paru paru.

 

  1. Anonim. Lung cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/symptoms-causes/syc-20374620. (Diakses pada 13 Januari 2020).
  2. Anonim. Lung cancer. https://www.nhs.uk/conditions/lung-cancer/causes/. (Diakses pada 13 Januari 2020).
  3. Colbert, Treacy. 2018. Early Signs of Lung Cancer. https://www.healthline.com/health/lung-cancer/early-signs. (Diakses pada 13 Januari 2020).
  4. Johnson, Jon. 2019. What are the early signs of lung cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327371.php. (Diakses pada 13 Januari 2020).



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi