Terbit: 27 November 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter


DokterSehat.Com – Saat hamil, Anda mungkin merasakan nyeri di beberapa bagian tubuh salah satunya adalah vagina. Rasa nyeri ini umumnya dirasakan saat masuk kehamilan trimester ketiga, namun beberapa perempuan merasakannya sejak awal kehamilan. Apa penyebabnya vagina sakit saat hamil?

vagina-sakit-saat-hamil-doktersehat

Penyebab Vagina Nyeri saat Hamil

Perlu diketahui, saat memasuki usia kehamilan trimester ketiga membuat usia kehamilan sudah semakin matang. Pada waktu ini, perkiraan kehamilan pun sudah bisa diperhitungkan.

Berat tubuh dan panjang tubuh janin yang terus menaik dari hari ke hari membuat ukuran perut ibu semakin membesar. Hal ini pun akan beriringan dengan munculnya keluhan kehamilan yang ibu rasakan pada periode kehamilan di trimester pertama.

Pada usia kehamilan 35 minggu, ukuran bayi sudah semakin membesar dan mereka pun akan mulai mencari jalan dan posisi yang tepat untuk dilahirkan. Hal ini akan dapat menyebabkan keluhan muncul seperti vagina sakit saat hamil.

Meski kondisi vagina sakit saat hamil atau vagina nyeri saat hamil dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun penyebab paling umum adalah pertumbuhan janin dan rahim yang semakin besar dan memenuhi rongga bagian perut dan panggul. Selain pada vagina, beberapa otot yang ikut merasakan penekanan akibat ukuran rahim yang semakin besar antara lain adalah usus, kandung kemih dan anus.

Pada usia hamil tua, ketika janin mulai masuk panggul sehingga kepala janin turun dan menekan struktur di bagian panggul, hal ini juga dapat menyebabkan timbulnya nyeri di vagina.

Semakin mendekati hari persalinan rahim mulai membesar, penggantung rahim makin tertarik, leher rahim juga mulai melebar serta gerakan janin semakin kuat sehingga dapat menyebabkan nyeri vagina saat hamil

Selain itu perubahan hormon juga dapat menyebabkan pinggul atau vagina sakit. Hormon saat hamil akan melonggarkan otot ligamen di sekitar perut dan panggul sehingga menambah rasa nyeri. Biasanya jika bumil mengalami kondisi ini, ia juga merasakan kaki dan tulang yang nyeri atau gemetar.

Setelah Anda mengetahui beberapa penyebab vagina sakit saat hamil seperti di atas, nyeri pada vagina saat hamil juga bisa disebabkan oleh hal lain, di antaranya:

  • Pergerakan janin

Janin yang mulai masuk pada bagian pinggul sehingga kondisi ini membuat kepala janin menjadi turun dan menekan struktur pada bagian dalam panggul ibu. Gerakan bayi yang semakin aktif dan kuat pada masa ini pun dapat menyebabkan vagina sakit saat hamil.

  • Leher rahim melebar

Leher rahim ibu yang ukurannya mulai melebar dalam rangka mempersiapkan kelahiran si jabang bayi. Ukuran rahim yang membesar dan menyebabkan penggantung pada rahim menjadi tertarik kebawah.

  • Vagina kering

Meski jarang terjadi, perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan vagina menjadi kering. Saat kondisi vagina kering inilah menimbulkan vagina sakit saat hamil.

  • Infeksi vagina

Kehamilan dapat membuat wanita lebih rentan terkena infeksi, termasuk infeksi vagina yang menimbulkan peradangan pada vagina (vaginitis). Kondisi ini membuat jaringan vagina yang meradang dapat menimbulkan keluhan berupa rasa nyeri vagina saat hamil.

  • Janin yang berkembang

Vagina sakit saat hamil yang umum terjadi disebabkan oleh janin dan rahim yang terus berkembang, sehingga memenuhi rongga perut dan menyebabkan tekanan pada vagina. Jika ini disebabkan oleh hal tersebut, tak ada yang perlu dikhawatirkan karena ini merupakan hal umum yang akan dialami oleh wanita hamil.

Mengatasi Nyeri Vagina saat Hamil

Guna mengurangi kemaluan sakit saat hamil, Anda bisa melakukan senam kegel untuk melatih kelenturan otot. Anda juga bisa meredakan vagina sakit saat hamil dengan berendam air hangat. Jika kesulitan berendam, Anda dapat menggantinya dengan mengompres area selangkangan dengan kompres yang hangat dan bersih.

Hindari pergerakan tubuh yang membuat pinggang memutar. Jika Anda harus menengok ke belakang, sebaiknya putar tubuh Anda secara keseluruhan untuk mengurangi nyeri. Sebaiknya Anda juga menghindari jalanan yang menanjak dan menurun terlalu curam.

Berikut ini adalah beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk meredakan vagina sakit saat hamil, antara lain:

  • Berbaring di bak mandi dengan air hangat atau mandi dengan posisi berdiri dan mengalirkan air hangat pada bagian punggung. Pastikan suhu air hangat suam-suam kuku bukan air panas.
  • Ibu hamil bisa meminta bantuan anggota keluarga untuk melakukan beberapa hal yang dirasa sulit dilakukan.
  • Hindari menggunakan sepatu berhak tinggi, sebaiknya gunakan sepatu berhak rendah dengan lengkungan yang nyaman.
  • Duduklah sebanyak mungkin pada posisi yang dirasa paling nyaman.
  • Pijat saat hamil juga bisa membuat vagina dan panggul jadi lebih rileks, namun konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memijat.
  • Gunakan sabuk atau ikat pinggang khusus ibu hamil yang meringankan beban pada bagian pinggul. Jika perut Anda sudah mulai membesar, Anda juga bisa menggunakan korset hamil untuk menahan perut agar tidak terlalu menekan bagian bawah tubuh.

Penyebab lain dari vagina sakit saat hamil adalah akibat meningkatnya aliran darah ke rahim. Peningkatan aliran darah ini dapat membuat vagina dan bibir vagina membengkak. Bahkan vagina nyeri saat hamil juga bisa terjadi saat disentuh. Aktivitas seksual merupakan cara yang baik untuk mengurangi bengkak pada vagina.

Vagina sakit saat hamil sebenarnya merupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan, namun jika muncul tanda-tanda perdarahan pada vagina atau kram, Anda sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk memastikan vagina sakit saat hamil ini bukan tanda dari kondisi yang lebih serius yang dapat memengaruhi Anda dan janin.

Pada sebagian kasus, nyeri vagina saat hamil juga bisa menjadi tanda adanya kondisi yang serius seperti keguguran, preeklamsia, kehamilan ektopik, atau persalinan prematur.



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi