Penyebab dan Cara Mencegah Osteoporosis

kanker-tulang-doktersehat

DokterSehat.Com– Osteoporosis merupakan penyakit yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang, dimana tulang menjadi berpori, sehingga penderita osteoporosis sangat rapuh terhadap trauma, dan fraktur. Semakin bertambahnya umur seseorang, semakin besar ia berisiko mengalami osteoporosis, yang sering menyerang wanita ketika sudah memasuki usia menopause. Kekurangan kalsium yang menjadi penyebab utama seseorang terkena osteoporosis.

Penyebab Osteoporosis

Osteoporosis disebabkan oleh beberapa gaya hidup dan penyakit berbahaya seperti betikuit ini:

  • Kurangannya hormon estrogen pada wanita dan kurangnya hormon androgen pada pria.
  • Kurangnya asupan kalsium dan asupan vitamin D di dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan osteoporosis, dan Vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium pada tulang.
  • Kanker tulang, kurangnya latihan fisik, juga dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang.

Baca juga: 6 Faktor Ini Tingkatkan Risiko Osteoporosis pada Pria

Cara Mencegah Osteoporosis

Sebelum terlambat, segera lakukan cara mencegah penyakit osteoporosis seperti berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti lemak non yoghurt, keju, susu, sarden, ikan tuna, dan ikan salmon. Makanlah makanan yang banyak mengandung kalium dan vitamin K untuk mencegah kalsium dalam tulang tidak berkurang, dan makan kedelai untuk mempertahankan kepadatan tulang.
  • Dapatkan kalsium dan vitamin D yang dibutuhkan setiap hari. Kalsium penting untuk membangun kekuatan tulang. Makan makanan kaya kalsium adalah cara terbaik untuk mendapatkan kalsium, atau Anda bisa mengonsumsi suplemen kalsium. Vitamin D penting untuk melindungi tulang, dan tubuh Anda juga membutuhkannya untuk menyerap kalsium. Anda bisa mendapatkan vitamin D dengan mendapatkan sinar matahari yang cukup, mengonsumsi makanan yang kaya vitamin D atau mengonsumsi suplemen.
  • Olahraga teratur juga sebagai pencegahan osteoporosis. Berolahraga secara rutin juga dapat menjaga kesehatan tulang, meningkatkan stamina, kekuatan, postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, dan membantu mencegah keroposnya tulang.
  • Cara mengatasi osteoporosis berikutnya adalah jangan mengonsumsi alkohol, karena alkohol dapat mencegah penyerapan kalsium dalam tulang. Berhentilah merokok karena dapat meningkatkan fraktur tulang di usia tua.

Berkonsultasilah dengan dokter tentang kemungkinan Anda terkena osteoporosis, dan tanyakan kapan menjalani tes kepadatan tulang. Dr. Singh menyarankan pemindaian kepadatan mineral tulang, atau DXA (dual energy X-ray absorptiometry) scan, untuk hal-hal berikut:

  • Wanita berusia 65 tahun ke atas
  • Wanita pascamenopause lebih muda dari 65 tahun dengan faktor risiko
  • Pria 70 tahun atau lebih
  • Pria lebih muda dari 70 tahun dengan faktor risiko
  • Orang dewasa dengan fraktur kerapuhan
  • Orang dewasa dengan suatu kondisi, penyakit atau obat-obatan yang berhubungan dengan kepadatan tulang atau tulang yang rendah

Baca juga: 5 Cara Diet Untuk Mencegah Osteoporosis

Jenis-jenis Osteoporosis

Berikut beberapa jenis osteoporosis yang perlu Anda ketahui untuk mencegah terkena pengeroposan tulang.

1. Osteoporosis setelah menopause

Ciri-cirinya adalah perubahan pada tulang belakang yang menyebabkan sakit parah dan fraktur tulang.

2. Osteoporosis senile 

Jenis penyakit ini timbul pada orang tua dengan usia lebih dari 75 tahun dan biasanya sering terjadi fraktur panggul.

3. Osteoporosis sekunder 

penyakit ini disebabkan karena gangguan endokrin seperti diabetes dan hipertiroidisme dan bisa juga disebabkan oleh penyakit sistemik seperti leukemia, therapi yang berbeda, dan obat kortikosteroid.

Baca juga: Alasan Wanita Asia Kerap Mengalami Osteoporosis

Mengobati Osteoporosis 

Cara paling efektif untuk mencegah keropos tulang adalah dengan mengonsumsi obat yang diresepkan, seperti obat-obatan berikut ini.

1. Bifosfonat

Ini adalah perawatan obat osteoporosis yang paling umum, di antaraya:

  • Alendronate (Fosamax) adalah obat oral yang diminum setiap hari atau sekali per minggu.
  • Ibandronate (Boniva) tersedia sebagai tablet oral bulanan atau sebagai suntikan intravena yang Anda dapatkan empat kali per tahun.
  • Risedronate (Actonel) tersedia dalam dosis harian, mingguan, dua bulan sekali, atau bulanan dalam tablet oral.
  • Zoledronic acid (Reclast) tersedia sebagai infus intravena yang Anda dapatkan sekali setiap satu atau dua tahun.

2. Antibodi

  • Denosumab (Xgeva, Prolia) adalah antibodi. Ini terhubung ke protein di tubuh Anda yang terlibat dalam kerusakan tulang. Antibodi ini memperlambat proses kerusakan tulang. Ini juga membantu menjaga kepadatan tulang.
  • Denosumab datang sebagai suntikan yang Anda dapatkan setiap enam bulan.

Jadi, mulai sekarang jaga kesehatan tulang Anda, Teman Sehat!