Terbit: 1 Oktober 2020 | Diperbarui: 2 Oktober 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Penyebab badan lemas yang paling umum adalah faktor kelelahan, asupan makanan, atau kurang tidur. Ketahui apa saja penyebab lain badan lemah, lemas, dan letih dalam pembahasan ini.

12 Penyebab Badan Lemas dan Tidak Bersemangat

Penyebab Badan Lemas dan Tidak Bersemangat

Setiap orang pasti pernah merasakan tubuh lemas dan tidak berenergi. Faktor utama yang paling umum adalah kelelahan, kurang makan, kurang tidur, atau kurang darah. Lemah atau tubuh lelah bersifat sementara dan biasanya dapat pulih setelah istirahat dan makan yang cukup.

Istilah medis untuk kelelahan dan kelemahan tubuh adalah asthenia. Asthenia mengacu pada respon tubuh sulit digerakan pada bagian tertentu akibat kelelahan, masalah otot, atau infeksi suatu bakteri atau virus.

Ketahui lebih lanjut penyebab tubuh lemas, sebagai berikut:

1. Faktor Gaya Hidup

Tubuh Anda memberikan respon terhadap kebiasaan Anda sehari-hari. Bila terlalu lelah, tubuh akan terasa lemas. Umumnya, kelelahan terjadi akibat gaya hidup sehari-hari seperti:

  • Aktivitas berat.
  • Mengeluarkan tenaga fisik.
  • Gangguan emosional.
  • Kurang asupan energi dan nutrisi.
  • Bekerja terlalu berat.
  • Kurang tidur.
  • Efek stres.
  • Terlalu banyak kafein.

Kelelahan ekstrim dapat terjadi ketika tubuh mengeluarkan energi lebih banyak daripada energi yang masuk. Kelemahan dan kelelahan tubuh akan semakin parah bila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu.

Baca Juga: Hindari Makanan Ini Kalau Tidak Ingin Lemas dan Mengantuk

2. Gangguan Tidur

Tidur adalah istirahat yang paling baik. Saat Anda tidur, tubuh akan rileks dan di saat yang sama mengumpulkan energi kembali. Orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-9 jam per hari dengan jadwal yang teratur.

Jangan tidur terlalu malam atau kurang dari 7 jam karena tubuh Anda akan mengalami kelelahan. Kelelahan tubuh akibat kurang tidur memang berlangsung sementara, namun tetap harus menjaga kualitas tidur. Kurang tidur secara terus menerus dapat berisiko mengganggu tekanan darah, masalah jantung, gangguan imunitas, memori, dan lainnya.

3. Faktor Endokrin dan Metabolisme

Endokrin adalah kelenjar yang memproduksi hormon untuk menjalani fungsi tubuh dengan baik. Sementara metabolisme adalah proses tubuh dalam menyerap vitamin dan nutrisi juga untuk memaksimalkan fungsi tubuh.

Masalah yang memengaruhi kerja endokrin dan sistem metabolisme akan menyebabkan kelelahan secara umum. Gangguan endokrin dan metabolisme paling sering disebabkan oleh kondisi medis seperti penyakit ginjal, Sindrom Cushing, gangguan elektrolit, masalah tiroid, atau efek kehamilan.

4. Masalah pada Kesehatan Mental

Gangguan kesehatan mental juga dapat berpengaruh pada kondisi fisik Anda. Masalah mental seperti depresi, stres, gangguan kecemasan, atau kesedihan mendalam dapat merubah cara pikir seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pada beberapa kasus, orang dengan masalah mental mungkin tidak napsu makan, sulit tidur, tidak dapat mengatur keseimbangan hidup, dan menghabiskan banyak energi untuk masalah mental tersebut. Akibatnya, mereka akan kelelahan secara fisik dan psikologis.

5. Faktor Berat Badan

Baik kelebihan berat badan (obesitas) atau kekurangan berat badan (underweight) dapat menyebabkan seseorang selalu merasa lemas dan lelah tubuhnya. Orang dengan obesitas membawa beban tubuh lebih banyak yang kemudian dikaitkan dengan nyeri sendi, nyeri otot, dan kelelahan secara umum.

Orang dengan berat badan ringan jugs merasa jelek secara fisik akibat faktor medis yang mungkin diderita, seperti gangguan makan, gangguan tiroid, atau penyakit kronis yang menyebabkan tubuhnya kurus. Maka dari itu, disarankan untuk menjaga berat badan ideal sesuai kalkulator BMI untuk mencegah berbagai risiko penyakit.

6. Faktor Aktivitas Sehari-hari

Orang dengan aktivitas berat tanpa istirahat dan makan cukup akan mengalami tubuh lemas dan lelah. Begitu juga dengan orang yang kurang bergerak, beraktivitas, atau berolahraga. Tubuhnya juga akan cepat lelah saat melakukan tugas fisik yang tidak biasa.

7. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah istilah medis untuk kelelahan kronis secara fisik. Gejala utama fibromyalgia adalah nyeri otot, gangguan tidur, gelisah, nyeri tubuh, dan depresi. Penyebabnya adalah mutasi gen, efek dari cedera fisik atau traumatis, dan kelainan bahan kimia di otak yang menyebabkan nyeri kronis di sekujur tubuh.

8. Kekurangan Vitamin dan Nutrisi

Anda mungkin kekurangan asupan karbohidrat sehat untuk tubuh. Karbohidrat adalah senyawa alami yang ditemukan di makanan untuk diproses sebagai energi atau bahan bakar tubuh Anda. Kekurangan karbohidrat, vitamin, mineral, dan nutrisi esensial sehari-hari akan membuat tubuh lemas dan otak tidak dapat bekerja dengan baik.

9. Gangguan Tiroid

Salah satu gangguan tiroid hipotiroidisme (tiroid tidak aktif) dapat menyebabkan kelelahan ekstrim, tubuh lemas, lesu, dan letih. Tiroid adalah kelenjar untuk mengatur metabolisme, energi, suhu, berat badan, dan banyak fungsi dalam tubuh.

10. Gangguan Paru-Paru atau Jantung

Penyebab badan lemas selanjutnya adalah gangguan kesehatan pada paru-paru atau jantung. Tubuh lemas, kelemahan kronis, serta selalu merasa lelah memang gejala yang sangat umum, namun dapat dijadikan indikasi radang paru-paru, asma, dan penyakit jantung.

11. Efek Samping Obat Tertentu

Ada beberapa obat yang menyebabkan efek samping badan jadi lemas dan letih, seperti penggunaan jangka panjang obat antihipertensi, antidepresan, obat alergi antihistamin, obat steroid, dan beberapa jenis obat penenang. Mohon konsultasi dengan dokter terkait risiko efek samping obat yang Anda gunakan.

12. Gangguan Kesehatan Fisik

Kelelahan tubuh adalah gejala yang sangat umum dan sering kalo hanya terjadi sementara. Walaupun demikian, gejala badan lemas, letih, dan lesu berkepanjangan dan tidak dapat dijelaskan dapat menjadi indikasi gangguan kesehatan fisik, termasuk:

  • Anemia, kekurangan sel darah merah dengan gejala utama lemah, letih, dan lesu.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kadar gula darah rendah sehingga tubuh tidak dapat mengolah gula dan karbohidrat jadi energi.
  • Gangguan kronis fungsi kenalan tubuh.
  • Dehidrasi, kurangnya asupan mineral dalam tubuh.
  • Efek samping pengobatan kanker dengan kemoterapi.
  • Penyakit refluks gastroesofagus.
  • Radang usus.

Itulah pembahasan lengkap tentang penyebab badan lemas. Cara mengatasi tubuh yang lelah adalah dengan istirahat, makan sehat, pijat, dan minum vitamin penambah stamina bila perlu. Bila gejala tubuh lemas terasa mengganggu produktivitas dan berlangsung lama, mohon konsultasi ke dokter.

 

  1. Brazier, Yvette. 2020. What causes fatigue, and how can I treat it?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/248002. (Diakses pada 1 Oktober 2020).
  2. O’Connell, Krista. 2020. Causes of Fatigue and How to Manage It. https://www.healthline.com/health/fatigue. (Diakses pada 1 Oktober 2020).
  3. WebMD. 2019. How Tired Is Too Tired?. https://www.webmd.com/balance/how-tired-is-too-tired. (Diakses pada 1 Oktober 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi