Penyakit Parkinson – Pengertian dan Parkinsonisme

Doktersehat-penyakit-parkinson

DokterSehat.Com – Apa itu Parkinson? penyakit Parkinson adalah gangguan atau kelainan yang terjadi pada sistem saraf. Parkinson adalah penyakit yang memengaruhi sistem saraf pada otak yang memproduksi dopamin.

Penyakit Parkinson menyebabkan degeneratif saraf pusat terutama otak sehingga terjadi ketidakseimbangan neurotransmiter di otak dan menyebabkan seseorang akan terkena tremor atau kekakuan dalam pergerakan tubuh.

Parkinson adalah penyakit yang akan menyebabkan gangguan pergerakan, bahkan dalam kasus yang parah akan menyebabkan ketidakmampuan untuk beraktivitas. Kelainan yang terjadi pada sistem saraf ini akan terjadi secara terus-menerus selama bertahun-tahun.

Jika tidak ditangani oleh dokter, penderita parkinson dapat mengalami penurunan kualitas hidup, lantaran penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari yang semestinya.

Pada dasarnya, seseorang yang telah mengalami penyakit Parkinson tidak bisa lagi disembuhkan secara total. Namun, penanganan serius dan berkala oleh dokter bisa membantu mengendalikan pergerakan tubuh penderita Parkinson agar tetap dapat beraktivitas.

Penyebab parkinson sebenanya tidak dapat diketahui secara pasti. Namun, para ahli telah menentukan beberapa faktor risiko yang bisa jadi penyebab parkinson.

Apa Penyebab Parkinson?

Penyebab penyakit Parkinson salah satunya adalah karena umur yang telah lanjut. Parkinson adalah penyakit yang kerap menyerang orang yang sudah berusia lanjut.

Meskipun demikian, risiko terjadinya penyakit Parkinson juga bisa terjadi pada seseorang yang masih muda. Jika seseorang mengalami gejala Parkinson saat masih muda atau belum berusia lanjut, salah satu faktor risiko yang diduga kuat menjadi penyebab Parkison yang dideritanya adalah kelainan genetik atau faktor bawaan.

Selain karena umur dan karena faktor bawaan, salah satu penyebab Parkinson lainnya adalah karena paparan zat kimia tertentu yang berbahaya secara terus-menerus. Paparan zat kimia yang berbahaya dan bisa mengganggu fungsi dopamin pada otak ini bisa menyebabkan gejala Parkinson.

Jika terjadi gangguan fungsi dopamin, gejala Parkinson dapat terjadi baik pada orang yang sudah lanjut usia, maupun yang masih berusia muda.

Ketika ada masalah dengan sel-sel saraf tertentu dalam otak, biasanya sel-sel saraf akan membuat bahan kimia penting yang disebut dopamin. Dopamin mengirimkan sinyal ke bagian otak yang mengontrol gerakan.

Ini memungkinkan otot-otot Anda bergerak dengan lancar dan melakukan apa yang ingin dilakukan. Saat  Anda memiliki Parkinson, sel-sel saraf ini rusak. Akibatnya Anda tidak lagi memiliki cukup dopamin dan Anda mengalami kesulitan bergerak seperti yang diinginkan.

Perlu diketahui juga, Parkinson adalah penyakit progresif yang berarti kondisinya dapat semakin buruk dari waktu ke waktu. Memburuknya kondisinya ini biasanya terjadi secara perlahan-lahan.

Akan tetapi, jika Anda mendapat perawatan yang baik, hal itu dapat membantu Anda menjalani kehidupan lebih baik. Pengobatan atau perawatan Parkinson yang dilakukan oleh dokter bisa membantu penderita penyakit ini untuk bisa beraktivitas senormal mungkin seperti halnya ketika masih belum mengalami penyakit ini.

Tidak ada yang tahu pasti apa yang membuat sel-sel saraf ini rusak. Para ilmuwan mencari banyak kemungkinan penyebab, termasuk penuaan dan racun di lingkungan. Gen abnormal tampaknya menyebabkan penyakit Parkinson pada beberapa orang.

Namun sejauh ini, tidak ada bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa penyakit ini diwariskan secara genetik. Jadi, untuk mengetahui penyebab dan faktor risiko penyakit Parkinson ini, perlu dilakukan penelitian dan studi lebih lanjut oleh para ahli.

Parkinsonisme

Parkinson adalah suatu bentuk parkinsonisme. Parkisonisme adalah istilah yang lebih umum digunakan untuk merujuk ke kumpulan dari gejala yang umumnya terkait dengan penyakit Parkinson tapi kadang-kadang berasal dari penyebab lain.

Perbedaan ini penting karena beberapa penyebab lainnya dapat diobati, sementara penyebab yang lain tidak merespon pengobatan. Penyebab lain parkinsonisme meliputi:

  • Efek samping obat-obatan tertentu yang diminum dalam jangka waktu yang panjang.
  • Penggunaan obat-obatan terlarang.
  • Paparan racun lingkungan.
  • Stroke (serangan stroke).
  • Gangguan tiroid dan paratiroid.
  • Trauma kepala berulang (misalnya, trauma terkait dengan tinju dan beberapa gegar otak).
  • Tumor otak.
  • Kelebihan cairan di sekitar otak (yang disebut hidrosefalus).
  • Radang otak (ensefalitis) yang dihasilkan dari infeksi.

Parkinson juga dapat hadir pada orang dengan kondisi neurologis lainnya, termasuk Alzheimer, penyakit Lewy body, penyakit Creutzfeldt-Jakob, penyakit Wilson, dan penyakit Huntington.

Mengetahui pengertian Parkinson saja tidaklah cukup untuk bisa melakukan penanganan yang tepat bagi penderita Parkinson. Anda bisa membaca halaman selanjutnya untuk mengetahui pembahasan yang lebih lengkap tentang penyakit kerusakan saraf progresif ini.

Parkinson – Halaman Selanjutnya : 1   2   3   4   5   6