Asam Urat Tinggi, Siap-Siap Terkena Penyakit Ini

nyeri-lutut-asam-urat-doktersehat
Photo Source: Flickr/sblackley

DokterSehat.Com– Asam urat sebenarnya adalah sejenis zat yang berasal dari metabolisme purin. Sebagai informasi, purin adalah kandungan yang ada di dalam beberapa bahan makanan seperti jeroan, makanan laut, daging-dagingan, dan beberapa jenis sayuran. Jika kita mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi purin, dikhawatirkan kadar asam urat akan meningkat dengan signifikan.

Selain pola makan yang tidak sehat dan kebiasaan minuman beralkohol, dalam beberapa kasus kadar asam urat meningkat dengan signifikan jika kita juga memiliki faktor genetik atau riwayat keluarga dengan masalah asam urat. Selain itu, bagi sebagian orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat penurun tekanan darah berjenis ACE inhibitor, maka risiko untuk terkena kenaikan kadar asam urat dalam tubuh juga meningkat.

Jika sampai hal ini terjadi, maka risiko untuk terkena penyakit asam urat atau gout akan meningkat. Jika sampai hal ini terjadi, maka bagian persendian tubuh akan rentan mengalami peradangan dengan gejala seperti pembengkakan, kemerahan, panas, dan sensasi kaku. Salah satu bagian persendian yang paling rentan untuk terkena gejala ini adalah persendian pada jempol kaki. Serangannya juga lebih sering terjadi di malam hari sehingga bisa menyebabkan gangguan tidur.

Kadar asam urat yang sangat tinggi bahkan bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kadar asam urat mampu merusak ginjal dan menyebabkan pengendapan kristal yang akhirnya berubah menjadi masalah batu ginjal yang menyakitkan.

Dampak paling berbahaya dari kadar asam urat yang sangat tinggi adalah peningkatan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini disebabkan oleh kemampuan asam urat dalam memicu peradangan pada kedua organ tersebut dengan signifikan.

Melihat adanya fakta ini, penderita masalah asam urat memang mau tidak mau harus rutin memeriksakan kadar asam urat di dalam tubuhnya dan mengubah gaya hidup sehingga menjadi jauh lebih sehat. Mereka tak lagi boleh mengonsumsi makanan tinggi purin yang berpotensi membuat kadar asam urat dalam tubuhnya terus meningkat, menurunkan asupan makanan tinggi kolesterol demi mencegah gangguan pada jantung dan pembuluh darah, rajin berolahraga, mencukupi kebutuhan air putih, dan menghindari alkohol.