Dampak Penyakit Jengger Ayam bagi Kesehatan Tubuh Anda

penyakit-jengger-ayam-doktersehat

DokterSehat.Com – Apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda saat mendengar jengger ayam? Hampir semua orang pasti membayangkan daging merah yang tumbuh dikepala ayam. Namun, dalam dunia medis jengger ayam adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus. Apa itu penyakit jengger ayam?

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Penyakit Jengger Ayam

Penyakit jengger ayam merupakan penyakit kelamin yang diderita baik oleh perempuan maupun lelaki. Jengger ayam dalam dunia medis disebut kondiloma akuminata atau kutil kelamin.

Penyakit jengger ayam disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV). Penyakit ini sangat mudah ditularkan melalui kontak seksual. Pada manusia, jengger ayam memiliki bentuk seperti kembang kol. Penyakit ini bisa menimbulkan perih dan rasa gatal di sekitar area jengger ayam

Selain itu, jengger ayam dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki atau perempuan, meski begitu perempuan lebih rentan terkena penyakit ini. Pada umumnya, penyakit kelamin wanita jengger ayam terjadi pada usia 15-30 tahun.

Jengger ayam pada wanita ini bisa dikenali dari perdarahan ketika melakukan hubungan seksual atau rasa gatal di sekitar area kelamin. Jengger ayam ini umumnya menyerang area leher rahim, kantong zakar, penis, kulit sekitar anus, vulva dan perineum. Bahkan, jengger ayam bisa terjadi di tenggorokan atau mulut karena aktivitas oral seks yang dilakukannya.

Sementara itu, dibanding bagian tubuh lain, kenapa alat kelamin yang sering diserang virus jengger ayam?

Area lembap seperti alat kelamin adalah tempat yang paling nyaman pertumbuhan virus HPV. Selain area vital yang sering menjadi target jengger ayam, penderita kencing manis juga mudah mengembangkan mikroorganisme di dalam organ vital.

Perlu diketahui, mereka yang aktif secara seksual lebih berisiko untuk terkena virus HPV, namun tidak semuanya berkembang menjadi jengger ayam. Sering bergonta-ganti pasangan seksual dan pernah mengalami penyakit menular seksual adalah penyebab utamanya penyakit ini.

Guna memastikan apakah gangguan yang Anda alami disebabkan oleh jengger ayam atau bukan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialisk kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan dengan tepat.

Cara Penularan Jengger Ayam

Hal pertama yang perlu Anda ketahui dari penyakit ini adalah cara penularannya. Sebab penularan penyakit ini terbilang cukup mudah yakni melalui kontak fisik secara langsung dengan area yang terinfeksi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, jengger ayam bahkan bisa menular ketika tangan menyentuh organ vital yang sudah terinfeksi. Selain itu, seorang anak juga dapat terkena penyakit jengger ayam dari seorang ibu yang terinfeksi ketika proses persalinan.

Jika seorang wanita sudah didiagnosis mengalami jengger ayam dan tidak mendapatkan penanganan dengan baik, penyakit ini dapat berkembang menjadi kanker serviks.

Cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah jengger ayam adalah menjaga kebersihan alat kelamin. Salah satunya adalah menjaga kondisinya untuk tidak terlalu lembap. Selain itu, guna mencegah penyebaran virus HPV, Anda bisa menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Pencegahan lainnya adalah dengan melakukan vaksinasi.

Pengobatan Jengger Ayam

Penting untuk diketahui bahwa setiap penderita jengger ayam membutuhkan perawatan yang berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahannya. Langkah terbaik hanya dapat dilakukan oleh dokter untuk menentukan jenis perawatan yang akan dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa penanganan yang mungkin akan diberikan dokter untuk meredakan jengger ayam, di antaranya:

  1. Obat oles

Obat jengger ayam memiliki berbagai macam bentuk. Dari yang berbentuk cairan, krim atau gel. Ada yang bisa diterapkan sendiri, namun ada juga yang membutuhan tenaga medis dalam penerapannya.

Beberapa obat itu antara lain:

  • Imiquimod, berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
  • Podofilox, dioleskan pada kutil di bagian luar kelamin untuk menghentikan pertumbuhan sel jengger ayam.
  • Salep sinecatechins, dioleskan pada area jengger ayam. Salep ini digunakan untuk jengger ayam di area kelamin atau yang ada di sekitar anus. Efek sampingnya adalah sensasi gatal, rasa nyeri, atau kulit kemerahan.

Meski begitu, terkadang obat-obatan seperti interferon dapat disuntikan langsung pada jengger ayam. Namun efektivitas interferon sebagai penanganan tambahan penyakit ini memerlukan penelitian lanjutan.

2. Operasi

Jika Anda memiliki jengger ayam yang ukurannya sudah besar atau tidak menunjukkan kondisi yang membaik saat pemberian obat-obatan, operasi adalah tindakan yang bisa diambil. Tindakan operasi juga bisa dilakukan saat Anda sedang hamil. Hal ini berguna untuk menghindari efek samping penggunaan obat bagi janin.

Beberapa pilihan operasi jengger ayam, di antaranya:

  • Cryotherapy

Metode ini dilakukan dengan cara membekukan jengger ayam menggunakan cairan nitrogen. Perlu Anda ketahui, cara ini tidak hanya dilakukan sekali, namun harus dilakukan berkali-kali dan diganti dengan kulit baru. Saat menjalani terapi ini, hindari melakukan hubungan seksual.

  • Laser

Metode ini menggunakan energi laser untuk menghilangkan jengger ayam. Cara ini dilakukan dilakukan pada jengger ayam yang ada di kelamin, ukurannya yang besar atau area yang sulit dijangkau seperti anus. Laser biasanya menjadi pilihan terakhir jika berbagai metode lain tidak bekerja.

  • Eksisi bedah

Metode ini biasa dilakukan oleh dokter dengan memotong jengger ayam menggunakan alat khusus. Sebelum dilakukan pemotongan, Anda harus mendapatkan anestesi. Usai pemotongan dilakukan, tindakan selanjutnya yang dilakukan dokter adalah menjahit area yang terinfeksi. Cara ini dilakukan saat sudah menjadi lesi yang berukuran besar dan tidak efektif dengan pengobatan lainnya.

  • Elektrokauter

Metode ini menggunakan arus listrik untuk menghilangkan jengger ayam. Cara ini biasanya digunakan untuk menghilangkan kutil di bagian anus dan vulva. Anda mungkin mengalami bengkak dan rasa sakit setelah prosedur usai dilakukan.

Pada akhirnya, meski jengger ayam bukanlah penyakit yang berbahaya, namun beberapa jenis virus HPV bisa menyebabkan kanker anus, penis, mulut, atau serviks. Jika Anda curiga terhadap gejala-gejala jengger ayam, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Patricia Aulia