Terbit: 18 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Orang Indonesia cenderung sering minum es teh manis. Minuman ini memang sangat nikmat untuk dikonsumsi setelah makan atau saat suhu udara sedang sangat panas. Ditambah dengan harganya yang cenderung murah, maka es teh manis pun lebih sering dipesan dibandingkan dengan minuman-mminuman lainnya. Masalahnya adalah terlalu sering minum es teh manis bisa berbahaya bagi kesehatan.

Risiko Penyakit Akibat Sering Minum Es Teh Manis

Dampak sering mengonsumsi es teh manis

Sebagaimana namanya, es teh manis tentu memiliki rasa yang manis. Hal ini disebabkan oleh adanya tambahan gula yang tinggi di dalam minuman ini. Jika kita cermati, gula yang ditambahkan pada es teh bisa saja mencapai beberapa sendok makan. Selain itu, jika kita membeli es teh manis botolan, terlihat jelas seberapa banyak kandungan gula di dalam minuman ini di label kemasannya.

Berikut adalah beberapa efek buruk yang bisa muncul jika kita sering minum es teh manis.

  1. Memicu batu ginjal

Dampak pertama yang akan muncul jika kita terlalu sering minum es teh manis adalah meningkatnya risiko terkena batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan asam oksalat yang cukup tinggi di dalam teh. Kandungan ini akan membuat kalsium tidak bisa diserap oleh tubuh. Masalahnya adalah, asam oksalat bisa mengendap di dalam ginjal dan akhirnya membentuk kristal yang kita sebut sebagai batu ginjal.

Menurut pakar kesehatan, sekitar 80 persen kasus batu ginjal yang dialami orang dewasa di Indonesia disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi es teh manis terlalu sering.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Lantas, apakah hal ini juga akan terjadi jika kita mengonsumsi teh biasa? Pakar kesehatan menyebut es teh manis biasanya memiliki porsi yang besar. Selain itu, rasanya yang manis membuat kita ketagihan sehingga cenderung mengonsumsinya dengan frekuensi yang lebih sering. Hal inilah yang akhirnya membuat kita mengonsumsi asam oksalat dengan berlebihan dan akhirnya meningkatkan risiko terkena batu ginjal.

  1. Memicu perut buncit

Meskipun teh termasuk dalam minuman yang baik bagi kesehatan, teh manis justru sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan gula atau pemanis buatan yang cukup tinggi. Meskipun bisa membuatnya memiliki rasa yang enak, adanya kandungan gula atau pemanis buatan ini membuatnya memiliki kadar kalori yang berlebihan.

Jika kita cenderung tidak aktif, maka asupan kalori berlebihan ini tidak akan digunakan menjadi energi dan akhirnya hanya akan mengendap menjadi tumpukan lemak di dalam perut. Hal inilah yang akhirnya memicu perut buncit atau kegemukan.

  1. Memicu diabetes

Karena memiliki kandungan gula yang tinggi, maka setelah minum es teh manis tubuh akan mengalami lonjakan kadar gula darah dengan signifikan. Kondisi ini akhirnya membuat pankreas kewalahan dan tidak bisa memproduksi insulin dengan cukup untuk memproses gula ini. Jika kadar gula kemudian tidak terkontrol dan tubuh mengalami resistensi insulin, maka risiko diabetes pun akan meningkat dengan signifikan.

  1. Sakit perut

Meski tidak dilakukan oleh semua penjual minuman atau pemilik warung, dalam realitanya masih banyak orang yang menggunakan es batu yang tidak higienis atau bahkan dibuat dari air mentah. Es batu ini kemudian dicampurkan dalam es teh manis yang kita konsumsi. Masalahnya adalah di dalam es batu ini masih ada banyak sekali kandungan bakteri atau kuman yang bisa memicu gangguan pencernaan seperti sakit perut.

  1. Stroke

Terlalu sering mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis ternyata juga bisa meningkatkan risiko terkena stroke. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar trigliserida di dalam tubuh.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi