Terbit: 26 Oktober 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kegemukan atau obesitas adalah salah satu masalah yang sering membuat seks jadi tidak berjalan dengan lancar. Performa pria dan wanita akan mengalami penurunan sehingga aktivitas seks tidak akan memuaskan. Pasangan dengan tubuh yang terlalu besar akan susah menikmati sanggama yang dilakukan sehingga kekecewaan akan sering didapatkan.

Manfaat Menurunkan Kegemukan pada Kemampuan Seks Pasangan

Nah, agar masalah berat badan tidak muncul lagi, pria dan wanita harus berusaha menjaga berat badannya menjadi ideal atau minimal tidak ada pada kategori obesitas. Setelah melakukannya, fungsi seksual akan meningkat dan beberapa keuntungan akan didapatkan.

Cara menurunkan berat badan dengan mudah

Berikut cara menurunkan berat badan yang benar dan tidak menyebabkan efek samping lain pada kemampuan seks.

  • Mengetahui kebutuhan kalori harian. Jangan asal mengurangi asupan makanan kalau tidak tahu. Dengan mengetahui kebutuhan kalori harian akan memudahkan Anda dalam mengatur jumlah defisit yang akan diambil.
  • Lakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Olahraga yang bisa dipilih adalah angkat beban dan kardio. Sesuaikan dengan kebutuhan dan berapa banyak lemak yang akan diturunkan.
  • Tidur dengan nyenyak setiap hari. Pastikan melakukan tidur Selma 6-8 jam. Tidur dengan nyenyak juga bisa meningkatkan pembakaran lemak.
  • Hindari makanan yang manis atau karbohidrat sederhana lainnya seperti nasi.
  • Perbanyak buah dan sayuran yang banyak mengandung serat.
  • Lakukan pengecekan secara berkala terkait berat badan.

Keuntungan menurunkan berat badan untuk seks

Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan oleh pasangan kalau mau menurunkan berat badan dan menjadi ideal.

  1. Gairah seksual akan tetap tinggi

Salah satu efek samping dari kegemukan yang terjadi pada pria dan wanita adalah menurunnya kadar testosteron. Penurunan ini menyebabkan gairah seks akan menurun signifikan. Pasangan akan sering tidak nyaman saat melakukan seks ketimbang antusias melakukannya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Saat berat badan menurun dan lemak di dalam tubuh mengecil, gairah seks akan mulai kembali lagi. Pasangan akan lebih bersemangat melakukan seks sehingga berbagai gangguan tidak akan terjadi. Selain itu, gairah seks juga bisa membuat pasangan melakukan seks secara reguler.

  1. Mudah mengalami ereksi

Pria akan mudah mengalami ereksi kalau lemak di dalam tubuhnya mengalami penyusutan. Saat mengalami obesitas, pria mungkin bisa melakukan ereksi, tapi tidak akan bisa maksimal. Hal ini bisa terjadi karena aliran darah ke penis mengalami gangguan yang signifikan sehingga harus segera diatasi.

  1. Tidak ada kesulitan melakukan orgasme

Masalah orgasme yang muncul akibat kegemukan lebih sering terjadi pada wanita. Meski pria sudah memberikan rangsangan yang maksimal, mereka akan susah menikmatinya. Orgasme yang diinginkan akan semakin terganggu dan jarang didapatkan.

Wanita bisa dengan mudah mendapatkan orgasme kalau mereka mau menurunkan berat badannya. Turun beberapa kilogram saja setiap bulan sudah memberikan perbedaan yang cukup besar.

  1. Bisa melakukan aneka gaya seks

Kalau berat badan menurun, pasangan bisa dengan mudah melakukan aneka gaya seks dengan maksimal. Selama ini gaya seks yang dilakukan pasangan obesitas hanya berkisar pada misionaris. Seks dengan cara ini lambat laun akan membuat seseorang menjadi bosan dan malas melakukannya lagi. Turunkan berat badan dan coba aneka gaya sampai Anda puas.

  1. Kemungkinan terjadi pembuahan tinggi

Melakukan seks dalam kondisi sehat dan tidak mengalami obesitas akan meningkatkan kemungkinan terjadi pembuahan. Jadi, kalau Anda ingin segera mendapatkan keturunan, ada baiknya untuk segera melakukan diet dan olahraga.

Inilah beberapa manfaat yang akan didapatkan pasangan dalam hal seks setelah berat badannya menurun. Semoga bisa menambah referensi Anda yang mengalami masalah seksual.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi