Perbedaan Penuaan Biologis dan Kronologis yang Terjadi pada Tubuh

penuaan-biologi-dan-kronologi-doktersehat

DokterSehat.Com – Setiap makhluk hidup akan mengalami penuaan. Sejak lahir, tubuh akan terus tumbuh dan mencapai batas tertingginya. Selanjutnya penuaan akan terjadi perlahan-lahan mulai dari kulit hingga organ di dalam tubuh. Penurunan fungsi akan terjadi dan menurunkan produktivitas setiap orang.

Penuaan yang terjadi pada tubuh,  sejatinya ada dua jenis. Pertama adalah penuaan biologi dan yang kedua penuaan kronologis. Keduanya berperan besar dalam kehidupan setiap orang. Oh ya, karena penuaan tidak bisa dicegah, yang bisa kita lakukan adalah bagaimana menua dengan lambat dan juga sehat.

Penuaan kronologi yang terjadi pada tubuh

Penuaan kronologi adalah penuaan yang berhubungan dengan waktu. Dari kita lahir hingga menjadi anak-anak, remaja, dewasa, hingga tua adalah penuaan kronologis sesuai dengan umur. Misal umur 55 tahun lebih tua dari 35 tahun kalau dilihat dari kronologisnya  sejak lahir.

Meski hanya umur dalam bentuk angka saja, penuaan atau tua kronologis ini juga memberikan cukup sembarangan pada kesehatan. Misal kita jadi lebih tahu risiko penyakit apa saja yang akan dialami. Misal pada pria dengan usia di atas 60 tahun yang rawan sekali mengalami kanker prostat dan prostatitis dibanding yang masih muda.

Selanjutnya pada wanita, usia di atas 50 tahun membuat mereka rawan sekali mengalami kanker payudara dan penyakit pengeroposan tulang atau osteoporosis yang memicu cedera pada wanita akibat tulang patah.

Penuaan biologis yang terjadi pada tubuh

Penuaan biologi tidak berhubungan dengan usia. Meski usia sudah bertambah menjadi banyak, ada faktor lain yang menentukan usia biologis atau fungsional tubuh. Penuaan biologi ini dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari usia aktual, gaya hidup, dan ada atau tidaknya penyakit atau gangguan pada tubuh.

Seseorang dengan usia 35 tahun bisa jadi memiliki usia biologis sekitar 27 atau 25 tahun. Hal ini terjadi karena orang dengan usia 35 tahun memiliki gaya hidup sehat seperti suka sekali melakukan olahraga dengan intens setiap hari. Makannya juga teratur dan memperhatikan makro nutriennya. Terpenting dari semua, orang ini jarang sakit dan semua organ di dalam tubuhnya berfungsi dengan maksimal.

Sebaliknya kalau seseorang memiliki gaya hidup yang buruk, suka merokok, dan mengonsumsi alkohol, bisa jadi usia biologisnya lebih tinggi meski usianya cukup rendah. Misal usia 25 tahun dengan gaya hidup buruk bisa memiliki usia biologi di atas 30 tahun akibat fungsi tubuhnya yang buruk.

Cara menghadapi penuaan dengan sehat

Kita akan mengalami tua secara fisik seiring dengan berjalannya waktu. Namun, tua dengan sehat akan membuat Anda menikmati masa senja dengan maksimal. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Melakukan olahraga dengan rutin

Lakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Olahraga yang bisa dilakukan ada banyak jenisnya mulai yang sederhana seperti jalan kaki atau jogging. Selain itu Anda juga bisa melakukan olahraga di gym agar bisa membakar lemak lebih banyak dan menjaga bentuk tubuh agar tidak terlalu gemuk atau berisi.

Olahraga yang dilakukan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misal saat sedang ingin menurunkan kadar lemak di dalam tubuh. jenis olahraga yang bisa dipilih adalah olahraga jenis kardio dengan sistem HIIT. Melakukan olahraga di tempat gym juga bisa dilakukan asal intensitasnya tinggi.

Kalau tubuh terlalu kurus dan terlihat tidak sehat, olahraga yang dilakukan adalah jenis angkat beban. Setelah olahraga asupan nutrisi seimbang juga harus diberikan agar kenaikan berat badan bisa terjadi.

  1. Menjaga berat badan agar selalu ideal

Jaga berat badan agar selalu berada pada zona ideal. Seiring dengan berjalannya waktu dan usia bertambah, lemak di tubuh juga ikut bertambah. Oleh karena itu, selalu jaga berat badan dengan memperhatikan BMI. Usahakan di bawah angka 25.

  1. Memiliki pola makan yang baik

Atur pola makan setiap hari. Perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung antioksidan. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu berlemak dan manis atau mengandung karbohidrat. Dengan pola makan ini penuaan dini tidak akan terjadi dengan cepat.

  1. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan rutin

Penyakit yang menyerang tubuh dan menyebabkan usia biologi terus tinggi bisa saja tidak memiliki tanda. Misal beberapa jenis kanker yang bisa muncul dan menyebabkan masalah. Agar tubuh tidak mengalami masalah yang menjadi gunung es besar di masa depan, lakukan pemeriksaan rutin.

Minimal satu tahun sekali, lakukan pemeriksaan seluruh tubuh. Dari pemeriksaan ini akan diketahui ada atau tidaknya masalah pada tubuh. Kalau masalah muncul dan menyebabkan masalah, cara yang paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan mengatasinya sejak dini. Sebelum penyakit menjadi parah dan mengancam nyawa seseorang.

  1. Memiliki gaya hidup yang baik

Gaya hidup setiap orang berbeda-beda. Ada yang gaya hidupnya dilakukan dengan bekerja terlalu keras, sering begadang, dan hobi sekali merokok serta mengonsumsi alkohol. Gaya hidup seperti inilah yang buruk untuk kesehatan karena bisa menyebabkan gangguan pada tubuh seperti terkena penyakit atau sejenisnya.

Gaya hidup yang buruk akan membuat tubuh menua secara biologis dan kondisi sakit-sakitan sering muncul. Sebaliknya kalau Anda memiliki gaya hidup yang baik, kemungkinan terjadi masalah kesehatan akan rendah. Bahkan, meski sudah berusia 50 tahun ke atas, kekuatan fisik masih bisa terjaga dengan sempurna.

Penuaan memang akan terjadi dan hal itu sangat lumrah terjadi pada setiap manusia. Namun, dalam menyambut penuaan kita juga harus menjaga diri dengan baik. Tidak enak bukan kalau masa tua harus dilalui dengan sakit-sakitan. Padahal saat muda berusaha melakukan banyak hal dan tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai.