Pentingnya Mengetahui Kadar Kolesterol Normal

kadar-kolesterol-normal-doktersehat

DokterSehat.Com – Mengetahui kadar kolesterol normal adalah sesuatu yang penting untuk diketahui setiap orang. Namun banyak orang memiliki pandangan negatif ketika mendengar kata kolesterol. Padahal, tidak semua jenis kolesterol memberi pengaruh buruk bagi kesehatan.

Kadar Kolesterol Normal

Sebelum mengetahui kadar kolesterol normal, perlu diketahui bahwa kolesterol memiliki beberapa jenis yaitu kolesterol baik (HDL-High Density Lipoprotein), kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein), dan trigliserida.

Setelah mengetahui ketiga jenis kolesterol tersebut, perlu Anda ketahui bahwa tidak semuanya berbahaya bagi tubuh. Pada dasarnya kolesterol dibutuhkan tubuh untuk membantu proses metabolisme.

Bahkan, otak manusia adalah organ yang paling membutuhkan lemak untuk dapat bekerja. Namun, terlepas dari manfaatnya, menjaga kolesterol normal adalah sesuatu yang harus dilakukan setiap orang demi menunjang kesehatan tubuh tetap optimal.

Lantas, apa yang terjadi jika nilai normal kolesterol dalam tubuh tidak terjaga dengan baik? Tingginya kandungan kolesterol jahat di dalam tubuh bisa membahayakan tubuh terutama pada sistem peredaran darah, kondisi inilah yang membuat betapa pentingnya cek kolesterol bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Guna mengetahui kadar normal kolesterol dalam tubuh, pemeriksaan bisa dilakukan satu tahun sekali tergantung kebutuhan.

Kolesterol Normal Dalam Darah

Banyaknya kolesterol dalam darah bisa menyebabkan pembentukan plak yang bisa mengganggu sirkulasi darah. Apabila gangguan sirkulasi darah ini terjadi di aliran darah yang menuju ke otak, hal itu bisa menyebabkan stroke. Sementara, jika penyumbatan aliran darah terjadi di jantung, maka dapat menyebabkan serangan jantung.

Mengingat risiko yang bisa terjadi, penting bagi Anda untuk mengetahui kolesterol normal dalam darah. Berikut adalah kadar normal untuk jenis-jenis kolesterol yang ada dalam darah.

1. Kolesterol jahat (LDL)

Kolesterol jahat atau LDL seharusnya berada di tingkat yang paling rendah yaitu kurang dari 100 mg/dl. Jumlah LDL 100-129 mg/dL adalah ambang batas tolerasi. Jika jumlah LDL dalam darah melebihi jumlah tersebut, kolesterol jahat bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti stroke dan jantung.

2. Kolesterol baik

Tidak seperti kolesterol jahat, semakin tinggi tingkat kolesterol baik (HDL) hal itu akan semakin baik bagi kesehatan. Tingkat HDL minimal adalah 60 mg/dl atau lebih justru bisa membantu mengurangi penyakit jantung. Namun, jika tingkat HDL kurang dari 40 mg/dL hal itu justru bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Trigliserida

Lemak dalam darah atau biasa disebut trigliserida yang tinggi bisa meningkatnya risiko penyakit jantung. Oleh karenanya, menjaga tingkat trigliserida pada tingkat yang rendah adalah sesuatu yang baik untuk kesehatan. Tingkat trigliserida 150-199 mg/dL dapat dikatakan berada pada ambang batas tinggi.

4. Kolesterol total

Gabungan dari kolesterol jahat, kolesterol baik dan trigliserida adalah kolesterol total. Pada umumnya, hanya dengan melihat kadar kolesterol total dan HDL, sudah dapat menggambarkan kondisi umum kadar kolesterol.

Kadar kolesterol total yang kurang dari 200 mg/dL masih dalam ambang batas toleransi. Sedangkan, jumlah kadar kolesterol 200-239 mg/dL sudah masuk pada ambang batas tinggi. Jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih termasuk tingkat kolesterol tinggi.

Menghitung Kadar Kolesterol Normal

Setelah Anda mengetahui kadar normal untuk jenis-jenis kolesterol seperti di atas, kini saatnya untuk mengetahui bagaimana penghitungan kalkulator kolesterol bekerja.

Ketika Anda usai melakukan tes kolesterol, maka hasil yang akan didapatkan adalah jumlah kolesterol total yang ada dalam tubuh. Kolesterol total akan menunjukkan jumlah kolesterol LDL, kolesterol HDL, trigliserida, dan komponen lipid lainnya.

Setelah Anda mengetahui angka dari jenis-jenis kolesterol, masukan angka-angka tersebut ke dalam persamaan sederhana. Persamaan itu adalah LDL + HDL + (trigliserida/5) = total kolesterol. Misal, 120 + 50 + (250/5) = 120 + 50 + 50 = 220.

Perlu diketahui, jika pembacaan total kolesterol menunjukkan angka 220 mg/dL, hal tersebut masuk dalam kategori yang belum ideal. Berikut adalah jangkauan lengkap dari pembacaan total kolesterol: ideal=kurang dari 200 mg/dL, agak tinggi=200 hingga 239 mg/dL, tinggi=240 mg/dL atau lebih tinggi. Itulah kadar kolesterol normal yang bisa Anda jadikan patokan.

Menjaga Kadar Kolesterol Normal

Selain mengetahui kadar kolesterol normal, hal penting lain yang harus diperhatikan adalah menjaga asupan yang Anda konsumsi setiap hari. Kadar normal kolesterol dalam tubuh Anda bisa terjaga dengan baik apabila melakukan beberapa hal berikut:

1. Memilih makanan yang sehat

Makanan yang mengandung serat tinggi dapat membantu menghilangkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, pilihlah lemak sehat untuk Anda konsumsi, seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Lemak yang ada dalam bahan makanan tersebut tidak meningkatkan kadar kolesterol LDL. Berikut adalah makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah:

  • Oatmeal

Karena kandungannya yang kaya akan serat, oatmeal dipercaya dapat menurunkan kolesterol jahat. Pada satu cangkir oatmeal setidaknya mengandung 6 gram serat. Kebutuhan serat dalam sehari setidaknya 5 sampai 10 gram serat larut.

  • Minyak zaitun

Konsumsi dua sendok makan minyak zaitun dalam sehari dipercaya dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam darah.

  • Kacang-kacangan

Hazelnut, almond, dan kacang-kacang lainnya dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Olahraga teratur

Olahraga perlu dilakukan secara teratur setidaknya selama 30-60 menit per hari. Selain membantu menurunkan berat badan, olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

3. Menjaga berat badan optimal

Meningkatnya berat badan seseorang membuatnya cenderung mengalami peningkatan kadar kolesterol serta meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Jaga selalu berat badan Anda tetap ideal.

Nah, itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam rangka menjaga kadar kolesterol normal. Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah jenis kelamin pria berisiko lebih tinggi mengalami kolesterol dibanding wanita. Namun, saat seorang wanita mengalami menopause, ia lebih berisiko terkena kolesterol.

Pada akhirnya, mulailah sedini mungkin untuk menerapkan pola hidup sehat dengan membatasi makanan tinggi kolesterol dan berhenti merokok.