Terbit: 12 Januari 2021 | Diperbarui: 20 Januari 2021
Ditulis oleh: Pamella Fricylia | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Banyak orang tua yang masih ragu dan belum benar-benar paham terkait cara menjaga daya tahan tubuh anak. Perlu diketahui juga bahwa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) adalah periode emas si kecil. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti asupan nutrisi, stimulasi, dan cara merawat bayi.

Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan dan Nutrisi yang Harus Dipenuhi

Kenapa Nutrisi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Itu Penting?

Berdasarkan penjelasan yang dikutip dari promkes.kemenkes.go.id, 1.000 hari pertama kehidupan adalah masa sejak anak dalam kandungan sampai berusia dua tahun. Fase ini disebut sebagai periode emas karena pada masa ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat.

Kurang gizi di periode ini akan mengakibatkan kerusakan atau terhambatnya pertumbuhan yang tidak dapat diperbaiki dimasa kehidupan selanjutnya. Kemudian, cukup gizi selama dalam kandungan akan membuat janin tumbuh dan lahir sebagai bayi yang sehat kuat dan sempurna dalam tiap fase perkembangan dan pertumbuhannya.

Pada fase ini, baik atau buruknya pengasuhan ibu terhadap anak selama masa ini berdampak besar pada kemampuan anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Pada masa ini, pondasi kesehatan seumur hidup si kecil mulai dibangun.

Apa yang Terjadi jika Anak Tidak Mendapatkan Gizi yang Cukup?

Asupan nutrisi dan gizi menjadi penting karena jika anak mengalami gizi buruk dalam rentang 1.000 hari pertama kehidupan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada pertumbuhan otak hingga anak sulit berprestasi di sekolah.

Dikutip dari promkes.kemenkes.go.id, berikut ini beberapa efek jika anak tidak mendapatkan nutrisi pada 1.000 hari kehidupan pertama:

  • Pertumbuhan otak terhambat, anak tidak cerdas
  • Pertumbuhan jasmani dan perkembangan kemampuan anak terhambat, dan anak menjadi pendek (stunting)
  • Anak menjadi lemah dan mudah sakit
  • Anak akan sulit mengikuti pelajaran saat bersekolah nantinya

Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak

Imunitas atau kekebalan tubuh sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak sampai kemudian hari. Jika imunitas semakin kuat, maka tumbuh kembang anak pun akan semakin optimal dan mendukung perkembangan otak dan kecerdasan si kecil.

Pemenuhan nutrisi si kecil terbagi ke dalam beberapa fase, yaitu:

  • Pemberian ASI hingga usia 6 bulan
  • Pemberian ASI dan MPASI untuk anak 6-12 bulan
  • Pemberian ASI dan makanan pokok untuk anak 12-24 bulan

Pada intinya, ASI adalah sumber nutrisi terbaik. Kandungan ASI terdiri dari air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan enzim. Kandungan tersebut tentunya dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan si kecil.

Menurut dr. Arlita Putri, Sp.A. yang merupakan dokter spesialis anak, ASI juga mengandung komponen esensial berisi probiotik dan prebiotik yang jika bergabung akan menjadi sinbiotik yang memiliki manfaat terbaik untuk kesehatan saluran cerna si kecil serta kekebalan tubuhnya.

nutrilon sinbiotik doktersehat

Apa Itu Sinbiotik?

Sinbiotik adalah kombinasi prebiotik dan probiotik yang diyakini memiliki efek sinergis dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan meningkatkan pertumbuhan organisme menguntungkan.

Sinbiotik bekerja untuk menjaga keseimbangan bakteri pada saluran cerna dan sudah terbukti secara klinis mampu membantu memperkuat imunitas anak. Oleh karena itu, asupan sinbiotik pun penting untuk diperhatikan.

Konsultasikan pemenuhan nutrisi sinbiotik untuk kepada dokter anak kepercayaan Anda. Pelajari lebih lanjut mengenai apa itu nutrisi di Immunity Education Page .

 

  1. Alyssa M. Parian MD, … Amy C. Brown PhD. Inflammatory Bowel Disease. Integrative Medicine (Fourth Edition), 2018
  2. Anonim. Why 1.000 Days. https://thousanddays.org/why-1000-days/

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi