8 Pengobatan Kanker yang Paling Ampuh dan Efektif

pengobatan kanker-doktersehat

DokterSehat.com Menurut data dari WHO, kanker adalah penyebab kematian terbesar nomor dua di dunia atas 9,6 juta kasus kematian pada tahun 2018. Secara global, sekitar 1 dari 6 kematian disebabkan oleh penyakit kanker.

Apa Itu Kanker?

Kanker adalah penyakit paling mematikan di dunia dan penyebabnya bermacam-macam. Sel kanker dapat bermula dari bagian mana saja di dalam tubuh manusia yang umumnya terdiri dari triliunan sel. Sel kanker berbeda dengan sel-sel normal di dalam tubuh dimana sel kanker dapat berkembang tidak terkontrol dan menjadi invasif dan berbahaya.

Terdapat banyak tipe kanker yang harus diwaspadai seperti kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker prostat. Tim dokter dari seluruh dunia terus mengembangkan cara-cara untuk menyembuhkan kanker dan menekan angka kematian dari penderita kanker.

Cara Mengobati Kanker

Sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia, cara mengobati kanker yang paling efektif masih terus diteliti. Berikut ini adalah cara mengobati kanker yang dapat Anda lakukan di bawah pengawasan dokter:

1. Pembedahan Kanker

Operasi atau pembedahan adalah cara paling umum yang dianjurkan oleh dokter untuk pengobatan kanker. Pembedahan kanker bertujuan untuk mengangkat sel kanker dari tubuh. Ada berbagai prosedur yang harus diperhatikan sebelum dan pasca pembedahan kanker.

Tipe Pembedahan Kanker

Ada berbagai tipe pembedahan kanker yang tergantung pada tipe kanker dan bagian tubuh mana yang terkena kanker, serta kondisi penderita tersebut.

Tipe pembedahan yang paling dianjurkan, yaitu:

  • Pembedahan Terbuka

Pembedahan terbuka atau yang disebut juga operasi konvensional adalah tindakan ahli bedah yang membuat satu potongan atau sayatan besar untuk mengangkat sel kanker atau tumor dari tubuh.

  • Pembedahan Invasif Minimal

Pembedahan invasif minimal adalah tindakan dokter bedah yang membuat sayatan kecil untuk menindak sel kanker. Ahli bedah memasukkan tabung tipis yang panjang atau disebut dengan laparoskop, dimana ada kamera kecil di dalamnya untuk memonitor sel-sel kanker tersebut.

Pembedahan invasif minimal menggunakan alat operasi khusus untuk mengangkat sel kanker dan beberapa jaringan sehat. Pembedahan tipe ini membutuhkan waktu yang lebih cepat daripada pembedahan terbuka.

Cara Melakukan Pembedahan Kanker

Ada beberapa cara pembedahan kanker yang tidak perlu sayatan dengan pisau bedah, yaitu:

  • Cryosurgery

Cryosurgery adalah tindakan medis jenis laser penanganan kanker dengan cara memakai suhu dingin sangat ekstrem yang dihasilkan oleh nitrogen cair atau gas argon yang bertujuan untuk menghancurkan jaringan abnormal.

Cryosurgery dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker seperti kanker kulit tahap awal, retinoblastoma, dan pertumbuhan prakanker pada kulit dan leher rahim. Cryosurgery juga disebut cryotherapy.

  • Laser

Laser adalah perawatan kanker dengan menggunakan sinar cahaya yang sangat kuat untuk memotong jaringan. Sinar laser memiliki fokus yang sangat akurat bahkan ke area yang sangat kecil.

Sinar laser digunakan untuk menghancurkan atau memperlambat pertumbuhan sel-sel tumor yang berpotensi menjadi kanker. Contoh kanker yang dapat ditindak dengan sinar laser adalah karsinoma sel basal, perubahan serviks yang mungkin berubah menjadi kanker, dan kanker serviks, vagina, kerongkongan, dan paru-paru sel kecil.

  • Hipertermia

Hipertermia adalah kondisi suhu tubuh yang sangat tinggi dibandingkan dengan suhu normal. Dalam perawatan kanker, hipertermia adalah jenis perawatan di mana jaringan tubuh dipaparkan pada suhu tinggi. Sel kanker akan rusak dan bahkan mati apabila terpapar dengan panas.

Ablasi frekuensi radio adalah salah satu jenis perawatan hipertermia yang menggunakan gelombang radio berenergi tinggi untuk menghasilkan panas. Namun, perawatan dengan hipertermia tidak tersedia secara luas dan sedang dipelajari dalam uji klinis sampai saat ini.

  • Terapi Fotodinamik

Terapi fotodinamik adalah jenis perawatan yang menggunakan obat yang bereaksi terhadap jenis cahaya tertentu. Ketika tumor terkena cahaya ini, obat-obatan ini menjadi aktif dan membunuh sel kanker di dekatnya.

Terapi fotodinamik paling sering digunakan untuk mengobati atau menghilangkan gejala yang disebabkan oleh kanker kulit, mikosis fungoides, dan kanker paru-paru sel non-kecil.

2. Terapi Radiasi

Terapi radiasi atau juga disebut radioterapi adalah perawatan kanker yang menggunakan radiasi dosis tinggi untuk mengecilkan atau memperlambat sel tumor. Terapi radiasi juga dapat membunuh sel-sel kanker.

Terdapat dua tipe utama terapi radiasi, yaitu:

  • Terapi Radiasi Sinar External

Terapi radiasi sinar external menggunakan mesin yang besar untuk meradiasi bagian tubuh Anda yang terpapar sel kanker. Terapi radiasi sinar eksternal adalah terapi lokal yang berarti mesin hanya meradiasi bagian tertentu di tubuh Anda.

Sebagai contoh, apabila Anda terkena kanker paru-paru, maka radiasi hanya ditujukan pada bagian tubuh di sekitar dada Anda.

  • Terapi Radiasi Internal

Terapi radiasi internal adalah perawatan dimana radiasi ditempatkan di dalam tubuh. Sumber radiasi bisa berbentuk padat dan cair. Sumber radiasi yang berbentuk padat disebut brachytherapy yang umumnya adalah berbentuk biji, pita, atau kapsul.

Sumber radiasi tersebut dimasukkan ke tubuh Anda dan akan bereaksi dalam jangka waktu tertentu. Brachytherapy paling sering digunakan untuk mengobati kanker kepala dan leher, payudara, leher rahim, prostat, dan mata.

3. Kemoterapi

Kemoterapi adalah jenis perawatan kanker dengan penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.

Pengobatan Kanker dengan Kemoterapi

Anda mungkin sering mendengar tentang kemoterapi, namun bagaimana sebenarnya kemoterapi sangat efektif untuk pengobatan kanker?

  • Kemoterapi adalah perawatan kanker untuk memperlambat bahkan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Kemoterapi dapat mengobati kanker, menyembuhkan, bahkan dapat mengurangi resiko kembalinya sel-sel kanker ke dalam tubuh
  • Kemoterapi dapat mengurangi gejala kanker yang menyebabkan rasa sakit.
  • Kemoterapi dapat dijalani dengan tipe pengobatan kanker lainnya

Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi menjadi pengobatan kanker paling efektif namun memiliki beberapa efek samping. Perawatan dengan kemoterapi ternyata tidak hanya membunuh sel-sel kanker, namun juga dapat membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel sehat di tubuh Anda.

Contoh efek samping dari kemoterapi adalah rambut rontok, sariawan, mual, dan kerusakan sel-sel yang awalnya baik-baik saja. Efek samping kemoterapi juga dapat timbul di usus dan mulut.

4. Imunoterapi

Imunoterapi adalah jenis perawatan kanker untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan sel-sel kanker aktif, terdiri dari sel darah putih dan jaringan getah bening. Imunoterapi adalah jenis terapi biologis. Terapi biologis adalah jenis perawatan yang menggunakan zat yang dibuat dari organisme hidup untuk mengobati kanker.

Inilah berbagai tipe imunoterapi untuk perawatan kanker, yaitu:

  • Checkpoint Inhibitor

Perawatan imunoterapi dengan obat untuk membantu sistem kekebalan . Obat-obatan tersebut bertugas untuk mengganggu kemampuan sel kanker agar tidak menyerang sistem kekebalan tubuh.

  • Transfer Sel Adoptive

Perawatan kanker dengan cara meningkatkan kemampuan alami dari sistem imun untuk melawan kanker. Dalam perawatan ini, sel T atau tipe darah putih diambil dari tumor Anda dan sel yang paling aktif melawan kanker Anda tumbuh dalam jumlah besar di lablaboratorium, setalah itu sel T dikembalikan lagi ke dalam tubuh dengan menyuntikkan ke dalam pembuluh darah.

  • Antibodi Monoklonal

Antibodi monoklonal atau disebut juga dengan antibodi terapeutik adalah protein sistem kekebalan yang diproduksi di laboratorium. Antibodi ini dirancang untuk untuk dapat menandai sel-sel kanker secara spesifik, sehingga dapat membunuh sel ganas tanpa ikut menghancurkan sel yang sehat.

  • Vaksin Pengobatan

Pengobatan dengan vaksin untuk melawan sel kanker dengan cara memperkuat sistem imun. Pengobatan ini berbeda-beda dalam melawan sel kanker, sehingga dapat digunakan untuk mencegah maupun mengobati sel kanker.

5. Terapi Target untuk Kanker

Terapi target untuk pengobatan kanker adalah terapi yang menargetkan penghambatan pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker secara langsung. Peneliti mempelajari sel-sel kanker yang tumbuh, membelah, dan menyebar ke bagian tubuh lain. Sel tersebut lah yang ditargetkan untuk dihentikan pertumbuhannya.

Inilah dua tipe utama dalam terapi target untuk pengobatan kanker, yaitu:

  • Molekul Kecil

Perawatan kanker dengan obat yang cukup kecil agar bisa menembus sel membran untuk berinteraksi dengan target baik di dalam maupun di luar sel kanker.

  • Antibodi Monoklonal

Antibodi monoklonal atau yang disebut dengan antibodi terapeutik adalah perawatan kanker dengan protein yang dibuat di laboratorium. Protein tersebut dirancang untuk masuk pada target yang ada di sel kanker.

6. Terapi Hormon

Terapi hormon adalah terapi yang menggunakan hormon untuk memperlambat atau bahkan dapat membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh. Terapi hormone dalam pengobatan kanker adalah terapi yang biasanya digunakan sebagai cara mengobati kanker prostat dan kanker payudara dengan menggunakan hormon.

Saat Anda sedang menjalani pengobatan kanker lainnya, terapi hormon dapat membantu untuk:

  • Membuat sel tumor mengecil sebelum pembedahan atau radiasi. Perawatan ini disebut Terapi neoadjuvan.
  • Mengurangi resiko sel kanker akan kembali setelah pengobatan kanker. Perawatan ini disebut adjuvant terapi.
  • Menghancurkan sel kanker yang memiliki resiko aktif kembali dan menyebar ke seluruh tubuh.

Tipe terapi hormone tergantung pada tipe kanker yang diderita dan pertumbuhan hormon dan tidak semua orang cocok menggunakan terapi hormon. Terapi ini lebih sesuai untuk penderita dengan kondisi kanker payudara dengan jenis sel kanker yang memiliki reseptor positif terhadap hormon.

7. Transplantasi Sel Punca

Transplantasi sel induk adalah pengobatan kanker dengan cara mengembalikan sel-sel induk pembentuk darah yang hancur karena efek dari kemoterapi atau terapi radiasi dengan dosis tinggi.

Berikut ini adalah tipe-tipe transplantasi sel induk dalam pengobatan kanker:

  • Autologous, yang berarti sel-sel induk berasal dari pasien
  • Allogeneic, yang berarti sel induk berasal dari orang lain atau pendonor yang cocok
  • Syngeneic, yang berarti sel-sel induk berasal dari kembar identik Anda jika memilikinya

Itulah informasi tentang cara mengobati kanker dengan transplantasi sel induk. Pengobatan lebih lanjut harus dikonsultasikan dengan Dokter Anda.

8. Precision Medicine

Cara menyembuhkan kanker dengan pengobatan presisi adalah perawatan pasien kanker dimana dokter akan memilihkan perawatan paling tepat sesuai dengan kondisi pasien. Perawatan ini bisa juga disebut perawatan pribadi dan personal.

Perawatan tipe ini masih diteliti dalam bidang sains dan teknologi dan di Indonesia mungkin belum dikembangkan saat ini. Biasanya, pengobatan presisi dilakukan untuk pasien yang memiliki jenis dan stadium kanker sama. Dokter juga meneliti bahwa tumor memiliki perubahan genetik yang mungkin tidak terjadi pada pasien lain walaupun jenis kanker yang dialami sama.

Itulah beberapa pengobatan kanker yang paling dianjurkan Dokter. Untuk penanganan lebih lanjut, mohon segera hubungi Dokter untuk perawatan yang lebih intensif. Semoga informasi kesehatan ini bermanfaat.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

Sumber: 

  • National Cancer Institute. 2015. What is Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/understanding/what-is-cancer. (Diakses pada 4 September 2019).
  • World Health Organization. 2018. Cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2015. Surgery to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/surgery. (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2019. Radiation Therapy to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/radiation-therapy. (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2015. Chemotherapy to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/chemotherapy. (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2018. Immunotherapy to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/immunotherapy. (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2015. Hormone Therapy to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/hormone-therapy. (Diakses pada 4 September 2019).
  • National Cancer Institute. 2017. Hormone Therapy to Treat Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/hormone-therapy. (Diakses pada 4 September 2019).