Pengobatan Alami untuk Penyakit Kuning

Doktersehat-obat-penyakit-kuning
Photo Credit: Flickr.com/Kathryn Cartwright

DokterSehat.Com – Penyakit kuning adalah kondisi yang ditandai dengan menguningnya kulit, sklera (bagian putih dari mata), serta membran mukosa hidung dan mulut akibat penumpukan bilirubin di dalam darah dan jaringan-jaringan tubuh lain.

Bilirubin terbentuk ketika hemoglobin terurai akibat proses pembaruan sel darah merah yang sudah tua atau telah rusak. Setelah bilirubin terbentuk, zat ini kemudian masuk ke pembuluh darah untuk selanjutnya dibawa ke hati.

Bilirubin yang telah bercampur dengan empedu ini lalu dipindahkan ke saluran pencernaan melalui saluran empedu sebelum akhirnya dibuang ke luar tubuh beserta urine dan tinja. Pada umumnya, perubahan pada urine ini diakibatkan oleh faktor penyakit.

Jika proses ini mengalami gangguan dan bilirubin terlambat masuk ke hati atau saluran empedu, maka zat ini akan bertumpuk di dalam darah dan mengendap di kulit sehingga terlihatlah gejala penyakit kuning.

baca juga: Bagaimana Minuman Keras Merusak Organ Hati

Selain itu, organ hati memiliki peranan yang cukup penting dalam proses penyembuhan penyakit. Apabila organ hati sehat maka proses metabolisme tubuh meningkat sehingga nutrisi dan obat-obatan yang dikonsumsi dalam proses penyembuhan dapat diserap secara optimal.

Perlu diketahui, penyakit kuning ini bermacam-macam, hepatitis (radang hati) dan sirosis (pengerasan hati) adalah beberapa diantaranya. Kedua jenis penyakit ini sering kali merupakan akibat dari penyalahgunaan alkohol.

Ciri-ciri orang yang terkena penyakit kuning ialah muka pucat kekuning-kuningan dan kelopak mata kelihatan kuning. Sementara di waktu pagi—antara jam delapan atau jam sembilan rasa kantuk tidak bisa ditahan, disertai muntah, sakit kepala, pegal pada sekujur tubuh, demam tinggi, lelah, nyeri pada mata, pendarahan pada gusi, kulit yang menguning dan sebagainya.

Berikut ini adalah obat penyakit kuning alami yang bisa Anda coba, di antaranya:

  • Tomat

Cara mengobati penyakit kuning yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi tomat. Tomat merupakan salah satu bahan makanan sumber likopen yang baik untuk kesehatan darah dalam tubuh.

Konsumsi tomat setiap pagi akan membantu memulihkan kesehatan organ hati. Selain itu, tomat juga kaya akan antioksidan dan vitamin C sehingga sangat baik dalam proses penyembuhan organ hati.

  • Kunyit

Sudah banyak yang tahu bahwa rimpang berwarna kuning oranye ini adalah tanaman obat yang sangat baik untuk berbagai macam penyakit, salah satunya adalah penyakit kuning. Kunyit mengandung antibakteri, antimikroba, anti-inflamasi, dan bersifat antioksidan ini dapat mengatasi penyakit kuning jika dikonsumsi secara rutin. Cukup mencampur dua ruas kunyit dengan madu dan diminum setiap 3 kali sehari.

  • Jahe

Jahe juga merupakan salah satu obat alami penyakit kuning. Memiliki sifat antibiotik dan antioksidan, jahe dipercaya mampu menyembuhkan dengan baik penyakit kuning. Cukup campur jahe yang sudah dihaluskan dengan air jeruk nipis dan ekstra mint. Anda juga bisa menambahkan madu untuk mempercepat pemulihan.

  • Pepaya

Pepaya memiliki kandungan enzim peptin yang dapat membantu menyembuhkan penyakit kuning. Campurkan pepaya mentah dengan daun pepaya, lalu dihaluskan dan ditambah madu. Kemudian campur dengan sedikit air dan minum sehari sekali.

baca juga: Jenis-Jenis Penyakit Hati yang Harus Anda Waspadai

Setelah Anda mengetahui obat penyakit kuning alami, Anda juga harus tahu bahwa pengobatan penyakit kuning tergantung dari jenis dan penyebabnya. Pada kasus penyakit kuning pre-hepatic, tujuan pengobatan adalah untuk mengantisipasi penguraian sel darah merah yang terlalu cepat sehingga penumpukan bilirubin dapat dicegah.

jika pre-hepatic disebabkan oleh penyakit talasemia atau anemia sel sabit, maka dokter akan menyarankan prosedur transfusi darah. Sedangkan jika disebabkan oleh malaria, maka pengobatan dengan obat antimalaria akan dibutuhkan.

Sementara pada kasus penyakit kuning intra-hepatic, tujuan pengobatan adalah untuk memperbaiki kerusakan hati dan mencegah meluasnya kerusakan pada organ tersebut.

Jika kerusakan hati disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan, maka penderita wajib membatasinya. Jika disebabkan oleh paparan zat kimia tertentu, maka penderita harus menghindarinya.

Jika kerusakan hati disebabkan oleh infeksi virus, maka penggunaan obat antivirus mungkin akan dibutuhkan. Namun apabila kerusakan pada hati sudah terlalu parah dan sulit diperbaiki, maka dokter kemungkinan akan menyarankan operasi transplantasi atau pencangkokan hati.