Terbit: 6 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Untuk menjaga keamanan berkendara dengan si kecil, sebaiknya Anda membiasakan anak-anak untuk duduk di car seat selama bepergian menggunakan mobil. Nah, yang sering menjadi pertanyaan bagi orang tua adalah, mana yang lebih aman, meletakkan car seat hadap depan atau belakang?

Penggunaan Car Seat Untuk Bayi: Hadap Depan atau Belakang?

Posisi car seat yang aman untuk bayi

Ketika membeli car seat umumnya sudah disertai petunjuk penggunaan car seat yang tepat. Untuk bayi dengan berat 0-13 kg biasanya disarankan memasang car seat menghadap ke belakang. Mengapa demikian?

Dikutip dari AAP, meletakkan car seat menghadap ke belakang dapat mengurangi tingkat cedera pada bayi hingga 75 persen. Aturan ini berlaku hingga anak berusia 2 tahun.

Mungkin Anda merasa kesulitan untuk memeriksa atau memberi makan bayi jika ia diletakkan di car seat yang menghadap ke belakang, namun posisi ini diklaim lebih aman. Ketika bayi, kepala bayi memiliki komoposisi berat yang lebih berat dari tubuhya sehingga bayi harus menopang kepala yang lebih berat.

Jika terjadi benturan atau rem mendadak, maka kepala bayi akan terguncang ke depan dan memicu cedera yang disebut whiplash. Namun jika bayi diletakkan pada car seat yang menghadap ke belakang maka kepala bayi akan tertahan oleh sandaran car seat sehingga posisi ini lebih aman bagi kepala bayi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Tips menggunakan car seat

Meskipun penggunaan car seat lebih aman bagi bayi, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

1. Pilih car seat sesuai ukuran
Saat ini car seat tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari ukuran bayi newborn hingga usia 2 tahun, 2-5 tahun, 5-7 tahun. Setiap car seat memiliki kapasitas sesuai berat dan tinggi badan anak. Jika sebelum usia 2 tahun anak Anda sudah melebihi kapasitas maksimal dari car seat maka sebaiknya ganti car seat dengan convertible car seat yang bisa digunakan untuk menghadap depan atau belakang.

2. Pasang car seat dengan benar
Car seat sebaiknya diletakkan di kursi penumpang bagian belakang, bukan di bagian depan. Hal ini untuk menghindari tekanan air bag yang mengembang saat kondisi darurat yang bisa menghentak car seat. Letakkan car seat dengan kemiringan 45 derajat untuk memudahkan Anda memberi makan dan menghindari bayi kesulitan bernapas. Saat memasang, pastikan semua sabuk terpasang dengan benar dan kokoh.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi