Meningitis – Pengertian dan Gejala

Doktersehat-penyakit-meningitis

DokterSehat.Com – Apa itu meningitis? meningitis adalah peradangan yang terjadi pada membran (selaput) yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang. Penyakit meningitis adalah penyakit yang bisa menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan pada meningitis dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, demam, dan kekakuan pada leher.

Penyakit meningitis merupakan infeksi yang relatif langka yang memengaruhi selaput halus disebut meninges. Penyakit meningitis adalah penyakit yang memerlukan penanganan khusus, karena kondisi meningitis yang parah dapat menyebabkan kematian.

Gejala Meningitis

Dari tahun ke tahun, gejala meningitis selalu bisa menimbulkan kekhawatiran sendiri di benak masyarakat. Pasalnya, banyak kasus penyakit meningitis yang pada akhirnya berakhir fatal hingga menyebabkan masyarakat harus waspada betul-betul terhadap serangan penyakit ini.

Setelah Anda mengetahui apa itu meningitis, sangat penting jika Anda juga mengetahui gejala meningitis sehingga bisa melakukan antisipasi yang tepat agar keluarga maupun orang-orang tercinta di sekeliling Anda tidak mengalami penyakit meningitis yang tidak diinginkan ini.

Gejala awal dari penyakit meningitis sangat umum dan mirip dengan penyakit lain, di antaranya sakit kepala parah, badan merasa tidak enak, mual, muntah-muntah.

Selain itu, penyakit meningitis bakterialis memiliki gejala yang muncul secara tiba-tiba dan bisa memburuk dengan cepat. Jika terjadi demam tinggi disertai dengan tanda-tanda seperti nyeri pada otot dan persendian, tangan dan kaki akan kedinginan atau bahkan menggigil, bibir membiru dan kulit pucat atau muncul bintik-bintik merah yang tersebar

Meskipun gejala penyakit meningitis dapat bervariasi, berikut adalah tanda-tanda yang lebih umum, di antaranya:

  • Demam tinggi.
  • Sakit kepala berat dan persisten.
  • Leher kaku.
  • Muntah.
  • Ketidaknyamanan pada kondisi cahaya yang terang.
  • Mudah mengantuk.
  • Menurunnya nafsu makan.

Sementara itu, gejala meningitis pada bayi mungkin lesu, mudah marah, atau tidak makan dengan baik. Hubungi dokter jika Anda menemukan beberapa gejala meningitis seperti yang dijelaskan di atas.

Konsultasi dengan dokter untuk menangani meningitis sejak awal kemunculan gejala  adalah hal yang sangat penting. Pasalnya, penyakit meningitis ini juga bisa menyebabkan komplikasi dini, terutama jika meningitis yang menyerang penderita disebabkan karena infeksi bakteri. Penyakit meningitis yang disertai dengan komplikasi membutuhkan penanganan dengan tata laksana khusus agar tidak menjadi hal yang fatal.

Penyebab Meningitis

Penyebab meningitis bisa dibedakan menjadi meningitis karena bakteri, meningitis karena virus, dan meningitis karena jamur. Penyebab meningitis karena bakteri dapat mematikan dan menular ke orang-orang lain dalam kontak dekat. Sekitar 1,2 juta kasus meningitis bakteri terjadi setiap tahunnya di dunia dan tingkat kematiannya mencapai 135.000 jiwa.

Secara keseluruhan, tingkat kematian pasien meningitis bakteri mencapai 2-30%, tergantung pada bakteri penyebabnya. Setidaknya terdapat 25.000 kasus baru meningitis bakteri, tetapi penyakit ini terjadi lebih banyak di negara berkembang. Bisa dibilang, kasus paling berbahaya dari penyakit meningitis adalah meningitis karena bakteri.

Selain bakteri, penyebab meningitis lainnya adalah virus. Memahami penyebab meningitis ini sama pentingnya dengan memahami pengertian meningitis. Meningitis yang disebabkan karena virus terkadang menjadi susah dibedakan dengan gejala penyakit flu.

Meskipun gejala meningitis virus lebih sulit dideteksi dibandingkan meningitis karena bakteri, namun pada prinsipnya, penyembuhan untuk meningitis yang disebabkan oleh virus bisa dilakukan dengan penanganan yang lebih sederhana dibandingkan dengan pengobatan untuk meningitis yang disebabkan karena infeksi bakteri.

Meningitis virus cenderung kurang parah dan kebanyakan orang sembuh sepenuhnya tanpa terapi tertentu. Namun, pengobatan untuk penyakit meningitis yang disebabkan oleh virus tidak bisa dilakukan dengan menggunakan antibiotik.

Selain kedua jenis penyakit meningitis di atas, ada pula meningitis yang disebabkan karena infeksi jamur. Meningitis jamur adalah bentuk yang jarang dari meningitis dan umumnya hanya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah seperti pada pasien HIV/AIDS.

Penyakit meningitis yang disebabkan oleh jamur pada dasarnya adalah meningitis yang cukup langka dan bisa menjadi fatal, terlebih jika serangan atau infeksi jamur yang menyebabkan meningitis ini dibarengi dengan gangguan kekebalan tubuh.

Pemberian Vaksin Meningitis

Anda tentu sudah mengetahui bahwa pemberian vaksin meningitis atau suntik meningitis sangat penting untuk dilakukan pada calon jamaah haji dan umroh. Mengingat pentingnya vaksin meningitis ini, bukti bahwa calon jamaah telah mendapatkan vaksin meningitis atau suntik meningitis menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan visa masuk Arab Saudi untuk jamaah haji dan umroh.

Sementara itu di Indonesia, terdapat dua jenis vaksin meningitis yaitu vaksin meningokokus polysakarida dan vaksin meningokokus konjugat. Vaksin meningokokus polysakarida bisa diberikan untuk usia berapa pun dan mampu memberi perlindungan sebesar 90-95 persen.

Pada anak di bawah usia 5 tahun, vaksin ini bisa bertahan 1-3 tahun. Sedangkan untuk dewasa akan melindungi selama 3-5 tahun. Sementara itu,  vaksin mengingokokus konjugat hanya untuk usia 11-55 tahun, biasanya diberikan pada jamaah haji dan tidak dianjurkan dijadikan sebagai imunisasi rutin.

Meningitis – Halaman Selanjutnya :   1   2   3   4