5 Pengaruh Buruk Rokok pada Kesehatan Penis dan Fungsinya

efek-rokok-pada-penis-doktersehat

DokterSehat.Com – Semua orang sudah tahu kalau rokok memiliki dampak negatif untuk kesehatan pria. Namun, tidak ada yang menjelaskan secara terperinci apa saja efek negatif itu khususnya yang berhubungan dengan kesehatan penis yang merupakan salah satu organ paling penting untuk reproduksi dan seks pria.

Pengaruh Buruk Rokok pada Pria

Kalau Anda merokok setiap hari secara rutin, kemungkinan terjadi gangguan pada penis akan semakin besar. Gangguan ini bisa terjadi karena ada radikal bebas dan racun yang ikut masuk ke dalam tubuh dan ikut mengalir bersama darah ke seluruh tubuh termasuk penis dan testis. Berikut efek negatif dari rokok untuk kesehatan penis selengkapnya.

  1. Memengaruhi Ukuran Penis

Disadari atau tidak, pria yang aktif merokok akan mengalami penurunan ukuran penis perlahan-lahan. Penis akan mengerut dengan sendirinya berdasarkan beberapa penelitian. Anda yang memiliki penis dengan ukuran panjang mungkin tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, mereka yang hanya memiliki penis rata-rata akan terganggu.

Kondisi ini akan memengaruhi fungsi seksual dari pria. Penis yang kecil akan susah sekali melakukan penetrasi dalam. Belum lagi, kalau pria memiliki tubuh obesitas. Ukuran penis akan semakin mengecil dan menyebabkan gangguan yang cukup besar saat melakukan gaya seks tertentu.

Kalau Anda tidak mau mengalami penurunan ukuran dari penis, ada baiknya untuk menghentikan rokok saat ini juga. Lakukan dengan perlahan-lahan agar berhasil. Jangan mendadak berhenti merokok karena bisa memicu ketagihan dan akhirnya Anda malah gagal melakukannya.

  1. Kualitas Sperma yang Dimiliki Pria Menurun

Pria yang merokok akan mengalami keracunan meski tidak dirasakan dan efeknya akan muncul di kemudian hari. Racun dari rokok akan menyebabkan gangguan pada jumlah sperma dan kualitasnya. Saat pria merokok, racun akan ikut masuk ke testis yang merupakan tempat diproduksinya sperma.

Kalau tempat diproduksinya sperma mengalami gangguan, jumlah sperma yang dihasilkan akan mengalami penurunan. Selain itu, ada kemungkinan sperma yang dihasilkan akan cacat baik dari segi bentuk atau susunan DNA. Kalau sperma jenis ini masuk ke tubuh, pembuahan akan susah terjadi karena ditolak oleh mucus atau cairan yang melindungi serviks.

Hentikan kebiasaan merokok saat ini juga dengan mengurangi jumlah konsumsi setiap harinya. Kalau dalam sehari bisa habis 10 batang rokok, ada baiknya untuk mengurangi jumlah itu. Selanjutnya, berhentilah perlahan-lahan sampai akhirnya tidak merokok lagi.

Perbanyak mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan jumlah sperma dan juga kualitasnya. Dengan melakukan ini sperma yang dihasilkan oleh pria akan mulai membaik dari segi kualitas hingga jumlah. Kalau sudah membaik, kemungkinan terjadi pembuahan akan sangat besar.

  1. Sensitivitas Penis Akan Mengalami Penurunan

Rokok tidak hanya menyebabkan gangguan pada sperma dan testis dengan cukup besar. Racun yang masuk sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun akan menyebabkan gangguan saraf. Dampak dari gangguan saraf khususnya saraf di penis adalah sensitivitas yang menurun.

Kerusakan saraf ini menyebabkan pria mengalami gangguan rangsangan yang cukup kuat. Pria akan susah menerima rangsangan dari penis. Bahkan, meski melakukan penetrasi, rasa nikmatnya akan menurun cukup drastis. Pria juga akan susah mendapatkan orgasme karena rangsangan yang diterima sangat kecil.

Kerusakan saraf di penis akan semakin buruk kalau pria sampai memiliki diabetes. Kalau mengalami diabetes, kerusakan akan semakin mudah terjadi. Dampaknya, pria akan mengalami gangguan pada penis sampai yang paling buruk adalah mengalami impotensi sehingga kehidupan seksualnya mengalami gangguan.

  1. Merusak Otot di Sekitar

Sensitivitas penis yang menurun akan membuat alat vital itu susah menerima rangsang dengan mudah. Efek ini akan semakin besar kalau pria sampai mengalami gangguan pada otot yang dimiliki oleh penis, Kalau otot di penis ini mengalami gangguan, pria akan susah mempertahankan ereksi dengan sempurna.

Kondisi yang lebih parah dari sekadar mempertahankan ereksi adalah mengalami disfungsi ereksi yang permanen. Pria tidak bisa mendapatkan ereksi sama sekali sehingga kehidupan seksualnya terganggu. Kalau sudah sampai tahap ini masalah lain juga akan muncul seperti gangguan psikis.

Hentikan rokok kalau sampai kondisi ini terjadi. Selanjutnya mulai lakukan terapi dengan baik. Misal melakukan latihan kegel. Latihan kegel bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah dengan ereksi. Selain membuat ereksi bisa berjalan dengan baik. Kegel juga bisa digunakan untuk mempertahankan ereksi.

  1. Munculnya Kanker di Penis

Rokok mengandung banyak sekali komponen yang memicu kanker di tubuh. Kanker yang sering dimunculkan oleh rokok adalah kanker paru-paru. Namun, gangguan ini juga bisa menyebar dan akhirnya muncul di penis meski kemungkinannya cukup rendah.

Kanker yang muncul di penis jenisnya ada banyak. Yang paling sering adalah jenis kanker kulit atau melanoma. Kondisi kanker di penis bisa berbahaya dan menyebabkan peradangan hingga perdarahan. Apa pun jenis kanker yang muncul di penis, semuanya akan sangat berbahaya dan bisa menyebabkan masalah pada kemampuan seks dan reproduksi pria.

Inilah lima efek negatif dari rokok untuk penis yang nyata dan harus diwaspadai. Kalau Anda sedang merokok, mulai sekarang coba hentikan perlahan-lahan agar kondisi di atas tidak muncul.

 

 

Sumber:

  1. Juenemann KP, dkk. 1987. The effect of cigarette smoking on penile erection. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3599273. (Diakses pada 12 September 2019).
  2. Smithers, Dominic. 2019. Smoking Can Make Your Penis Shrink, Experts Warn. https://www.ladbible.com/news/news-smoking-can-make-your-penis-shrink-experts-warn-20190510. (Diakses pada 12 September 2019).
  3. Roland, James. 2017. Can Smoking Cigarettes Cause Impotence?. https://www.healthline.com/health/erectile-dysfunction/impotence-and-smoking. (Diakses pada 12 September 2019).
  4. Best,Shivali. 2019. Smoking cigarettes can make your penis SHRINK, scientists warn. https://www.mirror.co.uk/science/smoking-cigarettes-can-make-your-15015002. (Diakses pada 12 September 2019).