Mitos dan Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

doktersehat-kelapa-untuk-puasa
Photo Credit: Flickr.com/John Revo Puno

Ada berbagai mitos kehamilan yang beredar di masyarakat. Hal tersebut membuat seorang perempuan yang tengah mengandung lebih waspada selama masa kehamilannya. Salah satu mitos tersebut adalah bahaya air kelapa untuk ibu hamil.

Benarkah megonsumsi air kelapa untuk ibu hamil akan membahayakan kandungan? Berikut ini adalah mitos dan manfaat air kelapa untuk ibu hamil yang perlu diketahui.

Mitos air kelapa untuk ibu hamil

Ada yang mengatakan jika minum air kelapa saat hamil dapat menyebabkan kulit bayi menjadi putih dan rambut menjadi subur dan berkilau. Mitos mungkin boleh saja dipercaya atau tidak, terserah pada diri Anda. Karena belum ada penelitian yang meriset air kelapa yang dapat memutihkan kulit bayi. Anda mungkin juga menemukan beberapa mitos dan sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan fakta yang jelas.

Mitos 1 – Air kelapa memiliki sifat ajaib

Air kelapa mengandung banyak nutrisi, yang direkomendasikan untuk wanita hamil.

Fakta: Wanita hamil membutuhkan semua nutrisi dan mineral penting dalam jumlah yang tepat. Ini adalah mitos kuno bahwa air kelapa akan membantu memenuhi semua kebutuhan nutrisi. Tapi, tidak ada makanan tunggal yang memiliki semua nutrisi. Hanya kombinasi nutrisi dalam dosis yang tepat. Minum air kelapa saja tidak akan menawarkan semua nutrisi. Oleh karena itu, harus dilengkapi dengan makanan lain, buah-buahan, dan sayuran.

Mitos 2 – Air kelapa memperbaiki rambut bayi

Bayi Anda akan lahir dengan rambut tebal jika rutin minum air kelapa selama kehamilan.

Fakta: Tidak ada hubungan antara air kelapa dengan pertumbuhan rambut bayi. Ini adalah manfaat yang dilebihkan dari proporsinya.

Mitos 3 – Air kelapa membuat kulit bayi putih dan sehat

Minum air kelapa saat Anda sedang hamil akan mendapatkan bayi dengan kulit yang putih dan bersih.

Fakta: Konsumsi air kelapa murni tidak akan membuat kulit bayi Anda tampak putih dan bersih. Kulit dan kesehatan bayi akan tergantung pada banyak faktor termasuk keturunan, nutrisi, kesehatan orang tua, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Benarkah Minum Air Kelapa saat Hamil Bisa Membuat Bayi Jadi Putih?

Manfaat air kelapa untuk ibu hamil

1. Air kelapa sebagai antioksidan

Menurut para ahli, air kelapa mengandung elektrolit dan antioksidan. Saat ini kondisi lingkungan yang semakin buruk, polusi semakin memenuhi udara dimana-mana, maka antioksidan sangat diperlukan oleh tubuh. Apalagi untuk ibu yang sedang hamil maka antioksidan ini sangat diperlukan.

Selain dari buah-buahan, antioksidan dapat diperoleh dari air kelapa. Jadi ketika bosan mengonsumsi buah-buahan, maka ibu hamil dapat meminum air kelapa.

2. Air kelapa menjernihkan air ketuban

Selain mengandung elektrolit dan antioksidan, manfaat air kelapa bagi ibu hamil adalah membuat air ketuban menjadi bersih dan jernih. Kedua zat itu dapat menyerap lendir dan kotoran dalam air ketuban.

Jadi jika ada yang mengatakan minum air kelapa akan membuat kulit bayi putih, itu salah. Karena yang benar adalah air kelapa membuat air ketubannya menjadi bersih bukan kulit bayinya. Sedangkan untuk membuat rambut bayinya menjadi subur dan bagus, belum ada penelitiannya.

3. Air kelap menjaga berat badan yang sehat

Air kelapa bebas lemak dan rendah kalori. Saat kehamilan menambah berat badan ekstra ke tubuh Anda, air kelapa mencegah penimbunan lemak dengan menghilangkan kolesterol jahat. Ini adalah pengganti yang sangat baik untuk minuman gula dan membantu ibu dan janin yang sedang tumbuh agar sehat dan bugar.

4. Air kelapa mempercepat pertumbuhan janin

Air kelapa menawarkan semua nutrisi kepada ibu, penting untuk menjaga dan meningkatkan kesehatannya. Oleh karena itu, meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan nutrisi yang tepat untuk bayi dalam kandungan.

5. Air kelapa meringankan mulas dan sembelit

Perubahan hormonal selama kehamilan menyebabkan beberapa masalah seperti sakit maag, sembelit, dan gangguan pencernaan. Kandungan serat makanan yang kaya dalam air kelapa memperkuat sistem pencernaan, meningkatkan pencernaan, mengatur tingkat pH, dan mencegah konstipasi.

Air kelapa juga sebagai pencahar yang sangat baik. Ini meningkatkan metabolisme dan mendetoksifikasi tubuh Anda. Air kelapa adalah penetral asam alami, dan oleh karena itu bisa mencegah mulas.

6. Air kelapa meningkatkan cairan amniotik

Minum air kelapa meningkatkan kesehatan dan lingkungan janin Anda secara keseluruhan. Minum air kelapa terutama pada trimester ketiga meningkatkan tingkat cairan ketuban dan meningkatkan volume dan sirkulasi darah.

Dianjurkan kepada ibu hamil untuk meminum air kelapa hijau secara rutin sejak usia kehamilan mencapai 6 bulan sampai saatnya melahirkan.

baca juga: air kelapa ternyata juga bermanfaat bagi balita

Berapa banyak air kelapa yang dapat diminum wanita hamil?

Moderasi selalu menjadi kunci ketika menerapkan diet sehat. Anda bisa minum hingga satu gelas air kelapa sehari. Konsumsi air segera setelah kelapa dikupas, karena yang segar akan mengandung nutrisi yang kaya. Gunakan sedotan bersih atau tuangkan ke dalam gelas dan minumlah.

Itu selalu baik untuk memilih air kelapa alami daripada dalam kemasan sepeti dalam kaleng atau botol. Jangan mengonsumsi air kelapa jika Anda bereaksi atau tidak menyukai rasanya.

Apakah ada efek samping air kelapa untuk ibu hamil?

Tidak ada bukti yang membuktikan bahwa air kelapa memiliki efek buruk pada kehamilan. Seperti jus buah atau sayuran lainnya, itu juga tampaknya aman. Tetapi ada dua hal yang mungkin Anda ingat:

Bahaya air kelapa untuk ibu hamil, jika:

  • Santan mengandung natrium, yang mungkin bukan pilihan yang tepat untuk wanita hamil yang menderita pre-eklampsia.
  • Air kelapa matang bisa menyebabkan sembelit.

Cara memilih kelapa yang bagus

Untuk menikmati berbagai manfaat air kelapa, Anda harus tahu cara memilihnya dengan benar. Tips ini dapat membantu Anda membeli kelapa segar dan lembut.

Kelapa segar akan terasa ringan dan manis dan tidak mengandung daging kelapa, putih, kenyal, dan lembut. Yang matang atau basi akan terasa asam.

baca juga: kelapa tua dan kelapa muda, mana yang lebih bergizi?

Cara memilih: Pilih kelapa berukuran sedang, bersih, dan berwarna hijau karena mengandung banyak air, antioksidan dan elektrolit. Jangan memilih kelapa yang memiliki cangkang cokelat keras dan bercak abu-abu karena menunjukkan kelapa sudah matang.

Air: Kocok kelapa di dekat telinga Anda untuk memeriksa apakah ada air di dalamnya. Pilih yang menghasilkan suara air yang bagus. Kelapa segar akan mengandung hampir satu cangkir air. Dan ika Anda ingin menyimpan kelapa di rumah, simpan di tempat yang dingin.