Terbit: 20 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Bagi sebagian besar orang, memiliki berat badan ideal adalah sesuatu yang sangat krusial. Apalagi kalau mereka bekerja sebagai public figure dan harus berhadapan dengan banyak orang. Memiliki berat badan yang ideal akan membuat mereka jadi lebih percaya diri sehingga produktivitas kerja yang dimiliki jadi meningkat.

Pakai Obat Pencahar untuk Menurunkan Berat Badan, Amankah?

Sayangnya menjaga berat badan agar selalu ideal bukan perkara mudah. Beberapa orang melakukan diet ketat meski sering gagal. Namun, tidak sedikit juga yang sampai melakukan hal-hal instan seperti menggunakan pencahar agar berat badan bisa turun. Nah, pertanyaannya sekarang adalah, apakah pencahar ini aman untuk diet?

Fungsi obat pencahar

Pencahar adalah obat yang digunakan untuk merangsang pergerakan usus besar sehingga kotoran bisa segera dikeluarkan. Singkatnya, pencahar digunakan untuk mengatasi sembelit yang mengganggu. Sayangnya cara ini dipakai oleh beberapa orang untuk menurunkan berat badan dengan mempercepat pembuangan kotoran.

Pencahar yang ada di luaran sana ada banyak jenis dan juga fungsinya, berikut penjelasannya:

  • Pencahar stimulan. Pencahar jenis ini bekerja untuk meningkatkan kecepatan dari pergerakan usus agar kotoran bisa segera keluar.
  • Pencahar osmosis. Obat jenis ini menyebabkan usus menahan air dalam jumlah banyak. Akibatnya kotoran jadi lebih lunak dan memudahkan pergerakan usus.
  • Pencahar untuk pengumpulan. Digunakan untuk menyerap air berlebihan dan membuat kotoran menjadi lebih padat. Pada kondisi diare biasanya obat jenis ini digunakan.
  • Pencahar saline. Digunakan untuk menarik air ke usus kecil dan mempercepat pergerakan makanan yang sudah diserap sari makanannya.
  • Pencahar lubrikasi. Digunakan untuk melapisi permukaan kotoran agar menjadi lebih licin dan mudah bergerak di dalam usus.

Pencahar bisa menurunkan berat air dengan cepat

Harus diingat terlebih dahulu kalau pencahar tidak bisa menurunkan lemak di dalam tubuh. Mengonsumsi pecahan dengan tujuan menurunkan berat badan sebenarnya hanya menurunkan kadar air. Ya, tubuh ini memiliki banyak cairan dan menyumbang berat badan yang cukup signifikan selain tulang tentunya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Mengonsumsi pencahar akan menyebabkan kadar air di dalam tubuh tertarik dan masuk ke dalam usus. Saat buang air besar, kemungkinan besar air akan ikut keluar. Dengan melakukan ini berat badan akan turun secara instan hingga beberapa kilogram. Namun, kondisi ini hanya sementara saja. Kalau minum air putih lagi, kemungkinan besar akan naik lagi berat badannya.

Pencahar memicu dehidrasi akut

Salah satu fungsi pencahar adalah menyerap air di dalam tubuh dan ikut membuangnya bersama dengan kotoran. Kalau air di dalam tubuh diserap dalam jumlah banyak, kemungkinan besar akan mengalami dehidrasi yang cukup parah. Anda akan menjadi lemas, pusing, dan sulit melakukan apa pun.

Meski penurunan berat badan berjalan instan, cara yang dilakukan sangat tidak sesuai dengan keseimbangan cairan di dalam tubuh. Lebih baik menghindarinya agar komplikasi yang lebih besar tidak muncul.

Pencahar memicu ketidakseimbangan elektrolit

Elektrolit adalah sesuatu yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Sebagian besar elektrolit larut dengan air dan menjalankan fungsinya sesuai dengan kebutuhan dari tubuh. Nah, kalau air di dalam tubuh terserap ke usus dan akhirnya dikeluarkan bersama feses, kemungkinan besar elektrolit bermanfaat seperti garam, potasium, magnesium, hingga kalsium akan hilang.

Kalau keseimbangan elektrolit di dalam tubuh mengalami penurunan, masalah seperti  lumpuh, penurunan tenaga, hingga koma bisa terjadi. Jadi, jangan menggunakan pencahar secara serampangan.

Efek samping pencahar yang cukup kronis

Selain mengalami lemas hingga ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh, pencahar juga bisa menyebabkan beberapa masalah di bawah ini.

  • Kondisi ini terjadi kalau lapisan otot mengalami kerusakan yang cukup parah. Akibatnya, protein yang berbahaya dilepas ke pembuluh darah dan menyebabkan masalah yang lebih parah.
  • Kerusakan sistem cerna. Kerusakan ini bisa menyebabkan banyak sekali masalah mulai dari usus, lambung, hingga pankreas. Kesukaan ini akan membuat Anda susah untuk makan dan tubuh tidak mudah menyerap nutrisi yang masuk.
  • Kerusakan hati. Penggunaan pencahar yang berlebihan menyebabkan kerusakan pada hati. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan pada beberapa pasien.
  • Kerusakan ginjal. Terlalu banyak air yang keluar membuat ginjal mengalami gangguan. Ginjal akan susah sekali menerima pasokan air dalam jumlah banyak sehingga proses penyaringan jadi bermasalah.

Diet sederhana untuk penurunan berat badan

Diet yang dilakukan oleh banyak orang jenisnya ada banyak. Namun, secara ide, diet itu harus mencakup beberapa hal di bawah ini agar sukses dan tidak menyebabkan masalah.

  • Jumlah kalori yang masuk tidak berlebihan dan sebanding dengan kalori yang digunakan. Kalau mau menurunkan berat badan, sebisa mungkin untuk melakukan defisit.
  • Tahu kondisi tubuh untuk mengetahui apa yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan. Misal Anda memiliki pradiabetes, tentu diet rendah karbohidrat adalah yang disarankan.
  • Meningkatkan olahraga atau kegiatan fisik lainnya. Selama ini kita jarang sekali memperhatikan masalah ini karena menganggap diet saja sudah cukup. Padahal dengan olahraga bisa meningkatkan jumlah kalori yang terbakar.
  • Mengurangi konsumsi gula atau karbohidrat sederhana. Mengonsumsi masih boleh, hanya dibatasi saja agar tidak memicu surplus kalori dan memicu penumpukan lemak.
  • Mengonsumsi sarapan yang sehat setiap hari dan diusahakan yang kaya akan protein.
  • Memperbanyak buah dan sayuran yang mengandung serat. Dengan mengonsumsi banyak serat, tubuh akan kenyang lebih lama dan mencegah terjadi sembelit.

Dari ulasan di atas terlihat cukup jelas kalau penggunaan pencahar ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Lebih baik menjalani diet sehat yang mungkin perkembangan penurunan berat badannya cukup lambat. Nah, menurut Anda bagaimana penurunan berat badan dengan pencahar ini?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi