Terbit: 13 November 2017 | Diperbarui: 21 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Levodopa/carbidopa (Sinemet) adalah obat yang paling efektif dalam hal memperbaiki gejala motorik yang terkait dengan penyakit Parkinson. Namun karena efek samping yang sering terjadi dan terkadang serius dari obat ini, ahli saraf lebih suka mencoba obat lain terlebih dahulu. Sayangnya, obat yang tersedia seperti bromocriptine (Parlodel), pergolide (Permax), pramipexole (Mirapex) dan ropinirole (Requip) tidak sebagus levodopa/carbidopa dalam mengendalikan gejala motorik dan juga memiliki beberapa efek samping yang membatasi penggunaan.

Tremor – Tindak Lanjut dan Pencegahan

Selegiline (Eldepryl, Deprenyl) adalah obat yang tidak memiliki efek besar pada gejala motorik, mungkin satu-satunya obat dengan beberapa efek perlindungan dari sel saraf, namun hal ini belum terbukti dengan baik. Obat lain hanya digunakan untuk mengobati gejala.

Obat lain yang dapat berguna adalah amantadine (Symmetrel), ethopropazine (Parsidol), trihexyphenidyl (Artane), benztropine (Cogentin), entacapone (Comtan), dan tolcapone (Tasmar).

Tindak Lanjut untuk Tremor

Di tangan ahli bedah saraf yang berpengalaman untuk operasi thalamotomi dan pallidotomi, eksisi di beberapa area otak yang terkait dengan gangguan motorik dapat dilakukan. Secara umum, sangat sedikit kasus yang dipilih untuk dioperasi, kebanyakan adalah individu dengan gangguan kelainan unilateral yang resisten (tidak mempan) dengan pengobatan oral.

Stimulasi otak dalam (DBS) dengan elektroda yang ditanamkan di otak adalah teknik bedah yang tidak memerlukan perlukaan pada otak dan mungkin juga berguna pada kasus tertentu. Indikasi pembedahan tidak untuk semua kasus tremor, dan pembedahan harus dilakukan setelah mempertimbangkan dengan seksama baik manfaat maupun efek sampingnya.

Transplantasi neuron di otak untuk mengembalikan sel yang rusak adalah pendekatan yang menarik, namun, metode ini masih dalam tahap penelitian. Dalam kasus di mana tremor dikaitkan dengan penyakit tertentu, tremor membaik dengan perawatan kondisi klinis yang mendasari. Bila kecemasan adalah satu-satunya masalah atau tidak ada penyebab lain yang ditemukan, maka propranolol (Inderal, Inderal LA) atau clonazepam (Klonopin) bisa efektif.

Sama seperti pemilihan pengobatan yang paling tepat tergantung pada penyebab tremor dan harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam diagnosis dan perawatan kondisi ini, prinsip yang sama berlaku untuk tindak lanjut tremor. Bergantung pada penyebabnya, tindak lanjut dapat sangat ketat dan intens.

Pencegahan Tremor

Dalam kondisi di mana ada masalah genetik, seperti pada kasus bentuk tremor familial yang ganas atau seperti juga pada penyakit Parkinson, tidak banyak yang dapat dilakukan untuk pencegahan kondisi ini. Dalam kasus lain, seperti kasus paparan industri atau racun, pencegahan dimungkinkan dengan tindakan pencegahan dengan cara edukasi dan perlindungan. Salah satu contoh terbaik yang bisa dilakukan adalah pencegahan keracunan timbal pada anak-anak.

Tremor: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi