Terbit: 22 Mei 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu kanker yang bisa menyerang siapa saja adalah kanker lidah. Masalahnya adalah kanker ini seringkali tidak disadari gejala awalnya sehingga bisa membuat penderitanya tidak kunjung mengatasi masalah kesehatan ini sejak awal. Jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan akan menyebabkan dampak kesehatan yang jauh lebih serius.

6 Pemicu Kanker Lidah Ini Harus Kita Waspadai

Beberapa penyebab kanker lidah

Pakar kesehatan menyebut kanker lidah sebagai masalah kesehatan yang lebih sering terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat. Masalahnya adalah kita cenderung sering melakukannya setiap hari.

Berikut adalah beberapa gejala kanker lidah yang sebaiknya kita waspadai.

  1. Merokok

Merokok bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Tak hanya bagi kesehatan saluran pernapasan, kebiasaan merokok juga bisa memberikan dampak lain seperti munculnya kanker lidah. Hanya saja, membutuhkan waktu bertahun-tahun merokok untuk mengembangkan salah satu jenis kanker ini. Karena alasan inilah sekitar 75 persen dari pasien kanker lidah adalah mereka yang memiliki usia lebih dari 50 tahun dan memiliki kebiasaan merokok sejak lama.

Melihat fakta ini, kita memang sebaiknya menghindari rokok demi mencegah datangnya berbagai masalah kesehatan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol

Selain merokok, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena kanker lidah. Bahkan, menurut penelitian, disebutkan bahwa sekitar 70 persen penderita kanker lidah adalah mereka yang gemar mengonsumsi minuman ini. Bahkan, jika yang hobi mengonsumsi alkohol ini adalah orang-orang yang hobi merokok, risiko terkena kanker lidah bisa naik hingga 15 kali lebih besar.

Menurut pakar kesehatan, alkohol memiliki kandungan asetaldehida yang mampu menyebabkan kerusakan DNA dan protein di dalam tubuh. Alkohol juga bisa memicu perkembangan sel-sel abnormal yang akhirnya berimbas pada munculnya sel-sel kanker, termasuk kanker lidah.

  1. Paparan virus

Pakar kesehatan menyebut salah satu penyebab orang mengalami kanker lidah adalah paparan virus HPV atau human papillomavirus. Virus ini memang bisa menyerang kulit sekaligus menginfeksi sel-sel tubuh, termasuk pada bagian mulut dan tenggorokan sehingga menabkan datangnya kanker lidah.

Aktivitas seksual yang tidak aman juga bisa menyebabkan datangnya penyakit ini.

  1. Menurunnya sistem kekebalan tubuh

Pakar kesehatan menyebut kanker lidah juga bisa disebabkan oleh sistem pertahanan tubuh yang melemah. Jika kita mengalami masalah kesehatan tertentu yang memicu penurunan kekuatan sistem imun tubuh seperti HIV/AIDS, maka tubuh akan lebih rentan terpapar virus HPV atau mengalami perubahan sel-sel menjadi tidak normal yang akhirnya berimbas pada datangnya kanker lidah.

  1. Malas mengonsumsi sayur dan buah

Pakar kesehatan menyebut pola makan yang buruk, termasuk dalam hal malas mengonsumsi sayur dan buah ternyata juga bisa menyebabkan kenaikan risiko terkena kanker lidah. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang kekurangan asupan beberapa jenis vitamin dan mineral, khususnya vitamin E.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Role of Vitamin E in Prevention of Oral Cancer menghasilkan fakta bahwa asupan vitamin E yang bisa ditemukan di dalam beberapa jenis makanan sehat ini ternyata memang bisa mempengaruhi risiko terkena kanker lidah.

Selain vitamin E, sayur dan buah-buahan juga tinggi kandungan antioksidan yang bisa mencegah paparan buruk radikal bebas. Sebagai informasi, radikal bebas juga bisa menyebabkan datangnya kanker.

  1. Karena alasan lainnya

Pakar kesehatan menyebut faktor riwayat keluarga bisa mempengaruhi risiko terkena kanker lidah. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut faktor gaya hidup lebih berpengaruh. Hal ini berarti, asalkan kita menerapkan gaya hidup sehat meski berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit ini, risiko terkena kanker lidah bisa ditekan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi