Penyakit Ginjal Kronis – Pemeriksaan dan Perawatan Mandiri

biopsi-doktersehat

Menjaga kesehatan dan fungsi ginjal dapat dilakukan dengan menjaga tekanan darah dan kolesterol, mengonsumsi makanan rendah garam, makan lebih banyak buah dan sayuran, rajin berolahraga, sering minum air hingga urine berwarna bening. Selain itu, jangan merokok, hindari mengonsumsi alkohol, dan jaga berat badan tetap ideal.

Berikut ini adalah beberapa cara yang digunakan untuk mendiganosis ginjal kronis, diantaranya:

  • Ultrasonografi (USG)

USG sering digunakan dalam diagnosis penyakit ginjal. USG adalah pemeriksaan pencitraan yang non-invasif. Secara umum, ginjal akan menyusut saat Anda mengalami penyakit ginjal kronik.  USG dapat digunakan untuk mendiagnosis adanya obstruksi kemih, batu ginjal dan juga untuk menilai aliran darah ke ginjal.

  • Biopsi

Sampel jaringan ginjal (biopsi) kadang-kadang diperlukan dalam kasus-kasus di mana penyebab penyakit ginjal tidak jelas. Biasanya, biopsi dapat dikumpulkan dengan anestesi lokal dengan memasukkan jarum melalui kulit ke dalam ginjal.

Perawatan Mandiri Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis adalah penyakit yang harus dikelola dengan konsultasi praktisi kesehatan terlebih dahulu. Sementara itu, pengobatan mandiri di rumah bukan hal yang tepat. Namun demikian, beberapa aturan diet penting dapat Anda ikuti untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit ginjal dan mengurangi kemungkinan komplikasi. Ini adalah proses yang kompleks dan berbeda tiap individu, sehingga setiap penderita pasti membutuhkan bantuan seorang praktisi kesehatan dan ahli diet.

Berikut ini adalah pedoman diet umum:

  • Pembatasan protein: Mengurangi asupan protein dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal kronik. Seorang ahli diet dapat membantu seseorang menentukan jumlah yang tepat dari protein.
  • Pembatasan garam: Batasi asupan grams untuk menghindari retensi cairan dan membantu mengontrol tekanan darah tinggi.
  • Asupan cairan: Asupan air yang berlebihan tidak membantu mencegah penyakit ginjal. Bahkan, dokter mungkin merekomendasikan pembatasan asupan air.
  • Pembatasan kalium: Pembatasan kalium diperlukan dalam penyakit ginjal karena ginjal tidak mampu mengeluarkan kalium. Tingginya kadar kalium dapat menyebabkan irama jantung abnormal. Contoh makanan tinggi kalium meliputi pisang, jeruk, kacang-kacangan, alpukat, dan kentang.
  • Pembatasan fosfor: Penurunan asupan fosfor dianjurkan untuk melindungi tulang. Telur, kacang, minuman cola, dan produk susu adalah contoh makanan tinggi fosfor.

Langkah-langkah penting lainnya yang pasien dapat dilakukan meliputi:

  • Hati-hati mengikuti rejimen yang ditentukan untuk mengontrol tekanan darah atau diabetes.
  • Berhenti merokok.
  • Menurunkan berat badan berat badan yang berlebih.

 

Penyakit Ginjal Kronis – Halaman Selanjutnya : 1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11