Terbit: 26 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Pemeriksaan untuk granulomatosis Wegener (Granulomatosis dengan Polyangiitis) dapat dilakukan dengan tes laboratorium, studi pencitraan, dan biopsi.

Granulomatosis Wegener – Pemeriksaan

Tidak ada pemeriksaan lab darah yang bisa menentukan diagnosis granulomatosis Wegener dengan kepastian 100 persen. Sebagai gantinya, pemeriksaan darah digunakan untuk menyingkirkan penyebab lain dari gejala dan untuk mengonfirmasi adanya peradangan di tubuh. Pemeriksaan darah juga digunakan untuk memeriksa darah agar antibodi tubuh dibuat untuk menyerang dirinya sendiri. Satu antibodi spesifik yang sering ditemukan pada orang dengan granulomatosis Wegener disebut antibodi sitoplasma antineutrofil (ANCA). Antibodi adalah protein yang melawan penyakit. Jika tes ANCA positif, ini akan menjadi indikator kuat orang tersebut memiliki granulomatosis Wegener.

  • Jumlah sel darah merah mungkin rendah, dan jumlah sel darah putih mungkin tinggi (mengindikasikan infeksi)
  • Tes urine akan mencari penanda sel darah merah tertentu dalam urine yang disebabkan oleh masalah pada ginjal
  • Rontgen sinar-X dapat dilakukan untuk rongga dada dan sinus di kepala
  • CT-Scan dari dada dan sinus di kepala dapat memberikan pandangan yang lebih jelas tentang proses tersebut.

Cara definitif untuk menegakkan diagnosis adalah pemeriksaan jaringan yang terkena di bawah mikroskop (biopsi). Sampel kecil jaringan (biopsi) bisa diambil dari daerah radang, seperti hidung atau tenggorokan. Sampel ini diambil dengan bronkoskop, instrumen yang dipandu ke tenggorokan untuk melihat jalan napas dan mengambil sampel jaringan. Sampel jaringan dari paru diambil melalui potongan kecil di dinding dada. Sampel jaringan dari ginjal juga diambil melalui potongan kecil.

Jika seseorang memiliki dua atau lebih indikator ini, berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh American College of Rheumatology, diagnosis granulomatosis wegener dapat dilakukan:

  • Peradangan mulut atau hidung, hidung berdarah, dan luka di mulut (yang mungkin dapat terasa sakit, dan bisa juga tidak terasa sakit)
  • Kelainan terlihat pada pemeriksaan rontgen sinar-X dada
  • Sejumlah besar sel darah merah hadir dalam urine (bisa dilihat di bawah mikroskop)
  • Ada jenis peradangan tertentu dalam jaringan yang diambil sebagai sampel selama biopsi bedah.
    • Jaringan dari sinus, paru-paru, atau ginjal diperiksa di bawah mikroskop.
    • Vaskulitis (peradangan) dan jenis peradangan spesifik yang disebut granuloma dapat ditemukan, mengindikasikan diagnosis granulomatosis Wegener.
Granulomatosis Wegener – Halaman Selanjutnya: 1 2 3

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi