Payudara Sakit Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasi

nyeri-payudara-saat-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Apakah Anda merasakan payudara sakit saat hamil? Itu adalah hal yang wajar terjadi pada ibu hamil. Tak perlu cemas. Sebaiknya Anda mengetahui apa penyebab payudara nyeri saat hamil dan cara mengatasinya.

Dengan mengetahui penyebab nyeri payudara dan cara mengatasinya maka Anda tidak akan gelisah lagi. Nyeri payudara pun bisa diatasi dengan cara yang tepat. Selamat menyimak!

Apakah nyeri payudara umum terjadi saat hamil?

Mungkin masih banyak ibu hamil terutama wanita hamil untuk pertama kalinya merasa bingung, gelisah, bahkan panik saat merasakan nyeri di payudaranya. Janganlah bingung dan panik akan hal tersebut.

Payudara sakit saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Seharusnya Anda tenang karena itu merupakan tahap di mana tubuh Anda mulai mempersiapkan ‘mesin susu’ untuk buah hati tercinta. Selama nyeri payudara terasa wajar maka Anda tak perlu khawatir.

Kapan payudara mulai terasa sakit saat hamil?

Biasanya, ibu hamil akan mulai merasakan nyeri payudara di trimester pertama. Sejak usia kandungan memasuki minggu ke-4, payudara mulai terasa sakit dan berlanjut sampai akhir trimester pertama.

Akan tetapi, tidak semua ibu hamil menyadari rasa nyeri ini. Ada ibu hamil yang tidak merasakan nyeri sama sekali, ada yang merasa nyeri sedikit, dan ada pula yang merasa cukup nyeri. Jadi, rasa nyeri payudara bisa jadi berbeda pada ibu hamil tertentu.

Apa penyebab payudara sakit saat hamil?

Rasa nyeri yang terjadi pada payudara Anda selama masa kehamilan memiliki beberapa penyebab yang terkait dengan perubahan tubuh saat hamil. Penyebab payudara nyeri saat hamil tidaklah sama dengan penyebab nyeri payudara karena sebuah penyakit tertentu.

Beberapa penyebab nyeri payudara saat hamil bisa Anda lihat di bawah ini!

1. Pertumbuhan kelenjar susu

Ada dua hormon kehamilan yang utama, yaitu hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut bisa dikatakan sebagai penyebab utama payudara nyeri saat hamil. Hormon estrogen dan progesteron serta prolaktin memberikan rangsangan terhadap kelenjar susu di dalam payudara Anda.

Akibatnya, kelenjar susu di dalam payudara Anda mengalami pertumbuhan. Kelenjar susu mulai tumbuh dan bersiap untuk menyediakan makanan utama bayi yang paling baik yaitu ASI (air susu ibu).

Baca Juga: Lengkap, Berbagai Jenis Hormon Kehamilan dan Fungsinya

2. Perkembangan saluran di jaringan payudara

Tidak hanya kelenjar susu, saluran-saluran yang ada di dalam jaringan payudara Anda juga ikut mengalami perkembangan. Saluran susu yang ada di dalam payudara akan terdorong untuk berkembang sebagai akibat rangsangan dari hormon estrogen dan progesteron.

Saluran susu Anda akan menjadi lebih besar. Itu akan mulai memproduksi dan menyimpan ‘cairan emas’ (kolostrum) yang sangat berharga bagi bayi Anda. Perkembangan saluran susu tersebut menimbulkan rasa sakit pada payudara Anda.

3. Peningkatkan volume darah di payudara

Payudara sakit saat hamil tidak hanya terkait dengan persiapan pemberian ASI untuk bayi. Rasa nyeri pada payudara ini juga disebabkan karena adanya peningkatan volume aliran darah selama masa kehamilan.

Peningkatan volume darah ini juga merambah ke bagian payudara Anda dan meninggalkan efek nyeri. Hormon progesteron dan human chorionic gonadotropin (hCG) adalah hormon yang berperan terhadap peningkatan volume darah di payudara.

4. Nyeri di sekitar puting

Payudara nyeri saat hamil juga meliputi bagian puting. Ada hormon kehamilan tertentu yang menyebabkan perubahan melanosit sehingga warna puting mengalami perubahan. Warna puting Anda akan menjadi lebih gelap.

Hal ini kerap kali membuat sebagian besar ibu hamil merasakan nyeri pada bagian puting. Anda tidak perlu cemas karena perubahan ini baik bagi bayi Anda. Warna puting yang menjadi lebih gelap akan memudahkan bayi Anda untuk melihatnya dan menghisap.

5. Pertambahan massa lemak payudara

Perubahan hormonal memang menjadi penyebab utama payudara sakit saat hamil. Akan tetapi, itu bukan satu-satunya alasan. Mayoritas ibu hamil akan mengalami peningkatan nafsu makan dan akhirnya menyebabkan peningkatan berat badan.

Berat badan yang terus meningkat juga memengaruhi pertambahan massa lemak di dalam payudara Anda. Adanya penambahan massa lemak ini membuat isi payudara semakin sesak dan padat. Akibatnya, Anda akan merasakan nyeri payudara.

Cara mengatasi payudara nyeri saat hamil

Meskipun nyeri payudara adalah sebuah hal yang umum terjadi tetapi ini bisa diatasi dengan melakukan beberapa hal. Ada beberapa cara mengatasi payudara sakit saat hamil yang mudah dilakukan di rumah.

Cobalah beberapa cara rumahan ini untuk mengatasi nyeri payudara ketika hamil!

1. Kompres dingin

Cara mengatasi payudara yang nyeri ketika hamil bisa dilakukan dengan mengompres payudara menggunakan air dingin. Letakkanlah lap yang di dalamnya ada es batu lalu pada payudara Anda. Bagi sebagian ibu hamil, cara ini bekerja mengurangi rasa nyeri.

Baca Juga: Jangan Marah, Jika Tak Ingin Janin Anda Mengalami Hal Ini!

2. Kompres hangat

Memang tidak semua ibu hamil yang mengalami nyeri payudara memberikan respon yang positif terhadap kompres dingin. Jika kompres dingin tidak bekerja bagi Anda maka cobalah memberikan kompres hangat pada area sekitar payudara Anda.

3. Pijat payudara

Payudara nyeri saat hamil juga bisa diatasi dengan melakukan pemijatan payudara. Gunakanlah minyak gosok atau krim pijat yang aman bagi ibu hamil untuk melakukan teknik pijatan di sekitar payudara. Pijatlah payudara dengan gerakan melingkar secara perlahan. Jangan sampai pemijatan mengenai bagian puting!

4. Pakai bh yang nyaman

Biasanya ukuran bh Anda akan bertambah satu atau dua ukuran dari ukuran semula. Jika Anda masih menggunakan bh dengan ukuran yang lama maka payudara Anda akan terjepit dan membuat rasa nyeri semakin bertambah.

Oleh karena itu, ukuran bh yang sesuai bisa mengatasi payudara sakit saat hamil. Biasanya sport bra banyak dipilih oleh ibu hamil karena ukurannya yang lebih besar. Selain ukuran, pilihlah bh yang menggunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat seperti katun.