Terbit: 5 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Segala sesuatu yang kita lakukan tentunya memiliki risiko, tak terkecuali dengan olahraga. Setiap jenis olahraga apapun akan memberikan risiko cedera, bahkan sampai terjadi keretakan tulang jika tidak dilakukan dengan waspada dan hati-hati.

Awas, Inilah Penyebab Tulang Kaki Bisa Retak Saat Lari

Salah satu olahraga yang mengakibatkan terjadinya retak pada tulang kaki adalah lari. Ya, lari memang menjadi olahraga favorit bagi kebanyakan orang. Sebab, olahraga yang satu ini sangat fleksibel, artinya bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Oleh karenanya, banyak orang yang suka melakukan olahraga ini.

Namun, tanpa berbekal pengetahuan khusus, tak sedikit orang yang mengalami cedera serius karena lari. Adapun salah satu cedera yang paling parah adalah terjadinya keretakan tulang. Memang terdengar mengerikan, tapi itulah yang terjadi. Maka dari itu ada baiknya Anda mengetahui penyebab kenapa terjadinya retak tulang tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, keretakan tulang kaki bisa terjadi akibat tekanan yang hebat atau stress factrure. Kondisi ini akibat adanya benturan dan gesekan yang keras tanpa disadari oleh seseorang. Banyak pakar yang mengatakan kalau tulang kaki yang rentan mengalami ini adalah bagian jari, khususnya tiga jari tengah pada kaki. Selebihnya, memiliki kekuatan yang cukup tangguh sehingga kecil kemungkinan terjadi keretakan.

Faktor atau penyebab yang umum terjadi adalah karena penggunaan sepatu yang tidak pas, alias kekecilan. Di mana pada kondisi ini, jari kaki akan menekuk dengan intensitas dan waktu yang cukup lama. Sehingga tanpa disadari, akan terjadi gesekan dan tekanan yang hebat. Apalagi jika Anda melakukan lari dengan kecepatan tinggi. Alhasil terjadilah keretakan yang tidak disangka-sangka.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Biasanya, Anda tidak akan sadar dan tidak menyadari terjadinya kondisi ini dikarenakan Anda sedang fokus dalam mengatur pola napas dan rasa lelah. Namun, setelah Anda berhenti barulah Anda akan menyadari adanya rasa nyeri pada bagian yang retak tersebut.

Untuk itu, jika Anda tidak memiliki teori khusus berlari, lebih baik Anda menjaga diri dengan menggunakan sepatu yang cocok dan pas pada kaki agar tidak terjadi tekanan dan gesekan yang berarti.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi