Terbit: 26 Februari 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Patah tangan terjadi ketika satu atau lebih tulang di tangan patah akibat kecelakaan, jatuh, atau olahraga. Ketahui penjelasan lengkap mengenai gejala, diagnosis, hingga penanganan yang bisa Anda lakukan.

Patah Tangan: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Apa Itu Patah Tangan?

Patah tangan adalah patah pada salah satu tulang yang ada di tangan termasuk tulang kecil (phalanges) dan tulang panjang di dalam telapak tangan (metacarpal). Keadaan ini dapat disebabkan oleh jatuh, cedera akibat benturan, cedera terpelintir, atau kontak langsung saat olahraga.

Dalam banyak kasus, orang patah tangan akan sembuh dengan baik dengan perawatan nonbedah. Meski begitu, hal itu tergantung pada jenis dan lokasi fraktur. Anda mungkin menggunakan gips, belat, atau buddy straps untuk beberapa waktu tertentu.

Pada kasus patah tulang yang tidak sejajar, pembedahan mungkin diperlukan untuk menyetel kembali potongan tulang yang patah.

Gejala Patah Tangan

Berikut adalah tanda dan gejala tangan yang patah, di antaranya:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

  • Nyeri hebat yang mungkin memburuk saat menggenggam, meremas, atau menggerakkan tangan.
  • Pembengkakan.
  • Memar.
  • Deformitas yang terlihat jelas, seperti jari yang bengkok.
  • Kekakuan atau ketidakmampuan untuk menggerakkan jari.
  • Mati rasa di tangan atau jari.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Jika Anda merasa tangan Anda patah, segera temui dokter, terutama jika Anda mengalami mati rasa, bengkak, atau kesulitan menggerakkan jari-jari. Penundaan dalam diagnosis dan pengobatan dapat menyebabkan penyembuhan yang buruk, penurunan rentang gerak, dan penurunan kekuatan genggaman.

Penyebab Patah Tangan

Kondisi ini dapat disebabkan oleh pukulan langsung atau cedera yang menghancurkan. Tabrakan kendaraan bermotor dapat menyebabkan tulang tangan patah, terkadang berkeping-keping, dan sering kali memerlukan perbaikan melalui operasi.

Faktor Risiko Patah Tangan

Peningkatan risiko terjadi jika Anda melakukan olahraga seperti sepak bola, rugby, atau hoki. Selain itu, osteoporosis juga dapat meningkatkan risiko tangan patah karena ini keadaan ini membuat tulang melemah.

Diagnosis Patah Tangan

Saat Anda mencurigai tangan Anda patah, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk kelainan bentuk, mobilitas, dan kekuatan.

Dokter akan menyentuh jari, tangan, dan pergelangan tangan untuk mengetahui area mana yang paling sakit. Cara ini juga membantu dokter memutuskan apakah ada kerusakan pada pembuluh darah, saraf, atau tendon pada tangan.

Selain itu, Anda juga bisa menjalani pemeriksaan sinar-X untuk menentukan apakah ada tulang yang patah. Jika patah tulang terlihat, keputusan akan dibuat untuk menentukan perawatan yang tepat untuk cedera tersebut.

Ada kalanya patah tulang mungkin tidak terlihat pada sinar-X tetapi dapat dicurigai berdasarkan gejala atau cara cedera terjadi. Dalam kasus ini, tes lain seperti CT scan dan MRI, dapat membantu dalam mendeteksi cedera yang lebih ringan.

Baca Juga: 12 Makanan untuk Patah Tulang agar Pulih Lebih Cepat

Pengobatan Patah Tangan

Jika ujung tulang yang patah tidak sejajar, mungkin ada celah di antara potongan tulang atau fragmen mungkin tumpang tindih. Dokter perlu memanipulasi potongan kembali ke posisinya, prosedur yang dikenal sebagai reduction. Bergantung pada rasa sakit dan bengkak yang Anda alami, prosedur mungkin memerlukan anestesi lokal atau umum sebelum dilakukan.

Apa pun perawatannya, penting untuk menggerakkan jari-jari secara teratur saat fraktur sembuh agar tidak terjadi kekakuan. Tanyakan pada dokter tentang cara terbaik untuk menggerakkan tangan yang aman. Merokok dapat menunda atau mencegah penyembuhan tulang, oleh karena itu Anda harus menghentikan kebiasaan ini.

  • Membatasi Aktivitas Fisik

Membatasi gerakan pada orang patah tangan adalah sesuatu penting untuk mendukung kesembuhan. Biasanya Anda membutuhkan belat dan gips untuk mendukung kesembuhan. Guna mengurangi pembengkakan dan nyeri, Anda disarankan menjaga posisi tangan di atas jantung sebanyak mungkin.

  • Obat-obatan

Guna mengurangi rasa sakit, dokter mungkin akan merekomendasikan obat pereda nyeri yang dijual bebas. Jika rasa sakit menjadi parah, Anda mungkin memerlukan obat opioid seperti kodein.

Obat antiinflamasi nonsteroid dapat membantu meredakan nyeri tetapi juga dapat menghambat penyembuhan tulang, terutama jika digunakan dalam jangka panjang. Konsultasikan dengan dokter apakah Anda bisa meminumnya untuk menghilangkan rasa sakit.

Jika Anda mengalami patah tulang terbuka, di mana Anda memiliki luka atau kerusakan pada kulit di dekat lokasi luka, kemungkinan besar Anda akan diberi antibiotik untuk mencegah infeksi yang bisa mencapai tulang.

  • Terapi

Setelah gips atau belat dilepas, Anda mungkin memerlukan latihan rehabilitasi atau terapi fisik untuk mengurangi kekakuan dan mengembalikan gerakan tangan normal. Rehabilitasi dapat membantu, tetapi bisa memakan waktu beberapa bulan atau lebih untuk penyembuhan total.

  • Prosedur Bedah dan Lainnya

Anda mungkin memerlukan pembedahan untuk menanamkan pin, pelat, batang, atau sekrup, untuk menahan tulang di tempatnya saat mereka sembuh. Cangkok tulang dapat digunakan untuk membantu penyembuhan. Opsi ini mungkin diperlukan jika Anda memiliki:

  • Fraktur terbuka.
  • Fraktur saat potongan tulang bergerak sebelum sembuh.
  • Fragmen tulang lepas yang bisa masuk ke sendi.
  • Kerusakan pada ligamen, saraf, atau pembuluh darah di sekitarnya.
  • Fraktur menyebabkan masalah sendi.

Komplikasi Patah Tangan

Meski komplikasi adalah sesuatu yang jarang terjadi, keadaan ini juga bisa menyebabkan keparahan lainnya, seperti:

  • Kekakuan, nyeri, atau cacat yang berkelanjutan. Kekakuan atau nyeri di area yang terkena biasanya hilang setelah gips dilepas atau usai prosedur operasi. Namun, beberapa orang mengalami kekakuan atau nyeri permanen.
  • Fraktur yang meluas ke sendi dapat menyebabkan radang sendi bertahun-tahun kemudian.
  • Kerusakan saraf atau pembuluh darah. Trauma pada tangan bisa melukai saraf dan pembuluh darah yang berdekatan.

Pencegahan Patah Tangan

Pada beberapa kasus, mustahil untuk mencegah kejadian tak terduga yang kerap menyebabkan patah tulang. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

Membangun kekuatan tulang

  • Konsumsi makanan bergizi dengan kalsium dan vitamin D yang cukup.
  • Lakukan banyak olahraga menahan beban, seperti jalan cepat.
  • Berhenti merokok jika Anda seorang perokok.

Mencegah terjatuh

  • Mengenakan sepatu yang sesuai ukuran.
  • Singkirkan barang-barang yang dapat membuat Anda tersandung di rumah, seperti karpet.
  • Atur penerangan ruangan yang cukup.
  • Rutin memeriksakan kondisi mata.
  • Memasang pegangan di kamar mandi dan tangga.
  • Hindari permukaan yang licin.

 

  1. Anonim. Broken Hand. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/broken-hand. (Diakses pada 26 Februari 2021).
  2. Anonim. Broken hand. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-hand/symptoms-causes/syc-20450240. (Diakses pada 26 Februari 2021).
  3. Cluett, Jonathan. 2020. Hand Fractures Diagnosis and Treatment. https://www.verywellhealth.com/hand-fractures-2549465. (Diakses pada 26 Februari 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi