Pare adalah salah satu jenis sayur yang cukup unik. Meski rasanya sangat pahit, dalam realitanya banyak orang yang suka mengonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh adanya kepercayaan bahwa rutin makan pare bisa mencegah datangnya penyakit. Hanya saja, apakah benar jika pare bisa mencegah datangnya kanker?

pare-doktersehat

Dampak Makan Pare bagi Risiko Kanker

Sebelumnya, pare dikenal luas sebagai sayuran yang dianggap mampu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah diabetes. Hanya saja, penelitian yang dilakukan oleh Profesor Ratna Ray dan rekan-rekannya yang ada di St. Louis University, Missouri, Amerika Serikat membuktikan bahwa sayuran ini juga bisa mencegah perkembangan tumor dan kanker. Fakta ini diungkap dalam jurnal berjudul Cell Communication and Signalling.

Dalam penelitian yang menggunakan tikus percobaan ini, para peneliti menggunakan ekstrak pare untuk mengetahui dampaknya pada beberapa jenis sel kanker layaknya kanker payudara, kanker prostat, kanker leher, dan kanker kepala. Hasil pengujian laboratorium mengungkap fakta bahwa ekstrak dari pare mampu mencegah sel-sel kanker menggandakan diri sehingga tidak akan menyebar.

Bahkan, pada tikus percobaan, ditemukan fakta bahwa perkembangan kanker lidah bisa dihambat dengan signifikan dengan ekstrak pare. Hal ini disebabkan oleh kemampuan ekstrak pare dalam mempengaruhi molekul yang bisa membuat glukosa atau lemak menyebar hingga ke seluruh tubuh. Jika sampai penyebaran ini terhambat, sel-sel kanker tidak akan mendapatkan sumber energi cukup untuk menyebar dan akhirnya mati.

“Seluruh penelitian yang menggunakan model hewan membuktikan bahwa ekstrak pare bisa menurunkan perkembangan tumor hingga 50 persen,” ucap Ray.

Hanya saja, penelitian ini belum dilakukan dengan manusia sehingga belum jelas apakah dampaknya juga akan sama layaknya pada tikus. Satu hal yang pasti, penelitian lebih lanjut akan dilakukan demi mengetahui dampaknya.

“Kami akan melakukan penelitian lain dengan menggunakan obyek pasien kanker untuk mengetahui apakah pare memang bisa memberikan manfaat untuk membantu proses penyembuhannya,” terang Ray.

Berbagai Manfaat Makan Pare

Ada banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan jika rutin makan pare. Berikut adalah berbagai manfaat tersebut.

  1. Baik bagi Kesehatan Pencernaan

Pare termasuk dalam makanan yang sangat baik bagi kesehatan pencernaan kita. Sebagai contoh, rutin mengonsumsinya bisa membuat kita mengendalikan produksi asam lambung. Sekresi lendir di dalam saluran pencernaan juga akan meningkat sehingga bisa mencegah masalah tukak lambung. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi terbukti bisa mencegah masalah sembelit atau susah buang air besar.

  1. Membantu Menjaga Berat Badan

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pare tinggi kandungan serat. Dampaknya tak hanya akan membuat pencernaan menjadi semakin sehat, namun juga bisa membuat berat badan menurun. Hal ini berarti, jika kita sedang dalam program diet, tak ada salahnya untuk rutin makan pare.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Tak hanya mengonsumsi pare secara rutin, mengonsumsi air rebusan daun pare juga disebut-sebut bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini tentu akan berimbas positif pada menurunnya risiko terkena infeksi atau berbagai masalah kesehatan lainnya.

  1. Menyehatkan Jantung

Rutin makan pare akan mengendalikan kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini tentu akan membuat pembuluh darah menjadi lebih sehat dan tidak mudah mengalami sumbatan. Risiko terkena serangan jantung, stroke, dan berbagai masalah kardiovaskular lainnya bisa diturunkan dengan signifikan. Selain itu, pare ternyata juga bisa membantu membersihkan racun di dalam darah dan membuat sirkulasinya semakin membaik.

  1. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan antioksidan dan vitamin C di dalam pare sangatlah tinggi. Tak hanya bisa membuat sistem kekebalan tubuh meningkat, hal ini juga bisa membuat kita mencegah penuaan dini. Kulit pun akan terasa sehat, awet muda, dan tidak mudah terkena masalah seperti keriput dan jerawat.

 

Sumber:

  1. Cohut, Maria. 2020 How might bitter melon help treat cancer?.medicalnewstoday.com/articles/327463.php#1. (Diakses pada 15 Januari 2020).