Terbit: 14 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter


Pantangan asam urat harus dihindari bagi penderitanya agar penyakit ini tidak kambuh dan memburuk. Asam urat adalah peradangan pada sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di sendi. Gejalanya bisa muncul secara tiba-tiba yang menyebabkan ketidaknyamanan, sehingga penderitanya harus menghindari sejumlah penyebab. Apa saja? Baca terus untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pantangan makanan asam urat!

pantangan-asam-urat-doktersehat

Purin Menjadi Penyebab Asam Urat

Penderita asam urat disarankan untuk menjalani pantangan asam urat, yakni makanan yang mengandung banyak purin. Purin adalah zat yang ditemukan secara alami dalam tubuh, tetapi zat ini juga terkandung dalam makanan tertentu.

Purin merupakan zat yang diolah tubuh menjadi asam urat dan ini normal. Kadar asam urat yang normal tergolong aman, tetapi kadar asam urat dalam tubuh terlalu banyak akan menyebabkan ginjal kesulitan membuangnya melalui feses dan urine. Kondisi ini menyebabkan penumpukan kristal asam urat di persendian. Gejalanya termasuk nyeri sendi, pembengkakan, dan peradangan.

Makanan Pantangan Asam Urat

Mengingat purin adalah penyebab asam urat dan terkandung dalam makanan tertentu, maka benar-benar harus dihindari!

Berikut sejumlah makanan tertentu yang menjadi pantangan penderita asam urat:

1. Bayam

Makanan pantangan asam urat yang pertama adalah bayam. Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang menyehatkan karena mengandung banyak zat besi, vitamin C, luteins, beta-karoten dan flavonoid.

Sayangnya, bagi orang yang menderita asam urat, bayam merupakan salah satu sayuran yang harus dihindari karena memiliki kandungan purin tinggi. Menurut tabel makanan AcuMedico, bayam memiliki 57 gram purin untuk setiap 100 gram bayam.

2. Kembang Kol

Kembang kol adalah sayuran silangan yang tidak sering ditemukan di dalam makanan lain, tetapi sering kali disajikan dalam campuran sayuran atau sebagai lauk.

Kembang kol termasuk dalam daftar sayuran mengandung purin dengan jumlah yang tinggi, sehingga menjadi salah satu makanan penyebab asam urat. Masih menurut AcuMedico, purin yang terkandung di dalam kembang kol adalah 51 gram per 100 gram kembang kol.

3. Asparagus

Asparagus mengandung banyak folat dan kalium yang bagus untuk pembentukan sel darah merah dan mencegah berbagai penyakit.

Namun, asparagus juga merupakan salah satu sayur yang menjadi makanan pantangan asam urat karena mengandung banyak purin. Menurut AcuMedico, terdapat 23 gram purin dalam 100 gram asparagus.

4. Jamur

Makanan yang bukan termasuk ke dalam sayuran ini dapat memicu asam urat karena sebanyak 100 gram jamur mengandung sekitar 92 sampai 17 gram purin. Tentu makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi untuk menghindari penumpukan asam urat pada sendi.

5. Jeroan

Jeroan yang sering digunakan dalam soto ini adalah makanan penyebab asam urat yang perlu dihindari oleh penderita asam urat. Contohnya, organ hati pada hewan memiliki kandungan purin yang sangat tinggi. Jeroan lainnya yang mengandung purin seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, dan ginjal.

6. Daging Merah

Beberapa kategori daging merah seperti daging sapi, daging kerbau, daging kambing, daging domba, dan daging kuda menjadi makanan pantangan asam urat karena dianggap tinggi purin.

Perlu diingat, daging angsa dan daging bebek juga termasuk ke dalam kategori daging merah. Jadi, perlu dihindari juga untuk penderita asam urat.

7. Seafood

Seafood atau makanan laut adalah salah satu makanan penyebab asam urat karena mengandung purin. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari makanan laut bagi penderita penyakit ini.

Makanan laut yang mengandung purin, termasuk udang, kepiting, remis, tiram, dan cumi-cumi. Seafood yang diawetkan juga menjadi penyebabnya, yakni ikan kalengan seperti sarden dan seafood kalengan lainnya.

8. Kedelai Olahan

Beberapa makanan dan minuman berbahan kedelai adalah tahu, tempe, tauco, susu kedelai, dan makanan berbahan kedelai lainnya.

Sayangnya, pasien dengan penyakit asam urat harus membatasi konsumsi makanan kedelai olahan ini karena mengandung banyak purin. Padahal makanan favorit Indonesia ini selain harganya lebih murah, juga tinggi protein.

9. Gula

Meskipun kandungan purin dalam gula rendah, Anda masih disarankan untuk tidak makan makanan yang mengandung gula. Selain dapat menyebabkan diabetes atau obesitas, konsumsi gula yang berlebihan dapat memperburuk gejala rematik dari penyakit asam urat. Oleh karena itu, usahakan untuk menghindarinya.

Begitu pula mengonsumsi minuman yang mengandung fruktosa, karena dapat meningkatkan kadar asam urat. Jika ingin memanjakan lidah dengan sesuatu yang manis, Anda bisa makan buah-buahan segar.

10. Nangka

Nangka merupakan buah yang juga menjadi makanan penyebab asam urat karena mengandung tinggi purin. Jika tidak ingin asam urat kambuh atau tambah parah, sebaiknya jangan makan nangka.

Purin juga mengganggu fungsi ginjal karena tidak dapat dicerna dan dikeluarkan oleh tubuh. Penumpukan asam urat pada ginjal dapat menjadi penyebab batu ginjal.

11. Nanas

Buah nanas ternyata juga dapat menyebabkan asam urat, karena nanas akan difermentasi menjadi alkohol di dalam pencernaan. Ini karena alkohol dapat menyabebkan asam urat. Selengkapnya akan dijelaskan tentang alkohol dalam poin berikutnya.

12. Apel

Satu penelitian menemukan bahwa makan apel dapat meningkatkan risiko asam urat dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi buah per bulan. Ini karena buah apel mengandung fruktosa sangat tinggi. Sering mengonsumsi apel secara teoritis dapat menyebabkan masalah bagi penderita asam urat.

13. Durian

Makanan yang harus dihindari penderita asam urat selanjutnya adalah durian. Buah ini mengandung tinggi kolesterol. Buah durian adalah pantangan makanan asam urat dan kolesterol karena keduanya dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, radang, dan hipertensi.

14. Susu Tinggi Lemak

Produk susu tinggi lemak seperti susu murni dan es krim biasanya menjadi pantangan asam urat. Susu berlemak tinggi diketahui mengandung purin.

Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa meningkatkan jumlah asupan produk susu rendah lemak, termasuk keju, yoghurt, dan es krim, dapat mengurangi risiko terkena asam urat. Kuncinya adalah memilih produk susu yang rendah lemak atau bebas lemak.

15. Minuman Beralkohol

Minuman hasil fermentasi menjadi alkohol merupakan pantangan asam urat dikarenakan dapat meningkatkan kadar asam urat. Minuman dan makanan yang mengandung alkohol, termasuk tape, bir, dan tuak pahit.

Baca Juga: Asam Urat: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Makanan yang Bagus untuk Penderita Asam Urat

Bila ada yang dihindari tentu ada juga yang dianjurkan. Berikut ini beberapa makanan yang bisa dikonsumsi sekaligus membantu mengatasi asam urat:

  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium yang tinggi seperti kentang, yoghurt, dan pisang.
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya, dan stroberi.
  • Buah dan sayuran untuk mengatasi penyakit asam urat, termasuk buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai, dan tomat.
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti, dan ubi. Namun, mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup.

Berapa Kadar Asam Urat yang Normal?

Guna mengetahui kadar asam urat dalam darah, perlu dilakukan pemeriksaan dengan dua cara di laboratorium, yakni enzimatik dan teknik biasa. Kadar asam urat normal menurut tes enzimatik maksimum 7 mg/dl, sedangkan pada teknik biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl.

Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat tinggi melampaui standar normal tersebut, penderita dimungkinkan mengalami asam urat.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5–7 mg/dl dan pada perempuan 2,6–6 mg/dl. Kadar asam urat di atas normal disebut hiperurisemia.

Pengobatan Asam Urat

Perawatan asam urat biasanya melibatkan obat-obatan yang diresepkan dokter berdasarkan pada kesehatan penderitanya. Menjalani perubahan gaya hidup juga membantu mengatasi asam urat.

1. Obat-Obatan

Obat asam urat dapat digunakan untuk mengobati serangan akut dan mencegah kekambuhan. Obat-obatan juga dapat mengurangi risiko komplikasi dari asam urat, seperti pengembangan tophi dari deposit kristal urat.

Obat-obatan untuk mengatasi asam urat, termasuk:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
  • Colchicine
  • Kortikosteroid

2. Perubahan Gaya Hidup

Obat-obatan seringkali merupakan cara paling efektif untuk mengobati asam urat akut dan dapat mencegah serangan asam urat berulang. Namun, menjalani perubahan gaya hidup tertentu juga penting untuk mengatasi asam urat, di antaranya:

  • Banyak minum air. Memperbanyak minum air agar tetap menghidrasi tubuh untuk mencegah asam urat.
  • Protein. Makanlah daging tanpa lemak, susu rendah lemak, dan makanan sumber protein lainnya.
  • Kurangi lemak. Mengurangi asupan lemak jenuh dari daging merah, unggas berlemak, dan produk susu tinggi lemak dapat menurunkan risiko asam urat.
  • Menurunkan berat badan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko asam urat. Untuk itu, menurunkan berat badan bisa menurunkan risiko asam urat.
  • Rajin olahraga. Berolahraga secara teratur dan menurunkan berat badan. Menjaga berat badan yang sehat untuk mengurangi risiko asam urat.

_

Itulah sejumlah makanan yang harus dihindari penderita asam urat hingga pengobatan yang alami maupun secara medis.

Selalu ingat pantangan asam urat yang telah dijelaskan di atas, agar tidak kambuh. Guna memastikan langkah untuk perawatan dan pencegahan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. Tana tahun. Gout: Foods to Avoid to Prevent Gout Attacks. https://www.healthxchange.sg/food-nutrition/food-tips/gout-foods-avoid-prevent-gout-attacks. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  2. Butler, Natalie. 2019. What to eat and what to avoid with gout. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315732. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  3. ?Harding, Anne. 2019. What Causes Gout? 8 Foods That Trigger Attacks. https://www.health.com/condition/gout/what-causes-gout-8-foods-that-trigger-attacks?slide=0cfdddb1-852a-40a1-a9f4-37582b071b9c#0cfdddb1-852a-40a1-a9f4-37582b071b9c. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  4. Leech, Joe . 2018. 6 Risky Foods To Avoid With Gout (No. 5 Was Unexpected). https://www.dietvsdisease.org/foods-to-avoid-with-gout/. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  5. Mayo Clinic Staff. 2019. Gout. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gout/symptoms-causes/syc-20372897. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  6. Mayo Clinic Staff. 2018. Gout diet: What’s allowed, what’s not. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  7. Orenstein, Beth W. 2011. What Not to Eat When You Have Gout. https://www.everydayhealth.com/gout-pictures/what-not-to-eat-when-you-have-gout.aspx. (Diakses pada 14 Mei 2020)
  8. Raman, Ryan. 2017. Best Diet for Gout: What to Eat, What to Avoid. https://www.healthline.com/nutrition/best-diet-for-gout.(Diakses pada 14 Mei 2020)



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi