Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Endometriosis adalah penebalan jaringan endometrium yang tidak normal. Penebalan ini menyebabkan area rahim mengalami iritasi, kista, munculnya jaringan parut, dan menstruasi dengan perdarahan yang cukup parah.

Panduan Makan untuk Wanita yang Memiliki Endometriosis

Endometriosis juga menyebabkan gangguan saat wanita berkemih hingga berhubungan badan. Jaringan yang menebal pada endometrium menekan organ lain sehingga rasa sakit kerap dirasakan dan membuat wanita jadi nyaman.

Untuk mengatasi dan mencegah endometriosis semakin parah, pengobatan yang rutin harus dilakukan. Selain itu, pola makan juga harus benar dan mematuhi beberapa aturan di bawah ini.

Makanan yang boleh dikonsumsi

Ada beberapa kriteria makanan yang boleh dikonsumsi oleh mereka yang sudah memiliki endometriosis di dalam rahimnya.

  • Makanan berserat. Makanan dengan kadar serat tinggi seperti sayuran bisa mengurangi rasa sakit saat menstruasi.
  • Makanan dengan zat besi. Saat terjadi perdarahan tubuh akan banyak mengeluarkan zat besi yang baik untuk hemoglobin. Untuk mengatasi kondisi ini perbanyak makan bayam, telur, susu, dan ikan.
  • Makanan dengan omega 3. Makanan dengan omega 3 seperti tuna dan sarden akan meringankan nyeri saat PMS dan sesudahnya.
  • Makanan dengan antioksidan tinggi. Aneka buah yang mengandung antioksidan tinggi mengurangi peradangan atau penyebaran penyakit.

Makanan yang harus dihindari

Makanan yang harus dihindari oleh penderita endometriosis terdiri dari:

  • Makanan dengan lemak trans tinggi. Makanan ini memicu endometriosis muncul dan semakin parah.
  • Daging merah berlemak. Lebih baik diganti dengan daging ayam atau daging tanpa lemak yang lebih sehat.
  • Peluang wanita mengalami endometriosis semakin tinggi saat mereka mengonsumsi alkohol apa pun jenisnya.
  • Minuman mengandung kafeina seperti kopi tidak baik dikonsumsi wanita secara berlebihan. Kondisi ini bisa menyebabkan risiko terkena endometriosis dua kali lebih besar.

Semoga aturan makanan penderita endometriosis di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan agar bisa hidup lebih sehat.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi