Terbit: 18 November 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

DokterSehat.Com– Jika overdosis (Ergomar) segera cari bantuan medis darurat atau hubungi bantuan keracunan segera di nomor (021) 4250767 atau (021) 4227875. Overdosis ergotamin bisa berakibat fatal.

Ergotamin – Overdosis dan Interaksi Obat

Overdosis dapat menyebabkan muntah, bingung, kantuk, denyut lemah di lengan dan kaki, mati rasa dan kesemutan atau nyeri di tangan atau kaki Anda, jari atau jari kaki berwarna biru, pingsan, dan kejang.

Apa yang harus saya hindari saat memakai ergotamine (Ergomar)?
Jangan memakai ergotamine dalam waktu 24 jam sebelum atau sesudah menggunakan obat sakit kepala migrain lain, termasuk:

  • dihydroergotamine (D.H.E. 45, Migranal), kafein dan ergotamin (Cafergot, Ercaf, Wigraine), ergonovin (Ergotrate), methylergonovine (Methergine), methysergide (Sansert)
  • almotriptan (rujukan), eletriptan (Relpax), frovatriptan (Frova), naratriptan (Amerge), sumatriptan (Imitrex), rizatriptan (Maxalt, Maxalt-MLT), atau zolmitriptan (Zomig)

Jus anggur dan anggur dapat berinteraksi dengan ergotamin dan menyebabkan efek berbahaya. Diskusikan penggunaan produk anggur dengan dokter Anda. Jangan menambah atau mengurangi jumlah produk anggur dalam makanan Anda tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda.

Apa obat lain yang akan mempengaruhi ergotamine (Ergomar)?
Banyak obat bisa berinteraksi dengan ergotamin. Berikut adalah sebagian daftar obat tersebut. Bicarakan dengan dokter Anda sebelum memakai ergotamin jika Anda juga mengkonsumsi:

  • pil KB
  • zileuton (Zyflo)
  • obat flu atau alergi
  • nikotin (Nicoderm, Nicorette)
  • pil diet, stimulan, atau pengobatan untuk mengobati ADHD (seperti Ritalin atau Adderall);
  • antidepresan seperti fluoxetine (Prozac, Sarafem), fluvoxamine (Luvox), nefazodone (Serzone), paroxetine (Paxil), sertraline (Zoloft), dan lainnya
  • antibiotik seperti metronidazol (Flagyl)
  • clotrimazole (Mycelex Troche), flukonazol (Diflucan), atau obat antijamur lainnya;
  • nitrogliserin atau obat-obatan nitrat lainnya seperti isosorbide (Isordil, Dilatrate, Imdur, Monoket);
  • obat jantung atau tekanan darah seperti atenolol (Tenormin), carvedilol (Coreg), labetalol (Normodyne, Trandate), metoprolol (Lopressor, Toprol), nadolol (Corgard), propranolol (Inderal, InnoPran), sotalol (Betapace), dan lain-lain

Daftar ini tidak lengkap dan obat lain bisa berinteraksi dengan ergotamine. Beritahu dokter tentang semua obat yang Anda gunakan. Ini termasuk obat yang diresepkan, obat warung, vitamin, dan produk herbal. Jangan memulai pengobatan baru tanpa memberi tahu dokter Anda. Simpan daftar semua obat Anda dan tunjukkan ke penyedia layanan kesehatan yang merawat Anda

Dimana saya bisa mendapatkan lebih banyak informasi?
Apoteker Anda atau pelayan kesehatan Anda dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang ergotamine.

Ergotamin: 1 2 3 4 5

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi