Terbit: 1 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Ada beberapa kondisi yang menyebabkan wanita menghindari aktivitas seks dengan pasangan. Pertama saat mereka mengalami keputihan atau sedang menstruasi. Seks yang dilakukan pada fase ini dianggap berbahaya.

Manfaat Orgasme yang Hebat pada Wanita Hamil

Kedua saat wanita sedang hamil. Kondisi hamil dan memiliki bayi di dalam tubuh membuat wanita takut untuk berhubungan. Penetrasi yang dilakukan bisa saja menyebabkan bayi yang ada di dalam kandungan gugur.

Sebenarnya seks saat hamil tidaklah dilarang. Bahkan beberapa dokter menganjurkannya karena bisa membantu proses persalinan. Benarkah demikian?

Seks, orgasme, dan ketakutan wanita pada keguguran

Salah satu ketakutan terbesar dari wanita hamil yang akan berhubungan seks dengan pasangannya adalah keguguran. Saat mengalami orgasme, mereka takut getaran atau kondisi kejangnya membuat bayi terangsang untuk keluar.

Saat sedang orgasme, tubuh wanita akan mengejang dengan hemat. Area di sekitar perut juga akan tegang dan kram. Bayi akan bergerak dengan lebih cepat seakan-akan mau keluar.

Orgasme memang memicu kontraksi pada rahim yang rasanya mirip seperti orang mau melahirkan. Namun, kondisi ini tidak akan membahayakan kandungan karena kontraksi hanya berjalan sementara saja dan ringan.

Kalau Anda mengalami risiko mengalami kelahiran prematur atau perdarahan, seks baru tidak disarankan hingga wanita mengalami orgasme. Namun, kalau kondisi kandungan sehat, Anda tidak perlu khawatir.

Manfaat seks dan orgasme pada wanita hamil

Seks memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh wanita yang sedang hamil. Kalau kondisi kandungannya baik, orgasme yang terjadi justru memberikan beberapa manfaat di bawah ini.

  1. Mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung

Saat sedang hamil, tubuh akan memompa darah 50 persen lebih banyak dari kondisi normal. Situasi ini menyebabkan wanita sering sekali mengalami hipertensi saat hamil atau preeklampsia.

Selain gangguan darah tinggi, tekanan darah yang tinggi pada saat hamil juga berpotensi menyebabkan gangguan bernama kadiomiopati peripartum atau penyakit jantung yang terjadi saat hamil.

Dua masalah di atas bisa ditanggulangi atau dicegah dengan seks. Saat tubuh wanita mengalami orgasme kandungan homosistein akan menurun perlahan-lahan. Penurunan ini mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

  1. Mengurangi stres pada tubuh

Saat sedang hamil, wanita mengalami gangguan pada tubuhnya setiap harinya. Mereka sering mengalami mual saat pagi hari sehingga tubuh sering mengalami lemas.

Saat malam hari wanita sering mengalami gangguan tidur karena perutnya terus membesar. Tidur dengan berbagai posisi sekali pun akan tetap membuat wanita merasakan sakit.

Gangguan yang sering muncul ini menyebabkan wanita mengalami stres. Setiap hari mood akan menjadi buruk dan sering uring-uringan.

Untuk mengatasi rasa stres yang terjadi pada wanita ini seks sangat dilanjutkan. Saat wanita mendapatkan orgasme, tubuh akan melepaskan hormon bahagia yang mampu menurunkan stres.

  1. Menuntaskan semua libido yang muncul

Anda mungkin berpikir kalau wanita yang sedang hamil tidak memiliki gairah seks yang besar. Faktanya, wanita yang sedang hamil memiliki libido 40 kali lebih besar dari wanita yang sedang tidak hamil.

Dengan sering melakukan seks dan mendapatkan orgasme, tubuh akan menjadi lebih relaks dan wanita jadi lebih tenang salam beraktivitas.

  1. Memperlancar terjadinya kehamilan normal

Melakukan seks dan mendapatkan orgasme saat hamil akan membuat wanita mudah melahirkan dengan normal. Itulah mengapa pada trimester akhir, beberapa dokter menyarankan pasangan berhubungan badan untuk memudahkan terjadinya bukaan sebelum bayi lahir.

Seks saat hamil boleh dilakukan. Namun, tetap perhatikan kondisi fisik wanita dan juga kandungannya ya. Kalau kondisinya memungkinkan, why not?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi