Terbit: 25 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Karena itu, wajar jika orang tua bersikap overprotektif pada anaknya. Seperti misalnya, menjaga kebersihan rumah dengan ekstra dan melarang si kecil untuk bermain kotor-kotoran di luar rumah. Lalu, benarkah anggapan bahwa orangt tua yang terlalu overportektif dapat menyebabkan anak alergi?

Orang Tua yang Protektif Memicu Alergi pada Anak?

Hubungan antara orang tua protektif dengan alergi pada anak

Alergi pada dasarnya adalah respon berlebihan dari tubuh yang menganggap zat yang tidak berbahaya menjadi zat yang berbahaya. Beberapa jenis alergi yang sering dialami oleh anak antara lain alergi makanan, alergi debu dan alergi bulu hewan peliharaan. Alergi umumnya bukan bersifat genetik, meskipun orang tua yang memiliki alergi cenderung memiliki anak yang alergi.

Orang tua yang overprotektif mungkin saja akan melarang anak-anaknya untuk main di luar rumah karena khawatir terkena debu atau berbagai bakteri lainnya. Kontak yang minim antara anak dengan pemicu alergi (alergen) tersebut yang dianggap sebagai penyebab anak semakin mudah terkena alergi.

Contoh lain, beberapa orang tua memilih untuk membatasi anaknya dari kontak dengan kucing karena khawatir anaknya terkena virus atau alergi bulu kucing. Namun karena anak tidak pernah terpapar bulu kucing, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh anak merespon bulu kucing sebagai hal yang berbahaya, padahal tidak demikian.

Meskipun anggapan tersebut cukup banyak dipercaya masyarakat, namun sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan bahwa tidak ada hubungan langsung antara kebiasaan orang tua yang overportektif pada alergi pada anak. Hal ini dibuktikan dengan angka alergi pada anak yang justru menurun di kondisi lingkungan rumah yang bersih. Sementara itu, angka alergi di daerah peternakan dan kota padat masih tetap tinggi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Menanggapi hal tersebut, para ahli berpendapat bahwa sebaiknya orang tua bersikap wajar saja dalam melindungi dan menetapkan batasan pada anak. Nah, bagaimana dengan Anda sendiri Mom? Apakah Anda tergolong orang tua yang overportektif?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi