Terbit: 20 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Operasi prostatektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat untuk mengobati kanker prostat dan pembesaran prostat yang dalam bahasa medis disebut dengan benign prostatic hyperplasia (BPH). Ketahui bagaimana prosedur operasi prostatektomi, jenis, perawatan, biaya, dll.

Operasi Prostatektomi: Tujuan, Prosedur, Biaya, dll

Apa Itu Operasi Prostatektomi?

Operasi prostatektomi adalah prosedur bedah untuk mengobati kanker prostat dan hiperplasia prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH) dengan cara mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat.

Kelenjar prostat adalah organ reproduksi pria yang memiliki fungsi utamanya untuk mengeluarkan cairan prostat, salah satu komponen semen atau air mani. Bagian ini terletak di panggul pria, tepatnya di bawah kandung kemih yang mengelilingi uretra.

Seseorang dengan kanker prostat dapat mengalami gejala berupa ejakulasi yang menyakitkan, urine berdarah, gangguan buang air kecil, serta nyeri pada punggung bawah, pinggul, panggul, dan dubur.

Salah satu pengobatan yang umumnya dilakukan adalah dengan operasi untuk kanker prostat yaitu prostatektomi radikal. Prosedur ini menggunakan dua metode, yaitu pendekatan retropubik atau suprapubik (sayatan pada perut bagian bawah), atau pendekatan perineum.

Tujuan Operasi Prostatektomi

Tujuan dari prosedur prostatektomi adalah untuk menghilangkan semua atau sebagian prostat pada kelenjar prostat yang terkena kanker dan beberapa jaringan termasuk vesikula.

Fungsi lain dari operasi prostatektomi adalah untuk mengatasi:

  • Ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih atau proses buang air kecil.
  • Pendarahan pada prostat.
  • Pembesaran prostat akibat batu kandung kemih.
  • Peningkatan tekanan pada ureter dan ginjal karena urin yang susah keluar.

Dokter mungkin akan menyarankan operasi prostatektomi dalam indikasi lain terkait kesehatan prostat.

Siapa yang Harus Melakukan Operasi Prostatektomi?

Operasi ini umumnya ditujukan untuk pasien pria berusia di bawah 75 tahun dengan kanker prostat terbatas yang diperkirakan dapat sembuh selama 10 tahun ke depan dengan operasi kanker prostat ini.

Dokter juga akan menyarankan prosedur operasi untuk pasien yang mengalami kanker prostat yang sudah menyebar. Apabila kanker prostat belum menyebar, dokter akan menyarankan pilihan perawatan lain yang lebih ringan dan efektif.

Jenis Operasi Prostatektomi

Berikut ini jenis operasi prostatektomi untuk kondisi dan tujuan yang berbeda:

1. Prostatektomi Radikal

Dalam metode ini, dokter akan membuat sayatan vertikal 20-25 cm di bawah pusar. Prostatektomi radikal adalah prosedur pembedahan untuk mengobati prostat lokal pada pria dengan mengangkat seluruh kelenjar prostat dan kelenjar getah bening dengan pendekatan berbeda, meliputi:

  • Prostatektomi Radikal dengan Pendekatan Retropubik (Suprapubik)

Metode bedah paling umum untuk mengangkat kelenjar getah bening dari sekitar kelenjar prostat. Apabila kanker telah menyebar di luar kelenjar prostat dan kelenjar getah bening, perawatan lain mungkin dibutuhkan.

  • Prostatektomi Radikal dengan Pendekatan Perineum

Prosedur ini lebih jarang digunakan karena kelenjar getah bening tidak dapat dihilangkan dengan menggunakan teknik bedah ini. Walaupun begitu, prosedur ini memakan waktu lebih sedikit dan memiliki risiko kerusakan saraf lebih rendah terkait kandung kemih dan sistem ereksi.

2. Prostatektomi Radikal Laparoskopi

Pada prostatektomi laparoskopi, ahli bedah akan membuat sayatan kecil di perut, lalu menggunakan bantuan alat bedah laparoskopi dan kamera untuk dimasukkan ke sayatan tersebut untuk melihat seluruh operasi pada layar video.

3. Robot-Assisted Radical Prostatectomy

Prosedur yang serupa dengan prostatektomi laparoskopi biasa, namun ahli bedah akan menggunakan sistem robot canggih berteknologi tinggi di luar tubuh untuk membantu proses operasi yang juga dihubungkan dengan layar 3-D selama prostatektomi radikal.

Prosedur ini juga lebih singkat dengan rasa sakit lebih sedikit, serta waktu pemulihan yang relatif lebih cepat.

Baca Juga: 13 Cara Mencegah Kanker Prostat (Mudah dan Alami)

Prosedur Operasi Prostatektomi

Dokter akan melakukan pemeriksaan cystoscopy, yaitu pemeriksaan visual untuk mendeteksi kondisi uretra dan kandung kemih Anda. Dokter juga akan melakukan tes darah dan pemeriksaan lainnya untuk mengukur aliran urin dan ukuran prostat.

Selain itu, dokter akan meminta Anda untuk mengonsumsi obat-obatan atau aturan makanan tertentu sebelum prosedur operasi, meliputi:

  • Berpuasa sebelum operasi, tidak makan atau minum apapun sejak tengah malam apabila Anda melakukan operasi di pagi hari.
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat bebas, termasuk obat warfarin, clopidogrel, aspirin, ibuprofen, atau naproxen sodium.
  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat alergi obat tertentu.

Anda harus berkonsultasi pada dokter tentang prosedur, tata cara, durasi perawatan, dan obat-obatan lain yang harus Anda gunakan sebelum dan sesudah operasi.

Berikut ini tahapan prosedur mulai dari persiapan, proses selama operasi, dan perawatan pasca operasi:

1. Persiapan Sebelum Operasi Prostatektomi

Dokter akan memberi Anda obat bius umum dimana Anda akan tidak sadar selama prosedur operasi dilakukan. Dalam beberapa kasus, dokter akan memberikan injeksi intratekal juga dan beberapa obat antibiotik untuk mencegah infeksi.

2. Proses Selama Operasi Prostatektomi

Proses selama operasi berbeda tergantung pada jenis operasi prostatektomi apa yang Anda butuhkan. Proses umum meliputi:

  • Rambut berlebihan di lokasi bedah akan dicukur.
  • Area kulit di lokasi yang akan dibedah dibersihkan dengan antiseptik.
  • Setelah dibius umum, dokter akan memasukan selang pernapasan melalui tenggorokan ke paru-paru lalu dihubungkan dengan ventilator sebagai proses bernapas Anda selama operasi.
  • Dokter akan memasukan kateter ke dalam kandung kemih sebagai saluran urin.
  • Selanjutnya, dokter akan melakukan prosedur operasi sesuai dengan jenis operasi prostatektomi yang dilakukan.

3. Perawatan Setelah Operasi Prostatektomi

Berikut ini beberapa hal penting pasca operasi, meliputi:

  • Anda akan diberikan suntikan pereda nyeri.
  • Anda akan diminta untuk melakukan latihan kecil atau menggerakkan kaki Anda saat berada di tempat tidur.
  • Anda mungkin sudah diperbolehkan pulang satu hari setelah operasi bila kondisinya baik.
  • Sebagian besar pasien membutuhkan kateter urin selama lima hingga 10 hari setelah operasi.
  • Anda harus melakukan kontrol dalam 1-2 minggu setelahnya.
  • Anda akan berada pada masa pemulihan dan membatasi aktivitas untuk sementara waktu dan tetap menjaga kebersihan area yang dibedah.
  • Aktivitas seksual Anda akan kembali normal pasca masa pemulihan, namun akan mengalami ejakulasi yang sangat sedikit.

Anda tetap perlu kontrol ke dokter secara rutin untuk pemantauan kondisi dan mengurangi risiko kesehatan lainnya.

Baca Juga: 19 Gejala Kanker Prostat yang Bisa Anda Kenali (Pria dan Wanita Wajib Tahu)

Efek Samping Operasi Prostatektomi

Tidak ada efek samping atau komplikasi berat pasca operasi ini. Berdasarkan data, hanya kurang dari 10% pria yang mengalami komplikasi setelah prostatektomi dan biasanya dapat diobati dalam jangka pendek.

Efek samping ringan berupa:

  • Demam
  • Menggigil
  • Pembengkakan pada area yang dibedah
  • Sulit buang air besar

Komplikasi lain dari prostatektomi radikal meliputi:

  • Pendarahan setelah operasi
  • Gumpalan darah
  • Infeksi
  • Penyembuhan luka yang sulit
  • Hernia
  • Penyempitan uretra yang dapat menghalangi aliran urin
  • Kebocoran saluran kemih
  • Ketidakmampuan untuk buang air kecil setelah kateter dilepas

Semakin muda pria, semakin tinggi kemungkinan mempertahankan kondisi serta mempertahankan fungsi seksual dan kemih setelah prostatektomi.

Biaya Operasi Prostatektomi

Biaya operasi prostatektomi tergantung pada tingkat keparahan kondisi Anda dan rumah sakit tempat Anda menjalani perawatan. Biaya berkisar dari Rp5.000.000 hingga puluhan juta.

Hubungi pelayanan kesehatan terkait atau penggunaan asuransi kesehatan yang Anda miliki untuk melakukan operasi ini. Itulah pembahasan tentang prosedur operasi prostatektomi. Operasi prostatektomi adalah prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk mengatasi kanker prostat. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Johns Hopkins. 2020. Radical Prostatectomy. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/radical-prostatectomy.  (Diakses pada 20 Maret 2020).
  2. MayoClinic. 2018. Prostatectomy. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/prostatectomy/about/pac-20385198. (Diakses pada 20 Maret 2020).
  3. Prostate Cancer Foundation. Radical Prostatectomy. https://www.pcf.org/about-prostate-cancer/prostate-cancer-treatment/surgery-prostate-cancer/. (Diakses pada 20 Maret 2020).
  4. WebMD. 2019. Prostate Cancer: Radical Prostatectomy. https://www.webmd.com/prostate-cancer/guide/prostate-cancer-radical-prostatectomy#1-3. (Diakses pada 20 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi