Ibu Hamil Wajib Melakukan Olahraga, Berikut Rekomendasinya

olahraga-untuk-ibu-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu menganggap kalau wanita yang sedang hamil tidak bisa melakukan olahraga. Kalau melakukan olahraga, kandungan akan mengalami gangguan seperti keguguran atau anjlok. Padahal olahraga yang dilakukan dengan benar bisa memberikan banyak manfaat pada tubuh.

Nah, daripada Anda hanya malas-malasan di dalam rumah dan tidak melakukan apa-apa saat hamil, ada baiknya untuk mencoba beberapa jenis olahraga di bawah ini. Dengan mencobanya Anda bisa lebih sehat dan kemungkinan mengalami kelahiran yang lancar akan terjadi.

  1. Senam kegel

Senam kegel adalah salah satu olahraga yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh wanita yang sedang hamil. Senam ini bisa dilakukan di mana saja termasuk di rumah. Sediakan matras untuk melakukan senam kegel sebanyak tiga kali sehari dengan jumlah set per sesinya 3-4 kali.

Senam kegel dilakukan dengan menahan kencing selama beberapa kali. Otot yang digunakan untuk menahan kencing bermanfaat untuk membantu persalinan dari wanita. Selain itu, ada kemungkinan persalinan tidak terjadi luka yang terlalu parah di area perineum karena persalinan bisa terjadi dengan cepat.

  1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah satu-satunya olahraga yang aman dilakukan sejak kehamilan bulan pertama. Wanita bisa melakukan jalan kaki setiap hari atau sebanyak 5 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit. Lakukan jalan kaki saat pagi hari ketika udara masih sejuk sehingga tubuh tidak mudah dehidrasi.

Meski terlihat sederhana, melakukan jalan kaki bisa memperlancar pembuluh darah yang ada di tubuh. Fungsi kardiovaskular juga berjalan dengan sempurna. Terpenting lagi dari semuanya, melakukan jalan kaki juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga ibu hamil tidak akan mudah sekali mengalami sakit.

  1. Sepeda statis

Bersepeda ternyata juga baik untuk kesehatan wanita yang sedang hamil. Namun, aktivitas bersepeda yang bisa dilakukan haruslah yang jenis statis. Pasalnya kalau bersepeda di luar rumah masih ada kemungkinan jalanan tidak rata dan membuat guncangan besar pada perit saat digunakan.

Dengan melakukan olahraga dengan sepeda statis, ada kemungkinan penurunan berat badan berlebihan saat hamil Selain itu, tekanan darah akan selalu stabil dan kondisi seperti preeklampsia tidak akan terjadi. Lakuan latihan bersepeda ini 15-30 menit setiap hari atau sesuai dengan kemampuan.

  1. Berenang

Berenang santai bisa dilakukan oleh ibu hamil berapa pun usia kandungannya. Dengan melakukan renang, pembuluh darah bisa berjalan dengan lancar. Selain itu otot di seluruh tubuh khususnya kaki dan bokong yang berguna untuk kehamilan bisa berjalan sesuai dengan fungsinya.

Renang bisa dilakukan sekitar 15-30 menit dan jangan berlebihan. Kalau tubuh sudah mulai kedinginan atau merasa mual lebih baik menyudahinya. Lakukan renang ini sebanyak 2-3 kali seminggu. Imbangi renang dengan olahraga lain seperti jalan kaki atau bersepeda statis agar kaki lebih kuat dan tidak mudah lelah kalau bergerak di dalam air.

  1. Yoga

Olahraga terakhir yang bisa dilakukan saat hamil adalah yoga. Dengan melakukan yoga, tubuh akan tetap aktif dan ketenangan pikiran bisa terjaga. Oh ya, karena gaya dari yoga ini ada banyak, Anda disarankan untuk memilih gaya sederhana yang sesuai dengan perut yang terus membesar.

Lakukan yoga secara berkala setiap dua hari sekali. Latih pernapasan, kekuatan kaki, dan tangan agar kuat saat persalinan.

Inilah beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil tanpa takut terjadi apa-apa dengan kandungannya. Semoga setelah mengetahui jenis olahraga di atas, rasa khawatir Anda pada kehamilan tidak akan terjadi lagi.