Terbit: 25 Mei 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Saat sedang aktif bekerja, beberapa orang merasa malas untuk melakukan olahraga. Pasalnya mereka mengaku tidak memiliki terlalu banyak waktu untuk melakukannya. Akhirnya olahraga baru bisa dilakukan saat mulai pensiun atau saat tubuh mulai sering sakit dan dokter merekomendasikan Anda untuk melakukannya.

Olahraga Terbaik untuk Orang Tua yang Baru Pensiun

Pengecekan kesehatan setelah pensiun

Setelah pensiun dan siap menjalani hari tua dengan santai, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk memulainya, salah satu dari hal itu adalah pengecekan kesehatan. Datanglah ke dokter dan juga laboratorium. Lakukan pengecekan kesehatan seluruh tubuh untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit yang berbahaya.

Kalau dokter menyatakan sehat, Anda bisa mulai melakukan olahraga yang sesuai dengan kemampuan. Lakukan dari yang ringan dahulu asal tubuh tetap bergerak. Kalau Anda ragu mau melakukan apa, boleh melakukan konsultasi dahulu dengan dokter untuk mengetahui jenis kegiatan yang bisa dan boleh dilakukan.

Kalau dalam pemeriksaan terdapat beberapa masalah yang membuat Anda harus melakukan pengobatan, jalani dengan baik hingga sembuh. Saat mulai menyembuhkan gangguan pada tubuh, Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau sesuai anjuran dari dokter.

Mengerti jenis olahraga yang dilakukan

Kalau Anda pensiun di usia 50 tahun ke atas, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis olahraga yang tepat. Hal ini perlu diperhatikan karena Anda tidak akan mungkin melakukan olahraga yang berlebihan dan membuat tubuh jadi tersiksa. Perhatikan beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan di bawah ini.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  1. Olahraga aerobik intensitas sedang

Anda boleh melakukan aneka olahraga aerobik atau kardiovaskular dengan intensitas rendah hingga sedang. Jangan sesekali melakukan olahraga dengan intensitas terlalu tinggi. Kalau tubuh Anda tidak kuat justru menyebabkan sakit. Bahkan bisa mengalami cedera otot dan juga tulang.

Berbagai jenis olahraga aerobik bisa dilakukan mulai dari jalan kaki, jogging ringan, berenang, hingga bersepeda bisa dilakukan. Dalam satu hari maksimal hanya 30 menit saja dan satu minggu 5 kali. Kalau Anda melakukan lari, batasi waktunya menjadi 20 menit setiap sesi dan dalam satu minggu maksimal 3 kali saja.

  1. Latihan beban

Latihan beban juga bisa dilakukan kalau Anda ingin mendapatkan manfaat berupa otot yang tetap kuat hingga tulang yang anti keropos. Meski sudah berusia 50 tahun ke atas jangan pernah malu atau takut melakukannya. Cobalah perlahan-lahan khususnya alat yang berupa mesin agar tidak terlalu membebani.

Anda bisa melakukan latihan beban selama 3-5 kali dalam satu minggu. Gunakan beban ringan terlebih dahulu. Selanjutnya tambah hingga batas kemampuan tubuh tidak mampu menahannya. Dengan melakukan latihan beban, daya tahan tubuh akan meningkat dan Anda tidak mudah mengalami kegemukan.

  1. Latihan fleksibilitas

Seiring dengan berjalannya waktu, tubuh akan mulai mengalami penurunan fleksibilitasnya. Kondisi ini menyebabkan Anda susah bergerak dengan bebas. Agar tidak terjadi masalah, coba latihan kelenturan dengan melakukan yoga atau pilates sesuai dengan kemampuan. Lakukan latihan selama 10-15 menit saja per sesi.

  1. Mengurangi waktu duduk

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau saat sedang bekerja apalagi di kantor, waktu untuk duduk jauh lebih banyak dari waktu untuk berdiri dan berjalan. Padahal waktu duduk yang berlebihan bisa membuat tubuh jadi semakin lemah dan mudah sekali mengalami sakit ringan hingga sakit yang cukup berat lainnya seperti jantung hingga kanker.

Kalau kondisi tidak memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai jenis olahraga di atas, ada baiknya mengurangi waktu duduk. Targetkan dalam satu hari bisa berjalan hingga 10.000 langkah. Duduk boleh selama beberapa menit atau maksimal satu jam saja. Selebihnya harus dihabiskan untuk melakukan aktivitas lainnya.

Tempat melakukan olahraga

Kalau Anda ingin melakukan olahraga dengan mudah dan rutin agar kesehatan tubuh terlalu terjaga, beberapa tempat di bawah ini cukup direkomendasikan.

  • Tempat fitness. Anda bisa melakukan olahraga di sini kalau ingin menggunakan alat yang lengkap. Dengan biaya per bulan, Anda bebas mau melakukan berbagai jenis olahraga. Di tempat fitness biasanya ada paket olahraga yang memiliki pelatih. Kalau Anda khawatir akan mendapatkan cedera kalau melakukannya sendiri, bisa menyewa jasa mereka.
  • Lapangan olahraga. Anda bisa melakukan berbagai jenis olahraga khususnya jogging atau jalan cepat. Saat melakukan olahraga, pilih pagi atau sore hari agar udara tidak terlalu panas.
  • Membeli beberapa alat olahraga untuk digunakan di rumah. Alat ini bisa berupa dumbbell, sepeda statis, atau treadmill.

Tips menjadikan olahraga menjadi bagian kehidupan

Olahraga kerap menjadi beban karena tidak bisa masuk dalam kehidupan sehari-hari. Kalau Anda ingin mengintegrasikan olahraga dalam kehidupan, lakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Saat pergi ke mana pun asal tidak jauh, lebih banyak menggunakan sepeda dan jalan kaki daripada menggunakan motor.
  • Perbanyak aktivitas yang akan membuat Anda bergerak seperti membersihkan rumah dan juga berkebun. Tanpa sadar Anda akan lebih aktif dan banyak membakar lemak.
  • Sering melakukan kegiatan di luar rumah. Misal bertemu dengan teman atau keluarga lainnya. Kalau hanya di rumah biasanya kita cenderung pasif.
  • Lakukan penjelajahan atau traveling. Anda bisa melakukan itu dengan pasangan atau dengan keluarga lainnya. Kalau kegiatan aktif dilakukan dengan senang-senang, Anda tidak akan malas.

Dari ulasan di atas terlihat dengan sangat jelas kalau olahraga sangat penting untuk mereka yang sudah berusia tua dan kondisi badannya terus menurun. Dengan melakukan olahraga, tubuh akan menjadi lebih sehat dan Anda tidak akan mengalami gangguan yang berisiko menurunkan kondisi tubuh. Nah, olahraga jenis apa saja yang Anda sukai?

 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi