7 Olahraga yang Bisa Mengatasi Nyeri Kronis di Tubuh

olahraga-untuk-nyeri-kronis-doktersehat

DokterSehat.Com – Nyeri yang terjadi di tubuh memang tidak selalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Selama Anda masih bisa mentolerir. Namun, kalau nyeri yang terjadi di tubuh sudah semakin intens dan menyebabkan masalah yang lebih besar, fokus dari tubuh akan mulai terganggu dan Anda tidak bisa menjalankan aktivitas dengan baik.

Mengatasi Nyeri dengan Olahraga

Menurut Kathleen A. Sluka, seorang ahli saraf dari Universitas Iowa mengatakan kalau nyeri pada tubuh bisa diminimalkan dengan melakukan olahraga. Dengan berolahraga sistem kimia di tubuh akan berusaha menghilangkan rasa sakit sehingga nyeri yang berlebihan bisa diatasi dengan cepat.

Penelitian lain dari Louise J. Geneen, dkk. juga mengatakan kalau olahraga bisa menurunkan rasa sakit meski tidak terlalu signifikan. Meski demikian beberapa orang yang menjadi bagian dari penelitiannya mengatakan tubuhnya membaik. Namun, ada juga yang sebaliknya.

Meski ada beberapa perbedaan hasil dari penelitian, olahraga memang memberikan manfaat untuk tubuh. Apalagi pada mereka yang mengalami nyeri cukup intens di tubuh akibat penyakit tertentu  seperti arthritis dan sejenisnya. Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa mengatasi nyeri.

  1. Jalan Kaki

Dalam satu hari kita disarankan untuk melakukan olahraga sebanyak 5-10 menit di awal perjalanan. Kalau Anda sudah mulai nyaman untuk melakukannya dan rasa nyeri di tubuh tidak muncul lagi, naikkan perlahan-lahan sampai di 30 menit per hari. Selanjutnya lakukan selama 3-5 kali dalam seminggu untuk hasil maksimal.

Anda bisa melakukan jalan kaki selama 30 menit sehari dengan intensitas sedang. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. Rasakan kondisi tubuh apakah masih kuat atau malah tidak tahan karena rasa sakitnya cukup besar. Saat jalan kaki usahakan memakai sepatu agar lebih nyaman dan tidak terjadi masalah di tubuh.

  1. Berenang dan Olahraga Air Lainnya

Olahraga yang minim sekali risiko dan tidak terganggu dengan mobilitas adalah berenang. Dengan berenang, masalah persendian dan nyeri yang terjadi di tubuh tidak akan terasa cukup intens. Anda bisa berolahraga di dalam air dengan lebih santai dan rasa nyeri yang terjadi bisa diatasi perlahan-lahan.

Olahraga yang bisa dilakukan di dalam air adalah renang. Selanjutnya Anda juga bisa melakukan olahraga lainnya seperti selada berjalan dari satu sisi ke sisi. Renang memang sudah lama digunakan untuk melakukan terapi fisik pada seseorang yang mengalami gangguan pada mobilitas dan juga nyeri.

  1. Melakukan Relaksasi

Relaksasi bisa dilakukan dengan mengambil posisi duduk atau bersandar. Selanjutnya mulai tutup mata dan lakukan tarikan napas perlahan-lahan. Dengan melakukan ini pikiran akan menjadi lebih nyaman dan Anda tidak terlalu stres. Selama ini stres memicu inflamasi di tubuh dan menyebabkan nyeri muncul di mana saja.

Sekilas relaksasi hanya perkara menarik napas dan melakukan konsentrasi saja. Namun, olahraga jenis ini tetap bisa membuat Anda berkeringat dan juga membuat tubuh jadi nyaman. Lakukan perlahan-lahan dan jangan tergesa-gesa. Tidak semua orang bisa melakukan relaksasi atau meditasi ini dengan sempurna.

  1. Melakukan Peregangan

Peregangan diperlukan untuk membuat bagian tubuh yang terlalu kaku jadi bisa digerakkan perlahan-lahan. Cara ini tidak mudah apalagi pada seseorang yang sering mengalami masalah dengan persendian dan nyeri yang terjadi di tubuhnya sangat kronis hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Peregangan dilakukan perlahan-lahan di bagian tubuh yang mulai mengalami gangguan. Kalau Anda merasa bingung harus melakukan apa saat peregangan, ada baiknya untuk segera mencari terapis fisik dan berkonsultasi. Kalau sampai salah melakukan peregangan, tubuh bisa saja merasakan sakit.

  1. Melakukan Angkat Beban Ringan

Angkat beban adalah momok bagi mereka yang mengalami nyeri di tubuhnya. Namun, angkat beban juga bisa menguatkan tubuh khususnya bagian persendian dan membuat kita tidak mengalami penurunan kekuatan. Anda bisa melakukan angkat beban sesuai dengan kebutuhan seperti menggunakan dumbbell kecil.

Selalu ingat kalau angkat beban harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Jangan melakukannya dengan sembarangan. Kalau beban yang digunakan terlalu berat justru membuat tubuh menjadi cedera dan nyeri yang terjadi pada tubuh lebih parah.

  1. Mencoba Yoga

Yoga juga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri yang berlebihan di tubuh. Dengan melakukan yoga, fungsi tubuh akan membaik dengan sendirinya meski tidak selalu mudah dilakukan. Kalau Anda masih sangat pemula, ada baiknya untuk memilih gerakan yang masih sangat dasar.

  1. Melakukan Pekerjaan Rumah Tangga

Aktivitas terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah nyeri di tubuh adalah dengan melakukan pekerjaan rumah. Usahakan untuk selalu aktif di rumah. Jangan terlalu berlebihan dan lakukan semampunya. Kalau Anda menjadi sangat pasif ketika di rumah, justru tubuh tidak belajar untuk menahan rasa sakit.

Selama tubuh masih bisa digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari tidak masalah. Kalau nyeri hanya muncul sedikit lebih baik ditahan. Namun, kalau nyeri yang muncul sangat intens, ada baiknya untuk menghindari aktivitas itu dan meminta bantuan anggota keluarga lain untuk mengatasinya.

Meski olahraga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri yang berlebihan di tubuh, ada baiknya Anda tidak sembrono saat melakukan olahraga. Lakukan olahraga sesuai dengan kebutuhan dari tubuh dan jangan memaksakan diri. Pilih yang bisa dilakukan dengan sempurna dan meminimalkan cedera di tubuh.

 

 

Sumber:

  1. Cassell, Dana. 2017. 7 Exercises for Reducing Chronic Pain. https://www.healthline.com/health/exercises-to-reduce-chronic-pain. (Diakses 2 September 2019).
  2. Geneen, Louise, J. dkk. 2017. Physical activity and exercise for chronic pain in adults: an overview of Cochrane Reviews. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5461882/. (Diakses 2 September 2019).
  3. University of Iowa Hospitals & Clinics. 2018. Exercise to treat chronic pain. https://uihc.org/health-topics/exercise-treat-chronic-pain. (Diakses 2 September 2019).