Terbit: 21 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Berdasarkan penelitian yang dilansir oleh WebMD, sekitar 90 persen wanita produktif mengalami sakit saat PMS. Rasa sakit ini terjadi di sekitar perut dalam bentuk kram yang sangat menyiksa. Beberapa wanita bahkan mengalami pingsan karena tidak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkan.

Benarkah Olahraga Bisa Redakan Nyeri Haid?

Rasa sakit yang terjadi saat PMS terjadi karena ada pengerutan area rahim dan juga usus. Kondisi ini bisa berjalan selama 1-2 hari sebelum akhirnya menurun intensitasnya saat darah menstruasi keluar.

Nyeri yang muncul pada wanita bisa dikurangi dengan konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, ada acara lain yang bisa dilakukan wanita agar rasa nyeri itu tidak muncul secara alami. Cara itu adalah dengan melakukan olahraga pereda nyeri haid.

Olahraga dan redanya nyeri PMS

Saat sedang haid atau menjelang haid, tubuh wanita akan mengeluarkan hormon bernama prostaglandin. Hormon inilah yang menyebabkan rasa sakit pada perut dalam bentuk kram yang cukup menyiksa dan susah ditahan.

Rasa sakit yang dikeluarkan oleh hormon ini bisa diminimalkan atau dinetralkan dengan endorfin. Nah, endorfin ini bisa diproduksi oleh tubuh wanita dengan berolahraga ringan hingga sedang.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Endorfin yang menyebar ke seluruh tubuh akan bekerja layaknya morfin. Rasa sakit akan perlahan dihilangkan sehingga tubuh menjadi lebih relaks. Kalau tubuh sudah nyaman, wanita bisa melakukan apa saja dengan mudah termasuk untuk bekerja dengan lebih fokus.

Jadi, kalau Anda tidak ingin mengalami nyeri haid dan PMS, ada baiknya untuk melakukan olahraga pereda nyeri haid paling tidak tiga kali dalam seminggu berdurasi 60 menit. Lakukan selama 2 bulan untuk mendapatkan manfaat nyatanya.

Jenis olahraga pereda nyeri haid

Kalau disarankan untuk melakukan olahraga, jenis olahraga apa saja yang cocok untuk wanita yang akan masuk siklus haidnya? Apakah semua olahraga bisa dilakukan asal mereka mampu melakukannya? Jawabannya adalah tidak.

Wanita tidak bisa melakukan olahraga yang intensitasnya cukup tinggi. Olahraga yang bisa dilakukan intensitasnya rendah hingga sedang. Kalau wanita memaksakan diri untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, mereka justru menjadi sakit.

Berikut beberapa olahraga pereda nyeri haid yang mudah dilakukan:

  • Jalan sehat
  • Jogging dengan intensitas sedang
  • Lari dengan intensitas sedang
  • Berenang
  • Yoga

Hal lain yang bisa menurunkan nyeri saat PMS

Selain dengan melakukan olahraga pereda nyeri haid dengan intensitas rendah ke sedang, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan nyeri pada perut saat PMS dan haid, seperti:

  • Hangatkan area yang sedang kram atau nyeri dengan menggunakan kain hangat atau botol yang diisi dengan air yang cukup panas. Tempel di sana selama beberapa saat untuk memberikan rasa nyaman. Kalau rasa hangat dari air sudah hilang Anda bisa menggantinya lagi dengan yang baru agar perut bisa lebih relaks.
  • Buat tubuh menjadi lebih nyaman dengan mendengarkan musik-musik yang menenangkan. Kalau Anda bisa melakukan meditasi, lakukan cara ini untuk mengusir rasa sakit meski tidak sepenuhnya.
  • Konsumsi teh herbal yang bisa memberikan efek tenang di dalam tubuh dan menghilangkan rasa sakit secara alami. The jenis akan mengurangi produksi prostaglandin yang memicu rasa sakit.
  • Perbanyak makanan yang sehat seperti telur, susu, udang, dan aneka olahan seafood Makanan jenis itu akan memberikan vitamin D yang bisa mengurangi rasa sakit saat menstruasi.

Apa kebiasaan Anda untuk mengurangi rasa sakit saat PMS dan haid? Jangan sering menggunakan obat anti nyeri ya karena bisa berbahaya untuk tubuh. Sebaiknya lakukan gerakan olahraga pereda nyeri haid secara rutin!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi