Terbit: 27 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Banyak orang yang menganggap olahraga baru bisa memberikan manfaat yang maksimal jika kita melakukannya di bawah sinar matahari pagi yang hangat dan bisa membuat kita banyak berkeringat. Hanya saja, jika dicermati, kini semakin banyak pusat kebugaran yang memungkinkan kita berolahraga di dalam ruangan. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa berolahraga di dalam ruangan ber-AC?

Olahraga di Dalam Ruangan Ber-AC, Bermanfaat Tidak?

Dampak Berolahraga di Ruangan Ber-AC

Hampir semua tempat kebugaran dilengkapi dengan AC. Tujuan dari penggunaan peralatan elektronik ini adalah agar ruangan tidak terlalu panas dan pengap sehingga penggunanya tentu akan merasa jauh lebih nyaman untuk melakukan olahraga. Hanya saja, terkadang keberadaan AC ini tidak membuat kita berkeringat banyak.

Penelitian yang diungkap hasilnya di jurnal berjudul Nutrients menyebut ada keuntungan yang bisa kita dapatkan jika berolahraga di dalam ruangan ber-AC. Meskipun kita tidak mudah berkeringat banyak, dalam realitanya berolahraga di ruangan yang lebih dingin bisa membuat tubuh memproduksi energi dengan lebih maksimal.

Selain itu, karena kita juga tidak mudah kepanasan, olahraga juga bisa dilakukan dengan lebih lama untuk dilakukan. Manfaatnya tentu akan lebih terasa.

Sebagai informasi, saat berkeringat, tubuh yang terasa lengket dan tidak nyaman membuat kita seperti ingin segera menyudahi kegiatan olahraga. Selain itu, banyak orang yang menganggap munculnya keringat dalam jumlah banyak sebagai tanda bahwa olahraga sudah cukup untuk dilakukan. Padahal, kita sebenarnya boleh-boleh saja  terus melanjutkannya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Olahraga di ruangan ber-AC juga bisa membantu kita mencegah dehidrasi datang terlalu cepat. Kita pun tidak perlu terlalu banyak minum air demi mencegah datangnya kram dan masalah perut kembung. Hal ini berarti, tidak ada masalah untuk melakukan olahraga di dalam ruangan ber-AC.

Efek Samping Berolahraga di Ruangan Ber-AC

Meskipun bisa memberikan manfaat kesehatan, pakar kesehatan menyebut berolahraga di dalam ruangan ber-AC tidak dianjurkan bagi mereka yang mengidap masalah kesehatan tertentu seperti asma, alergi pada debu, dan jamur. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan AC yang jarang dibersihkan sehingga membuat debu, jamur, bakteri, serta kuman bisa saja beterbaran di udara di dalam psuat kebugaran.

Keberadaan bakteri dan jamur dari AC ini berasal dari sistem di dalam peralatan elektronik ini yang menggunakan air dan kelembapan yang bisa membuatnya berkembang dengan lebih cepat.

Suhu Ideal Berolahraga di Dalam Ruangan Ber-AC

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak memasang suhu AC terlalu rendah. Aturlah di suhu 20 hingga 22 Derajat Celcius yang sejuk dan membuat olahraga lebih nyaman untuk dilakukan. Hanya saja, jika kita ingin tubuh lebih cepat mengeluarkan keringat, bisa mematikan AC tersebut dan menggantinya dengan kipas angin. Hanya saja, keberadaan kipas bisa jadi membuat kita merasa kurang nyaman.

Keuntungan dan Kerugian Berolahraga di Dalam Ruangan

Berolahraga di dalam ruangan memang bisa memberikan banyak keuntungan tersendiri. Bagi mereka yang tinggal di kota besar, misalnya, keberadaan pusat kebugaran bisa membuat mereka berolahraga dengan tenang dan nyaman di malam hari, waktu saat mereka baru bisa melakukannya. Hal ini juga bisa membuat kita tetap berolahraga meskipun cuaca sedang tidak menentu.

Berolahraga di dalam ruangan juga bisa membuat kita tidak mudah terpapar polusi udara yang buruk bagi kondisi tubuh. Selain itu, biasanya di dalam pusat kebugaran telah dilengkapi dengan berbagai peralatan yang lengkap.

Hanya saja, berolahraga di dalam ruangan, apalagi jika dilakukan di malam hari bisa membuat kita tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang baik bagi kesehatan mental dan tulang.

 

Sumber:

  1. Anonim. 2016. Should you turn the AC on while working out?. www.fullvelocityfitness.com/should-you-turn-the-a-c-on-while-working-out.html. (Diakses pada 27 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi