Terbit: 24 Agustus 2020 | Diperbarui: 5 September 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Oppositional Defiant Disorder atau ODD adalah suatu kondisi di mana seorang anak menunjukkan suasana hati yang terus-menerus marah, mudah tersinggung, perilaku menantang, dan dendam pada orang dewasa atau teman sebaya. Simak penjelasan mengenai penyebab hingga cara mengatasinya di bawah ini.

ODD (Oppositional Defiant Disorder): Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

 Apa Itu ODD?

Seperti penjelasan sebelumnya, ODD adalah adalah suatu kondisi di mana seorang anak menunjukkan pola perilaku tidak kooperatif, menantang, bermusuhan, dan menjengkelkan yang berkelanjutan terhadap teman sebaya, orang tua, guru, dan figur otoritas lainnya.

Meski perilaku ini umum dilakukan oleh anak-anak, namun jika kondisi ini dialami lebih dari enam bulan secara berturut-turut, seorang anak bisa dikatakan mengalami ODD.

Gejala ODD

Kadang-kadang sulit untuk mengenali perbedaan antara anak yang emosional dan anak yang tidak kooperatif. Pada tahap tertentu, perilaku pembangkangan dalam perkembangan anak adalah hal yang normal.

Tanda-tanda umumnya dimulai selama tahun-tahun prasekolah. Kadang ODD bisa berkembang belakangan, tapi hampir selalu sebelum awal masa remaja. Perilaku ini menyebabkan gangguan signifikan pada keluarga, aktivitas sosial, dan sekolah.

Berikut beberapa gejala yang bisa Anda kenali, antara lain:

  • Mudah marah.
  • Mudah terganggu oleh orang lain.
  • Sering berdebat dengan orang dewasa.
  • Sering kali secara aktif menentang atau menolak untuk mematuhi permintaan atau aturan orang dewasa.
  • Sering kali dengan sengaja membuat orang lain kesal.
  • Sering menyalahkan orang lain atas kesalahan atau kelakuannya.
  • Pendendam, menunjukkan perilaku ini.
  • Menjadi pendendam setidaknya dua kali dalam enam bulan terakhir.

Perlu diketahui juga, ODD dapat bervariasi dalam tingkat keparahan. Berikut penjelasannya:

  • Ringan. Gejala hanya muncul di satu tempat, seperti di rumah, sekolah, atau dengan teman sebaya.
  • Moderat. Beberapa gejala terjadi setidaknya dalam dua keadaan.
  • Berat. Beberapa gejala muncul dalam tiga atau lebih keadaan.

Pada beberapa anak, gejala awalnya mungkin hanya terlihat di rumah, tetapi seiring waktu meluas ke tempat lain seperti sekolah dan dengan teman sebaya.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda yang mungkin mengindikasikan ODD atau Anda khawatir tentang kemampuan untuk mengasuh anak dengan kondisi ini, carilah bantuan dari psikolog atau psikiater anak yang ahli dalam mengatasi masalah ini.

Konsultasi dengan dokter anak diperlukan untuk merujuk anak ke tenaga profesional yang sesuai.

Penyebab ODD

Penyebab pasti gangguan ini tidak diketahui, tetapi diyakini bahwa kombinasi faktor biologis, genetik, dan lingkungan dapat berkontribusi pada kondisi tersebut.

  • Biologis

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cacat atau cedera pada area tertentu di otak dapat menyebabkan masalah perilaku yang serius pada anak. Selain itu, ODD telah dikaitkan dengan fungsi abnormal dari jenis senyawa kimia otak tertentu (neurotransmiter),

Jika senyawa kimia ini tidak bekerja dengan baik, pesan mungkin tidak sampai ke otak dengan benar, kondisi itulah yang menyebabkan gejala ODD dan penyakit mental lainnya.

  • Genetik

Banyak anak dan remaja ODD memiliki anggota keluarga dekat dengan penyakit mental, termasuk gangguan mood, gangguan kecemasan, dan gangguan kepribadian. Hal ini menunjukkan bahwa gangguan ini mungkin diturunkan.

  • Lingkungan

Faktor-faktor seperti kehidupan keluarga yang tidak harmonis, riwayat keluarga penyakit mental, penyalahgunaan zat, dan perilaku orang tua dapat berkontribusi pada perkembangan gangguan ini.

Faktor Risiko ODD

Gangguan mental yang terjadi pada anak ini adalah sesuatu yang kompleks. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mungkin menyebabkan kondisi ini, di antaranya:

  • Seorang anak yang memiliki temperamen akan kesulitan mengatur emosi, seperti sangat reaktif secara emosional terhadap situasi atau kesulitan mengatur rasa frustrasi.
  • Masalah pengasuhan. Seorang anak yang mengalami pelecehan, penelantaran, disiplin yang keras, tidak konsisten menerapkan aturan, atau kurangnya pengawasan orang tua.
  • Masalah keluarga lainnya. Seorang anak yang mengalami perselisihan keluarga, memiliki orang tua dengan gangguan kesehatan mental, atau orang tua yang menggunakan narkoba.
  • Perilaku ODD dapat diperkuat melalui perhatian dari teman sebaya dan disiplin yang tidak konsisten dari figur otoritas lain, seperti guru.

Diperkirakan 2 -16% anak dan remaja menderita ODD. Pada anak kecil, kondisi ini lebih sering terjadi pada anak laki-laki. Sementara pada anak-anak yang lebih tua, ini terjadi hampir sama pada anak laki-laki atau perempuan dan biasanya dimulai pada usia 8 tahun.

Diagnosis ODD

Guna mengetahui apakah anak Anda memiliki gangguan ini, seorang ahli kesehatan jiwa akan melakukan evaluasi psikologis yang komprehensif. Hal ini diperlukan karena kondisi ini sering terjadi bersamaan dengan masalah perilaku atau kesehatan mental lainnya.

Evaluasi yang bisa dilakukan kemungkinan besar akan mencakup penilaian tentang:

  • Kesehatan secara keseluruhan.
  • Frekuensi dan intensitas perilaku.
  • Emosi dan perilaku di berbagai keadaan dan hubungan.
  • Interaksi dengan keluarga.
  • Strategi yang telah membantu—atau tidak membantu—dalam mengelola perilaku bermasalah.
  • Adanya gangguan kesehatan mental, kemampuan belajar, atau cara berkomunikasi.

Pengobatan ODD

Perawatan untuk kondisi ini umumnya melibatkan intervensi berbasis keluarga. Pengobatan sering kali berlangsung beberapa bulan atau lebih. Penting untuk menangani masalah yang muncul bersamaan seperti gangguan belajar karena dapat memperburuk gejala jika tidak segera ditangani.

Jika anak memiliki gangguan yang menyertai, seperti ADHD, kecemasan, atau depresi, obat-obatan dapat membantu memperbaiki gejala. Landasan pengobatan ODD biasanya meliputi:

  • Pelatihan Orang Tua

Seorang profesional kesehatan jiwa dengan pengalaman menangani kondisi ini dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan mengasuh anak yang lebih konsisten, positif, dan tidak membuat frustrasi kedua belah pihak.

Dalam beberapa kasus, anak dapat berpartisipasi dalam pelatihan ini bersama Anda, sehingga setiap orang dalam keluarga mengembangkan tujuan bersama tentang cara menangani masalah.

  • Parent-Child Interaction Therapy (PCIT)

Selama PCIT, seorang terapis akan melatih orang tua saat mereka berinteraksi dengan anak. Seorang terapis akan secara langsung mengajari teknik pengasuhan yang lebih efektif, agar kualitas hubungan orang tua-anak dan perilaku bermasalah menurun.

  • Terapi Individu dan Keluarga

Terapi individu untuk anak Anda dapat membantunya belajar mengelola amarah dan mengekspresikan perasaan dengan cara yang lebih sehat. Terapi keluarga dapat membantu meningkatkan komunikasi dan hubungan serta membantu anggota keluarga belajar bagaimana bekerja sama.

  • Cognitive Problem-Solving Training

Jenis terapi ini ditujukan untuk membantu anak Anda mengidentifikasi dan mengubah pola pikir yang menyebabkan masalah perilaku. Pemecahan masalah kolaboratif yaitu di mana Anda dan anak bekerja sama untuk menghasilkan solusi yang cocok untuk Anda berdua, dapat membantu memperbaiki masalah terkait ODD.

  • Pelatihan Keterampilan Sosial

Seorang anak juga dapat memperoleh manfaat dari terapi yang akan membantunya menjadi lebih fleksibel dan belajar bagaimana berinteraksi secara lebih positif serta efektif dengan teman sebayanya.

Komplikasi ODD

Anak-anak dan remaja dengan gangguan ini mungkin mengalami masalah di rumah dengan orang tua dan saudara kandung atau di sekolah dengan guru dan temannya. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi, antara lain:

  • Kemampuan belajar yang buruk.
  • Perilaku antisosial.
  • Masalah kontrol impuls.
  • Gangguan penggunaan zat.
  • Bunuh diri.

Banyak anak dan remaja yang mengalami kondisi ini juga mengalami gangguan kesehatan mental lainnya, seperti:

  • Gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD).
  • Gangguan perilaku.
  • Depresi.
  • Kegelisahan.
  • Gangguan komunikasi.

Mengobati gangguan kesehatan mental ini dapat membantu memperbaiki gejala ODD. Jika kelainan lain tidak dievaluasi dan ditangani dengan cepat, penanganan bisa menjadi sulit.

Pencegahan ODD

Tidak ada cara yang bisa digunakan untuk mencegah gangguan ini. Namun, pola asuh yang positif dan pengobatan dini dapat membantu memperbaiki perilaku dan mencegah situasi menjadi lebih buruk.

 

  1. Anonim. Oppositional defiant disorder (ODD). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/oppositional-defiant-disorder/symptoms-causes/syc-20375831. (Diakses pada 24 Agustus 2020)
  2. Anonim. Oppositional Defiant Disorder. https://www.webmd.com/mental-health/oppositional-defiant-disorder#1. (Diakses pada 24 Agustus 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi