Terbit: 23 Juni 2021
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Tremenza adalah obat untuk mengatasi gejala pilek dan batuk, termasuk hidung tersumbat, bersin-bersin, flu, rhinitis alergi, dan sebagainya. Ketahui Tremenza obat apa, komposisi, indikasi, efek samping, aturan pakai, dll dalam pembahasan ini secara lengkap.

Tremenza: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping

Ringkasan Informasi Obat Tremenza

Nama Obat  Tremenza
Kandungan Obat  Pseudoephedrine 60 mg, triprolidine hcl 2.5 mg
Kelas Obat  Obat batuk dan pilek
Kategori  Obat resep
Manfaat Obat  Obat untuk mengatasi gejala batuk dan pilek.
Kontraindikasi  Hipersensitif terhadap komposisi obat.
Sediaan Obat  Tablet
Kategori Kehamilan dan Menyusui  Kategori C
Harga Azithromycin Rp2.000/tablet

Tremenza Obat Apa?

Tremenza adalah obat dengan kandungan dua bahan aktif yaitu Pseudoefedrin HCl dan juga Triprolidin HCl. Kedua bahan ini dikombinasikan dan menghasilan obat yang mampu untuk mengatasi berbagai masalah seperti rinitis alergi, infeksi saluran pernapasan atas, dan juga flu.

Pseudoefedrin merupakan golongan obat simpatomimetik yang bekerja sebagai nasal dekongestan. Ketika mengalami peradangan, saluran napas akan mengalami inflamasi yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Hal inilah yang menyebabkan adanya masalah hidung tersumbat. Pseudoefedrin bekerja untuk mengatasi pembengkakan pada saluran napas tersebut.

Sedangkan Triprolidin masuk ke dalam golongan obat antihistamin. Cara kerja obat ini adalah dengan mencegah pelepasan senyawa histamin yang menjadi penyebab munculnya gejala alergi seperti gatal, ruam merah, mata berair, hingga bersin-bersin.

Manfaat Tremenza

Berdasarkan cara kerja bahan aktif yang terkandung di dalamnya, berikut adalah beberapa kondisi yang bisa diatasi dengan Tremenza:

  • Rinitis alergi
  • Rinitis vasomotor
  • Infeksi saluran pernapasan atasan
  • Flu
  • Otitis media yang menyebabkan pembengkakan saluran eustachius.

Perhatian dan Peringatan Tremenza

Sebelum Anda menggunakan obat ini, berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan:

  • Penggunaan pada wanita hamil dan ibu menyusui harus dengan hati-hati dan harus di bawah pengawasan dokter.
  • Obat ini menyebabkan kantuk sehingga tidak boleh digunakan sebelum Anda melakukan aktivitas tertentu seperti menyetir.
  • Jangan gunakan obat ini pada anak usia di bawah 2 tahun, kecuali atas pertimbangan medis dari dokter.
  • Penggunaan obat ini bersama dengan obat Furazolidone dan obat MAO inhibitor bisa menyebabkan krisis hipertensi.
  • Penggunaan obat ini bersama dengan obat herbal, obat resep, dan obat non-resep bisa berpotensi menyebabkan interaksi obat.

Selalu konsultasikan dengan dokter tentang penyakit atau pengobatan yang sedang Anda jalani untuk dapat menghindari terjadinya interaksi obat yang dapat menurunkan kinerja obat atau menimbulkan efek samping.

Baca Juga: Fluvir 75 mg: Fungsi, Efek Samping, Dosis, Aturan Pakai, dll

Kontraindikasi Tremenza

Tidak semua gejala yang mirip dengan kondisi di atas bisa diselesaikan dengan obat ini. Tidak semua kondisi juga bisa menerima pemberiaan obat dengan kandungan Pseudoefedrin HCl dan juga Triprolidin HCl ini.

Berikut adalah beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk menggunakan obat ini:

  • Pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap zat-zat yang menyusun obat ini.
  • Pasien yang sedang atau pernah mengalami penyakit hipertensi.
  • Penderita yang sedang atau pernah mengalami penyakit glaukoma.
  • Orang yang sedang atau pernah mengalami penyakit diabetes.
  • Pasien yang sedang atau pernah mengalami penyakit jantung.
  • Obat ini tidak untuk menyembuhkan asma akibat alergi.
  • Produk ini tidak untuk mengobati masalah gangguan infeksi saluran pernapasan bagian bawah
  • Obat ini tidak untuk digunakan oleh pasien yang mendapatkan terapi dengan obat monoamin oksidase inhibitor.

Efek Samping Tremenza

Sama seperti obat-obatan lain pada umumnya, Tremenza juga bisa menyebabkan berbagai macam efek samping. Berikut adalah beberapa jenis efek samping Tremenza yang pernah muncul:

  • Mulut, hidung, tenggorokan terasa kering
  • Menyebabkan kantuk
  • Sakit kepala
  • Tremor
  • Gangguan kecemasan, gelisah, halusinasi

Jika Anda mengalami salah satu dari efek samping di atas, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan ke dokter.

Baca Juga: 23 Obat Pilek yang bisa Anda Coba (Medis dan Alami)

Dosis Tremenza

Tremenza tersedia dalam bentuk tablet dan juga sirup. Tremenza tablet mengandung 60 mg Pseudoefedrin dan 2,5 mg Triprolidin untuk setiap tabletnya. Sedangkan untuk Tremenza sirup kandungannya adalah 30 mg Pseudoefedrin dan juga 1,25 mg Triprolidin dalam setiap satu sendok takar atau 5 ml.

  • Dosis Tremenza diberikan sesuai dengan usia, berikut adalah dosis Tremenza yang disarankan:
  • Dewasa: 1 tablet diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari.
  • Anak di atas 12 tahun: 1 tablet atau 2 sendok takar sirup diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.
  • Usia 6-12 tahun: setengah tablet atau 1 sendok takar diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun: setengah sendok takar atau 2,5 ml diberikan sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.

Dosis bisa berganti bergantung pada kondisi dan juga kebutuhan pasien. Jangan mengganti dosis tanpa berkonsultasi lebih dulu dengan dokter dan apoteker. Tidak ditemukan dosis untuk anak-anak usia di bawah 2 tahun, sehingga kemungkinan obat ini tidak boleh digunakan pada bayi atau di bawah usia 2 tahun.

Cara Pakai Obat Tremenza

Pasien harus mengikuti resep dokter saat menggunakan obat batuk dan pilek ini. Jangan menambah atau mengurangi dosis obat tanpa anjuran dokter. Biasanya obat ini hanya boleh digunakan setelah makan. Obat ini dapat bekerja dengan efektif hanya jika diminum sesuai dosis.

Petunjuk Penyimpanan Tremenza

Berikut ini saran penyimpanan obat secara umum:

  • Cek masa kedaluwarsa obat sebelum Anda menggunakannya.
  • Simpan obat di tempat sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung, dan masukan dalam wadah kering.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

Dapatkan obat Tremenza dan vitamin lainnya di apotek online Farmaku dengan harga terjangkau dan promo tambahan. Apotek Farmaku juga menyediakan jasa antar untuk pembelian paket vitamin dan obat untuk isolasi mandiri COVID-19. Gratis ongkir di wilayah Jakarta. Belanja obat jadi lebih mudah, cepat, dan lebih praktis.

 

1. MIMS. 2021. Tremenza. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tremenza. (Diakses pada 23 Juni 2021).

DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi