DokterSehat.ComThiamphenicol obat apa? Thiamphenicol adalah obat golongan antibiotik yang fungsinya adalah untuk mengatasi infeksi bakteri, khususnya pada sistem pencernaan dan sistem pernapasan. Selain itu, Thiamphenicol juga bisa mengobati infeksi yang terjadi pada saluran kemih.

obat-thiampenicol-doktersehat

Ketahui lebih jauh mengenai obat Thiamphenicol mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini!

Rangkuman Informasi Obat Thiamphenicol

Nama obat Thiamphenicol
Golongan obat Antibiotik
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Mengatasi infeksi bakteri
Sediaan obat Kapsul dan sirup

Cara Kerja Obat Thiamphenicol

Thiamphenicol adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri seperti bakteri Salmonella yang menjadi penyebab tifus atau bakteri Neisseria yang tak lain merupakan bakteri penyebab gonore.

Hal ini dikarenakan kandungan bahan aktif pada obat Thiamphenicol memiliki mekanisme kerja yakni mengikat ribosom bakteri yang mana aktivitas pengikatan ini menghalangi proses sintetis protein bakteri yang menjadi ‘target’. Cara kerja obat Thiamphenicol yang sedemikian rupa lantas berdampak pada terhambatnya pertumbuhan bakteri, bahkan mematikan bakteri tersebut.

Obat Thiamphenicol sejatinya memiliki mekanisme kerja yang serupa dengan jenis obat antibiotik lainnya yakni Chloramphenicol, namun dengan spektrum yang lebih kuat.

Manfaat Obat Thiamphenicol

Manfaat obat Thiamphenicol sebagai obat antibiotik adalah untuk mengatasi infeksi bakteri. Beberapa kondisi yang bisa diatasi dengan mengonsumsi obat Thiamphenicol adalah sebagai berikut:

  • Infeksi saluran pencernaan
  • Infeksi saluran pernafasan
  • Infeksi saluran kemih
  • Demam tifoid

Selain jenis infeksi di atas, dokter mungkin akan meresepkan Anda obat Thiamphenicol untuk sejumlah jenis infeksi lainnya. Pastikan jenis infeksi yang Anda alami memang cocok untuk diobati dengan obat Thiampenicol ini.

Kontraindikasi Obat Thiamphenicol

Penggunaan obat Thiamphenicol sayangnya tidak disarankan untuk beberapa orang dengan kondisi tertentu. Apabila tetap dipaksakan, dikhawatirkan efektivitas obat akan menurun atau bahkan pengguna akan mengalami sejumlah gejala efek ssamping.

Obat Thiamphenicol memilikoi kontraindikasi terhadap kondisi-kondisi seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap kandungan obat
  • Diskrasia darah
  • Penyakit sumsum tulang belakang
  • Enselofati
  • Stomatitis
  • Ibu hamil dan menyusui

Apabila Anda mengalami salah satu dari kondisi di atas, beritahukan pada dokter sebelum menggunakan obat Thiamphenicol  ini. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat sebagai pengganti Thiampenicol yang lebih aman dan sesuai.

Dosis Obat Thiamphenicol

Thiamphenicol adalah obat yang termasuk ke dalam kategori obat resep. Penggunaan obat ini harus dengan resep dari dokter.  Oleh sebab itu, dosis obat Thiamphenicol bisa berbeda-beda bagi tiap orang tergantung dari jenis infeksi dan faktor-faktor lainnya.

Sebagai gambaran umum, dosis obat Thiamphenicol adalah sebagai berikut:

  • Infeksi umum: 1,5 g per hari dibagi ke dalam beberapa dosis (tergantung dari dokter). Dosis maksimal mencapaoi 3 g per hari
  • Penyakit gonore: 2,5 g per hari (pemakaian 1-2 hari). Dosis alternatif 2,5 g di hari pertama, kemudian 2 g per hari untuk 4 hari selanjutnya

INGAT! Dosis di atas hanyalah gambaran umum. Dosis obatThiamphenicol bagi Anda mungkin saja berbeda tergantung dari resep dokter. Pastikan untuk mengonsumsi obat Thiamphenicol sesuai dengan dosis yang sudah diberikan.

Petunjuk Penggunaan Obat Thiamphenicol

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat Thiamphenicol yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat Thiamphenicol sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak dan berbagai aktivitas lainnya yang disarankan oleh dokter (jika ada)

Petunjuk Penyimpanan Obat Thiamphenicol

Obat Thiamphenicol harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Thiamphenicol :

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Thiamphenicol

Penggunaan obat Thiamphenicol  mungkin saja akan menimbulkan gejala efek samping. Beberapa contoh efek samping obat Thiamphenicol yang akan Anda rasakan adalah sebagai berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sariawan
  • Syok anafilaktik

Apabila setelah minum obat Thiamphenicol Anda merasakan gejala-gejala di atas, hentikan penggunaan obat dan bila perlu segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Interaksi Obat Thiamphenicol

Penggunaan obat Thiamphenicol bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan akan menghasilkan interaksi obat yang efeknya dapat menurunkan efektivitas obat atau menyebabkan reaksi tertentu di dalam tubuh.

Sejumlah jenis obat-obatan yang berinteraksi dengan Thiamphenicol antara lain:

  • Obat-obatan untuk mengatasi penyakit sumsum tulang belakang
  • Sulfonylurea
  • Rifampisin
  • Fenobarbital

Beritahukan pada dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan di atas. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat pengganti Thiamphenicol yang lebih  sesuai.

Peringatan dan Perhatian Obat Thiamphenicol

Peringatan! Sebelum menggunakan Thiamphenicol , perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi Olanzapine apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti sakit kepala, mual dan muntah, maupun gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Belda, Jr et al. 2000. Thiamphenicol in the Treatment of Chancroid. https://www.researchgate.net/publication/26345338_Thiamphenicol_in_the_treatment_of_chancroid_A_study_of_1128_cases (Diakses pada 17 November 2019)
  2. Thiampenicol. https://www.drugs.com/international/thiamphenicol.html (Diakses pada 17 November 2019)
  3. Thiampenicol. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamphenicol?mtype=generic (Diakses pada 17 November 2019)