Terbit: 13 Desember 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Thalidomide adalah obat untuk jenis kanker tertentu seperti kanker sel plasma di sumsum tulang multiple myeloma. Obat ini juga digunakan untuk indikasi penyakit kulit tertentu. Ketahui thalidomide obat apa, fungsi, dosis, aturan pakai, efek samping, dll.

Thalidomide: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Thalidomide

 Nama Obat

  Thalidomide

 Kandungan Obat

  Thalidomide

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

 Kelas Obat

  Imunoterapi kanker

 Kategori Obat

  Obat resep

 Manfaat Obat

  • Mengatasi multiple myeloma 
  • Mencegah penyakit kusta

 Kontraindikasi Obat

 Kehamilan dan laktasi 

 Sediaan Obat

 Kapsul

 Harga Obat

 Kapsul 100 mg Rp1.500.000

Harga obat thalidomide mungkin berbeda di setiap apotek atau toko obat online

Thalidomide Obat Apa?

Thalidomide adalah obat untuk mengatasi jenis kanker tertentu seperti multiple myeloma. Multiple myeloma adalah kanker sel plasma di sumsum tulang. Obat ini juga digunakan untuk mencegah penyakit kulit seperti penyakit Hansen atau penyakit kusta. 

Thalidomide termasuk golongan obat imunoterapi kanker yang tersedia dalam bentuk kapsul. Obat ini hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter dan tidak boleh digunakan pada wanita hamil dan ibu menyusui. 

Merek Dagang Thalidomide

Obat imunoterapi kanker ini tersedia dalam obat generik bernama thalidomide. Obat dengan kandungan yang sama dijual dengan merek dagang Thalix dan Thalomid. 

Fungsi Obat Thalidomide

Pada tahun 50-an hingga awal 60-an, obat ini digunakan sebagai obat antimual (morning sickness) pada ibu hamil, namun ada banyak kejadian cacat lahir yang serius dari penggunaan obat ini. Setelah penelitian dan beberapa dekade kemudian hingga saat, obat ini digunakan untuk beberapa indikasi penyakit kulit dan jenis kanker tertentu. 

Berikut ini fungsi obat thalidomide yang disetujui oleh The Food and Drug Administration (FDA): 

  • Mengobati lesi kulit akibat kusta atau disebut juga dengan erythema nodosum leprosum (penyakit Hansen). 
  • Mengatasi kanker mieloma multipel, kanker pada salah satu jenis sel darah putih (sel plasma) di jaringan tulang. 

Masih dalam penelitian yang sedang berlangsung, obat imunoterapi kanker ini diduga memiliki potensi menjanjikan untuk mengatasi indikasi lain, termasuk:

  • Radang mulut dan tenggorokan terkait HIV.
  • Penurunan berat badan pada pasien HIV.
  • Penyakit yang memengaruhi kesehatan kulit seperti lupus dan penyakit Behcet. 
  • Jenis kanker darah seperti leukemia dan myelofibrosis.
  • Kanker pada sumsum tulang dan jenis kanker lainnya. 

Walaupun demikian, itu masih dalam penelitian. Fungsi obat thalidomide yang FDA setujui saat ini hanya untuk mengatasi kusta dan mieloma multipel.

Peringatan Obat Thalidomide

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat imunoterapi kanker, sebagai berikut: 

  • Dosis dan jadwal penggunaan obat imunoterapi kanker harus berdasarkan dan hanya boleh diberikan oleh dokter.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi golongan obat imunoterapi kanker.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat lain atau kandungan lainnya. 
  • Obat ini tidak boleh digunakan untuk wanita hamil, wanita yang sedang merencanakan kehamilan dalam waktu dekat atau ibu menyusui.
  • Obat ini dapat menyebakan kantuk. 
  • Anda tidak boleh minum alkohol, berkendara, atau mengoperasikan mesin setelah menggunakan obat ini. 
  • Siapa pun yang menyentuh obat ini akan terpapar dengan kandungan thalidomide dalam darah. Jadi harus segera cuci tangan dengan air dan sabun hingga bersih.

Demi keamanan sebelum menggunakan obat ini, mohon beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat penyakit berikut ini: 

  • Kejang.
  • Memiliki HIV/AIDS. 
  • Memiliki tingkat sel darah putih rendah. 

Mohon konsultasikan dengan dokter atau apoteker bila Anda belum mengerti aturan pakai dan peringatan obat imunoterapi kanker ini. 

Interaksi Obat Thalidomide

Interaksi obat adalah kondisi ketika dua kandungan obat atau bahan lainnya bereaksi dengan kandungan lain. Reaksi tersebut dapat meningkatkan atau melemahkan salah satu (atau keduanya) kandungan obat. Maka dari itu, sebaiknya tidak minum obat-obatan apa pun secara bersamaan kecuali diperintahkan oleh dokter. 

Berikut ini efek interaksi obat imunoterapi kanker dengan obat lain: 

  • Meningkatkan aktivitas sedatif barbiturat, alkohol, klorpromazin, dan reserpin.
  • Menyebabkan risiko neuropati perifer bila Anda minum dengan obat lain. 
  • Meningkatkan risiko tromboemboli (bekuan darah) bila Anda gunakan dengan obat darbepoetin-alfa dan doksorubisin.
  • Meningkatkan risiko supresi sumsum tulang bila Anda gunakan dengan interferon alfa (fatal).

Beri tahu dokter bila Anda sedang menggunakan obat berikut ini: 

  • Antidepresan seperti barbiturat seperti pentobarbital (Nembutal), fenobarbital, dan secobarbital (Seconal). 
  • Obat anticemas dan obat antikejang. 
  • Obat penenang atau obat tidur. 

Dokter mungkin akan mengubah dosis atau menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Sebaiknya, jangan menggunakan obat ini dengan vitamin, obat herbal, suplemen, atau obat bebas lainnya kecuali dokter mengatakan itu aman. 

Efek Samping Thalidomide

Berikut ini beberapa efek samping obat thalidomide yang mungkin terjadi: 

  • Mengantuk
  • Gemetar
  • Pusing 
  • Kulit kering
  • Sembelit 

Efek samping serius yang mungkin terjadi, sebagai berikut: 

  • Mati rasa
  • Nyeri 
  • Sensasi terbakar pada kaki dan tangan
  • Kram otot 
  • Kerusakan saraf 

Beritahu dokter bila Anda mengalami efek samping lain, seperti: 

  • Sesak napas 
  • Kaki bengkak
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kecemasan
  • Perubahan suasana hati 

Semua daftar efek samping yang tercantum belum tentu terjadi. Efek samping ringan akan segera reda dalam beberapa saat.

Dosis Obat Thalidomide

Dosis untuk mengatasi erythema nodosum leprosum (Tipe 2)

  • Dewasa: 100-300 mg satu kali sehari sebelum tidur. 
  • Maksimal: 400 mg per hari. 
  • Catatan: Dosis akan dikurangi secara bertahap sekitar 50 mg setiap 2-4 minggu sesuai dengan respon tubuh terhadap dosis tersebut.

Dosis untuk mengatasi mieloma multipel

  • Dosis Awal: 200 mg satu kali sehari. 
  • Lanjutan: Dosis ditingkatkan sekitar 100 mg per minggu tergantung respon tubuh pasien. 
  • Maksimal: 800 mg setiap hari. 

Dokter akan memberi dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Informasi ini sama sekali tidak menggantikan resep dokter. 

Cara Pakai Thalidomide

Berikut ini cara minum obat imunoterapi kanker:

  • Baca panduan obat dan resep dari dokter dengan teliti. 
  • Minum obat ini 1 jam setelah makan dan saat malam hari sebelum tidur. 
  • Minum obat dengan segelas air penuh. 
  • Jangan membuka bubuk kapsul, sebaiknya langsung Anda telan penuh. 
  • Segera cuci bagian kulit yang terkena obat tersebut karena obat ini juga menyerap melalui kulit dan akan membahayakan.
  • Hindari kontak cairan dari orang lain selama menggunakan obat ini. 
  • Minum obat secara teratur.
  • Konsultasi ke dokter bila kondisi Anda tidak kunjung membaik setelah 2 minggu pengobatan dengan obat imunoterapi kanker ini.

Petunjuk Penyimpanan Thalidomide

Berikut ini petunjuk penyimpanan obat-obatan secara umum:

  • Simpan obat imunoterapi kanker pada tempat yang kering dan dalam suhu ruangan sekitar 20°C-25°C.
  • Jangan membuka kapsul imunoterapi kanker. 
  • Letakan obat imunoterapi kanker dalam kotak P3K khusus atau wadah tertutup. 
  • Simpan obat imunoterapi kanker dalam kemasan asli agar Anda mudah mengecek tanggal kedaluwarsanya. 
  • Jangan membuang sampah obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan tentang thalidomide obat apa. Thalidomide adalah obat untuk erythema nodosum leprosum dan multiple myeloma. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. 

 

  1. MayoClinic. 2019. Thalidomide: Research advances in cancer and other conditions. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cancer/in-depth/thalidomide/art-20046534. (Diakses pada 11 Desember 2020).
  2. Medline Plus. 2019. Thalidomide. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699032.html. (Diakses pada 11 Desember 2020).
  3. MIMS. 2020. Thalidomide. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thalidomide?mtype=generic. (Diakses pada 11 Desember 2020).
  4. WebMD. 2020. Thalidomide Capsule. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-16389/thalidomide-oral/details. (Diakses pada 11 Desember 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi