Sukralfat: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

obat-sukralfat-doktersehat

DokterSehat.Com – Sukralfat obat apa? Sukralfat adalah obat untuk mengatasi sejumlah permasalahan pada lambung seperti refluks asam lambung (GERD), radang lambung (gastritis), dan tukak lambung, hingga mencegah saluran cerna mengalami perdarahan.

Ketahui lebih jauh mengenai obat Sukralfat, mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini!

Rangkuman Informasi Obat Sukralfat

Nama obat Sukralfat
Golongan obat Antiulcerant
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Mengatasi masalah lambung seperti:

·         Radang lambung (gastritis)

·         Refluks asam lambung (GERD)

·         Tukak lambung

·         Ulkus duodenum

·         Mencegah perdarahan saluran cerna

Sediaan obat Tablet dan sirup

Cara Kerja Obat Sukralfat

Sukralfat diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai penyakit lambung mulai dari GERD, gastritis, tukak lambung, hingga ulkus duodenum.

Cara kerja obat Sukralfat dalam mengatasi penyakit-penyakit lambung tersebut adalah dengan membuat semacam lapisan di area lambung yang terdampak. Hal ini penting untuk melindungi lambung dari asam lambung selama proses penyembuhan berlangsung.

Dengan mekanisme kerja tersebut, diharapkan proses penyembuhan lambung dapat berjalan optimal dan sakit lambung bisa sembuh lebih cepat.

Manfaat Obat Sukralfat

Manfaat obat Sukralfat adalah untuk  adalah untuk mengatasi masalah lambung yang meliputi:

  • Refluks asam lambung (GERD)
  • Radang lambung (gastritis)
  • Tukak lambung
  • Ulkus duodenum
  • Mencegah saluran cerna dari perdarahan

Selain di atas, mungkin masih ada lagi manfaat Sukralfat terkait penyakit lambung. Pastikan kondisi Anda sesuai untuk diobati menggunakan obat Sukralfat. Jangan menggunakan obat untuk mengatasi penyakit lainnya yang tidak disebutkan di atas.

Kontraindikasi Obat Sukralfat

Penggunaan obat Sukralfat untuk mengatasi penyakit lambung mungkin tidak akan disarankan kepada orang-orang yang memiliki sejumlah kondisi tertentu. Pasalnya, hal ini bisa menurunkan efektivitas obat atau malah menimbulkan gejala efek samping serius.

Beberapa kondisi yang memiliki kontraindikasi dengan Sukralfat antara lain:

  • Hipersensitivitas terhadap kandungan obat Sukralfat
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Kesulitan menelan
  • Gangguan intestinal

Sampaikan pada dokter apabila Anda mengalami salah satu dari kondisi-kondisi di atas. Dokter mungkin akan memberikan obat alternatif yang lebih aman sebagai pengganti obat Sukralfat.

Dosis Obat Sukralfat

Sukralfat adalah obat yang masuk ke dalam kategori obat resep. Penggunaannya harus dengan resep dari dokter.

Dosis obat Sukralfat berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dan jenis penyakit lambung yang diderita oleh pasien. Sebagai gambaran umum, berikut ini adalah dosis Sukralfat:

1. Dosis Obat Sukralfat untuk Gastritis Kronis

Dosis obat Sukralfat untuk gastritis kronis adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 1 g per dosis, dibagi menjadi 4 kali sehari (pemakaian 4-8 minggu, atau 12 minggu jika diperlukan)

2. Dosis Obat Sukralfat untuk Ulkus Duodenum

Dosis obat Sukralfat untuk mengobati ulkus duodenum adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 1 g per dosis, dibagi menjadi 4 kali sehari (pemakaian 4-8 minggu)

3Dosis Obat Sukralfat untuk Peptic Ulcer

Dosis obat Sukralfat untuk mengobati peptic ulcer adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 1 g per dosis, dibagi menjadi 4 kali sehari (pemakaian 4-8 minggu, atau 12 minggu jika diperlukan)

INGAT! Dosis di atas hanyalah perkiraan. Dosis yang sebenarnya mungkin saja berbeda menyesuaikan dengan kondisi. Pastika untuk mengonsumsi obat Sukralfat sesuai dengan dosis yang telah diberikan oleh dokter Anda.

Petunjuk Penggunaan Obat Sukralfat

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat Sukralfat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat Sukralfat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 6 jam sekali (untuk dosis 4 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, menghindari makanan-makanan tertentu untuk sementara waktu

Petunjuk Penyimpanan Obat Sukralfat

Obat Sukralfat harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Sukralfat:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Sukralfat

Penggunaan obat Sukralfat mungkin akan menimbulkan gejala efek samping. Beberapa contoh efek samping Sukralfat adalah sebagai berikut:

  • Sembelit
  • Mulut kering
  • Perut tidak nyaman
  • Perut kembung
  • Mual

Pada beberapa kasus (diakibatkan oleh reaksi alergi), efek samping obat Sukralfat yang mungkin terjadi adalah:

  • Kulit ruam
  • Kulit gatal
  • Kulit membengkak
  • Kepala pusing
  • Kesulitan bernapas

Segera hentikan pemakaian obat dan kunjungi dokter apabila Anda mengalami gejala efek samping obat Sukralfat yang dirasa mengganggu.

Interaksi Obat Sukralfat

Penggunaan obat Sukralfat bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan akan menimbulkan interaksi obat. Jenis obat-obatan yang dimaksud seperti:

  • Ciprofloxacin
  • Levofloxacin
  • Ofloxacin
  • Quinidine
  • Penicillamine

Sampaikan pada dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan di atas. Dokter mungkin akan memberikan alternatif obat pengganti Sukralfat atau mengubah dosis obat ini agar lebih sesuai untuk Anda konsumsi.

Peringatan dan Perhatian Obat Sukralfat

Peringatan! Sebelum menggunakan Sukralfat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi Sukralfat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Obat Olanzapine masuk ke dalam kategori B untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti mual, sembelit, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Sucralfate. https://www.drugs.com/mtm/sucralfate.html (Diakses pada 8 November 2019)
  2. Sucralfate. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5254-68/sucralfate-oral/sucralfate-oral/details (Diakses pada 8 November 2019)
  3. Sucralfate. http://mims.com/indonesia/drug/info/sucralfate/?type=brief&mtype=generic (Diakses pada 8 November 2019)