Terbit: 9 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Sporacid adalah obat antijamur untuk mengatasi infeksi jamur. Ketahui apa kegunaan obat Sporacid, dosis, efek samping, aturan penggunaannya, dll.

Sporacid: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Aturan Pakai, dll

Rangkuman Informasi Obat Sporacid

 Nama Obat  Sporacid
 Kandungan Obat  Itraconazole
 Kelas Obat  Antijamur
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi infeksi jamur
 Kontraindikasi Obat  Hipersensitif
 Sediaan Obat  Tablet oral atau kapsul
 Harga Obat  Rp28.123/tablet

Harga obat Sporacid mungkin berbeda di setiap apotek. Obat ini dapat dibeli di apotek dengan resep dokter dalam bentuk obat generik Itraconazole atau merek dagang lain.

Sporacid Obat Apa?

Sporacid adalah obat antijamur untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh jamur, seperti jamur penyebab infeksi kuku, mulut, tenggorokan, kulit, paru-paru, dan infeksi kandidiasis vulvovaginitis.

Obat ini memiliki kandungan utama itraconazole yang bekerja dengan cara membunuh jamur penyebab infeksi. Obat ini termasuk obat keras jadi hanya dapat digunakan dengan resep dokter.

Merek Dagang Sporacid

Obat ini tersedia dalam obat generik Itraconazole. Sementara obat serupa dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  • Onmel
  • Sporanox
  • Sporanox PulsePak
  • Tolsura
  • Forcanox
  • Fungitrazol
  • Sporax
  • Mycotrazol
  • Nufatrac
  • Igrazol
  • Itzol
  • Petrazole
  • Sporacid
  • Trachon
  • Tracor
  • Spyrocon
  • Sporadal

Obat ini mungkin tersedia atau dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercantum dalam informasi ini.

Fungsi Obat Sporacid

Kegunaan obat Sporacid adalah untuk mengatasi infeksi jamur, termasuk:

  • Kandidiasis esofagus
  • Kandidiasis oral
  • Kandidiasis orofaringeal
  • Kandidiasis vulvovaginal
  • Infeksi jamur kuku
  • Tinea corporis, infeksi jamur pada kulit lengan, kaki, atau bagian tubuh lainnya
  • Tinea cruris, infeksi jamur di selangkangan
  • Tinea manuum, infeksi jamur yang dipaparkan dari hewan
  • Tinea pedis atau kutu air
  • Aspergillosis, infeksi jamur Aspergillus yang menyerang pernapasan
  • Blastomikosis, infeksi jamur yang ditularkan dari tanah atau kotoran hewan
  • Histoplasmosis, infeksi jamur pada paru-paru
  • Coccidioidomycosis atau Valley Fever
  • Sporotrichosis, infeksi jamur Sporothrix schenckii yang ditemukan di tanah, ranting, jerami, atau bunga mawar
  • Kriptokokosis, infeksi jamur pada pernapasan
  • Meningitis Kriptokokus, radang otak akibat infeksi jamur
  • Mikrosporidiosis
  • Paracoccidioidomycosis, infeksi jamur yang menyerang kelenjar getah bening dan organ internal
  • Sariawan mulut
  • Infeksi jamur pada pasien immunocompromised
  • Infeksi jamur pada pasien neutropenia atau AIDS

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi jenis infeksi jamur lainnya yang belum tercatat dalam informasi ini.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Vagina Gatal Alami dan Jenis Obat Apotek

Peringatan Obat Sporacid

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat antijamur ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan itraconazole.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat antijamur lainnya.
  • Baca dengan teliti resep dokter atau petunjuk penggunaan obat ini.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis dan jadwal dari dokter.
  • Konsultasikan lagi pada dokter apakah obat ini aman digunakan pada kondisi hamil, menyusui, atau bila Anda sedang merencanakan kehamilan.
  • Sebaiknya jangan menggunakan obat ini bila Anda memiliki riwayat gagal jantung atau penyakit ginjal.
  • Obat ini memiliki efek samping serius bila digunakan bersamaan dengan obat lain seperti fluconazole atau ketoconazole.

Selain itu, jangan minum obat ini bila Anda mengalami beberapa kondisi serius, seperti:

  • Sistem imun lemah.
  • Penyakit liver.
  • Penyakit ginjal.
  • Penyakit jantung.
  • Penyakit paru-paru.
  • Fibrosis kistik.

Konsultasi pada dokter tentang semua hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat itraconazole ini karena termasuk obat keras.

Interaksi Obat Sporacid

Interaksi obat adalah reaksi efek samping yang terjadi bila Anda menggunakan dua obat berbeda tanpa panduan dokter. Interaksi obat mungkin terjadi bila Anda minum obat herbal, obat bebas, obat resep, vitamin, atau suplemen di waktu yang bersamaan.

Obat itraconazole memiliki risiko interaksi obat bila digunakan bersama obat:

  • Advair
  • Amoxicillin
  • Aspirin
  • Augmentin
  • Benadryl
  • Suplemen kalsium 600 D
  • Celebrex
  • Cymbalta
  • Suplemen minyak ikan
  • Fluconazole
  • Ibuprofen
  • Lyrica
  • Nexium
  • Norco
  • Omeprazole
  • Pantoprazole
  • Paracetamol
  • Simvastatin
  • Singulai
  • Symbicort
  • Synthroid
  • Terbinafine
  • Terfenadine
  • Suplemen Vitamin B12
  • Suplemen Vitamin B6
  • Suplemen Vitamin C
  • Suplemen Vitamin D3
  • Warfarin
  • Xanax
  • Zyrtec

Beritahu dokter semua obat termasuk obat topikal lain, suplemen, vitamin, atau herbal lainnya yang sedang Anda gunakan.

Baca Juga: 13 Obat Jamur Kuku yang Alami dan Medis (Ampuh!)

Efek Samping Sporacid

Berikut ini risiko efek samping obat itraconazole yang mungkin terjadi:

  • Mual
  • Muntah
  • Tidak napsu makan
  • Rasa haus meningkat
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Kesemutan
  • Perubahan suasana hati
  • Kelelahan
  • Kesulitan bernapas
  • Detak jantung tidak teratur

Daftar efek samping tersebut mencantumkan semua efek samping lainnya yang mungkin terjadi. Setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda pada setiap obat. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius.

Dosis Obat Sporacid

Berikut ini dosis obat itraconazole untuk infeksi jamur:

  • Kandidiasis Esofagus dan Kandidiasis Oral: 200 mg setiap hari dalam dosis terbagi atau dosis tunggal selama 1-2 minggu.
  • Kandidiasis Vulvovaginal: 200 mg dua kali sehari.
  • Kandidiasis Orofaringeal: 100 mg sekali sehari selama 15 hari.
  • Tinea Manus dan Tinea Pedis: 100 mg sekali sehari selama 30 hari.
  • Tinea Corporis dan Tinea Cruris: 100 mg sekali sehari selama 15 hari atau 200 mg sekali sehari selama 7 hari.
  • Infeksi Jamur Kuku: 200 mg sekali sehari selama 90 hari.

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Sebaiknya konsultasi dengan dokter tentang dosis itraconazole untuk infeksi jamur lainnya dan sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Pakai Sporacid

Berikut ini cara pakai obat itraconazole:

  • Baca aturan pakai sebelum minum obat ini.
  • Kapsul itraconazole harus diminum setelah makan.
  • Telan kapsul utuh dan jangan menghancurkan, mengunyah, memecahkan, atau membukanya.
  • Gunakan obat ini dengan minum air putih yang cukup.
  • Gunakan sesuai dosis dari dokter.

Tanyakan kepada dokter jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat ini. Gunakan obat apapun sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping.

Petunjuk Penyimpanan Sporacid

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan lengkap tentang kegunaan obat Sporacid. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi jamur namun Anda harus memahami penggunaannya. Obat antijamur ini termasuk dalam golongan obat keras dengan risiko efek samping serius.

 

  1. Drugs. 2019. Itraconazole. https://www.drugs.com/mtm/itraconazole.html. (Diakses pada 8 Agustus 2020).
  2. MIMS. 2020. Itraconazole. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/itraconazole?mtype=generic. (Diakses pada 8 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi