Terbit: 9 November 2019
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Sertraline adalah obat yang digunakan sebagai antidepresan untuk mengatasi gejala depresi, panik, gelisah, dan gangguan obsesif-kompulsif. Ketahui sertraline obat apa, manfaat, dosis, cara kerja, interaksi, efek samping, dll.

Sertraline: Manfaat, Dosis, Efek Samping, Aturan Pakai, dll

Informasi Umum Obat Sertraline

Berikut ini adalah informasi umum obat antidepresan ini:

Nama Obat Sertraline
Kandungan Obat Sertraline
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi depresi, gangguan panik, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, dan PTSD
Sediaan Obat Suntik, tablet, dan sirup
Harga Obat Rp375.000/30 tablet

Harga obat sertraline mungkin berbeda di setiap apotik. Merek dagang obat antidepresan ini adalah Zoloft, Fatral, Fridep, Iglodep, Nudep, Serlof, Sernade, Antipres, Deptral, dan Zerlin.

Sertraline Obat Apa?

Sertraline adalah obat antidepresan yang termasuk dalam golongan obat selective serotonin reuptake inhibitor (SSRIs). Obat antidepresan ini digunakan untuk mengatasi serangan panik, gelisah, depresi, gejala obsesif-kompulsif, dan kecemasan sosial.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dan gangguan dysphoric pramenstruasi (PMDD). Obat antidepresan dapat memberi efek positif di otak sehingga orang yang mengkonsumsinya memiliki optimisme untuk menjalani hidupnya kembali.

Manfaat obat sertraline adalah untuk meningkatkan nafsu makan, memberikan energi, serta merubah suasana hati menjadi lebih baik. Cara kerja obat sertraline adalah dengan mengembalikan keseimbangan zat alami di otak seperti zat serotonin.

Fungsi Obat Sertraline

Berikut ini adalah fungsi obat antidepresan yaitu untuk mengobati:

  • Gangguan depresi.
  • Gangguan panik.
  • Gangguan gelisah.
  • gangguan stres pascatrauma.
  • gangguan kecemasan sosial.
  • gangguan dysphoric pramenstruasi.

Fungsi obat antidepresan juga dapat digunakan untuk obat terapi kombinasi dimana Anda mungkin dianjurkan untuk meminum obat antidepresan dengan obat lainnya.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Depresi Berat Paling Efektif

Cara Kerja Obat Sertraline

Cara kerja obat antidepresan adalah dengan meningkatkan jumlah serotonin, yaitu bahan kimia alami di dalam tubuh yang berkontribusi pada efek kebahagiaan dan kesejahteraan dalam tubuh. Serotonin juga disebut sebagai hormon kebahagiaan.

Hormon serotonin berperan untuk meningkatkan nafsu makan, fungsi motorik, fungsi kognitif, mengontrol emosi, serta mengkoordinasi sistem saraf dengan baik. Meningkatkan hormon serotonin dapat meningkatkan keseimbangan kesehatan mental dan psikologi.

Dosis Sertraline

Dosis sertraline tergantung pada kondisi kesehatan, kebutuhan pasien, serta seberapa parah gejala depresi yang dialami, namun berikut ini adalah panduan umum dosis antidepresan ini:

1. Dosis Sertraline untuk Mengatasi Depresi

Berikut ini adalah dosis obat antidepresan untuk mengatasi depresi, yaitu:

  • Dosis Dewasa (18-64 Tahun): Dosis awal sebanyak 50 mg dan dosis maksimum 200 mg per hari, tergantung pada gejala.
  • Dosis Anak (usia 0-17 tahun): Obat antidepresan adalah obat yang tidak dianjurkan untuk anak di bawah 18 tahun.
  • Dosis Lansia (Usia 65 Tahun ke Atas): Dosis obat antidepresan untuk lansia mungkin berbeda-beda.

Umumnya, dokter akan membuat resep khusus untuk lansia dengan dosis rendah mengingat fungsi ginjal pada lansia yang mungkin sudah lambat dalam memproses obat.

Baca Juga: 10 Jenis Depresi dan Penanganannya (Paling Lengkap dan Akurat)

2. Dosis Sertraline untuk Gangguan Obsesif-kompulsif (OCD)

Berikut ini adalah dosis obat antidepresan untuk mengatasi OCD, yaitu:

  • Dosis Dewasa (18-64 Tahun): Dosis awal sebanyak 50 mg dan dosis maksimum 200 mg per hari, tergantung pada gejala.
  • Dosis Anak (usia 0-17 tahun): Obat antidepresan adalah obat yang tidak dianjurkan untuk anak di bawah 18 tahun.

3. Dosis Sertraline untuk Gangguan Serangan Panik

Dosis obat antidepresan untuk mengatasi gangguan panik untuk dewasa (18-64 tahun) adalah 25 mg per hari. Biasanya dokter akan menaikan dosis menjadi 50 mg setelah 1 minggu. Dosis maksimum adalah 200 mg per hari.

4. Dosis Sertraline untuk Gangguan Gelisah dan Stres Pascatrauma

Dosis obat antidepresan untuk gangguan stres pascatrauma untuk dewasa (usia 18-64 tahun) adalah 25 mg per hari. Biasanya dokter akan menaikan dosis menjadi 50 mg setelah 1 minggu. Dosis maksimum adalah 200 mg per hari.

5. Dosis Sertraline untuk Gangguan Dysphoric Pramenstruasi (PMDD)

Gangguan dysphoric pramenstruasi adalah gejala yang lebih parah dari premenstrual syndrome (PMS) dimana penderitanya merasa nyeri hingga tidak dapat melakukan aktivitas dengan normal.

Dosis obat untuk gangguan stres pascatrauma untuk dewasa (usia 18-64 tahun) adalah 50 mg per hari selama siklus menstruasi.  Umumnya, dokter akan menambahkan dosis obat setiap minggu sesuai dengan yang dibutuhkan. Mengingat obat obat antidepresan adalah obat resep, jadi sebaiknya Anda mengikuti dosis sesuai dengan anjuran dokter.

Interaksi Obat Sertraline

Berikut ini adalah beberapa daftar obat lain yang memiliki interaksi dengan obat obat antidepresan ini:

  • Inhibitor monoamine oksidase (MAOIs) seperti isocarboxazid, phenelzine, dan tranylcypromine.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen, aspirin, dan warfarin.
  • Obat-obatan serotonergik seperti fentanyl, tramadol, dan St John’s wort.
  • Antidepresan trisiklik seperti amitriptyline, desipramine, dan imipramine.
  • Triptan seperti sumatriptan.
  • Lipitor (atorvastatin).
  • lorazepam.
  • Lyrica (pregabalin).
  • melatonin.
  • Pimozide.
  • Lithium.
  • Linezolid.
  • Cimetidine.

Informasi ini mungkin tidak memuat semua interaksi obat obat antidepresan ini, hal ini juga disebabkan karena setiap obat memiliki interaksi yang berbeda pada setiap orang.

Baca Juga: Depresi Termasuk Penyakit Paling Banyak Diderita Milenial

Efek Samping Sertraline

Efek samping obat obat antidepresan yang paling serius adalah obat ini meningkatkan pikiran seseorang untuk bunuh diri apabila obat ini tidak bisa bekerja dengan baik. Berikut ini adalah efek samping sertraline yang mungkin terjadi:

  • Berperilaku agresif dan berbahaya.
  • Berpikir tentang kematian.
  • Depresi yang lebih buruk.
  • Kecemasan atau serangan panik yang baru.
  • Insomnia.
  • Gelisah.
  • Mudah marah.
  • Lebih berbicara banyak dari kondisi normal.
  • Perubahan emosional.
  • Tidak nafsu makan.
  • Tidak bisa diam dan tenang.
  • Rasa haus meningkat.
  • Kejang otot.
  • Gemetar.
  • Detak jantung berdetak kencang.
  • Bintik-bintik merah di kulit.
  • Ruam kulit, gatal-gatal, atau gatal-gatal.
  • Tiba-tiba kehilangan kesadaran.

Efek samping obat antidepresan lainnya adalah terjadinya sindrom serotonin yang dapat membahayakan jiwa. Gejala sindrom serotonin, meliputi:

  • Halusinasi.
  • Delusi.
  • Detak jantung yang cepat.
  • Perubahan tekanan darah.
  • Tremor otot atau otot kaku.
  • Agitasi.
  • Hilang kesadaran.
  • Kejang.
  • Koma.
  • Pusing.
  • Berkeringat.
  • Mual dan muntah.
  • Otot kaku.

Obat antidepresan hanya dapat diminum sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping obat obat antidepresan lainnya. Harap hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping tersebut.

Peringatan Obat Sertraline

Berikut ini adalah peringatan obat sertraline, yaitu:

  • Beberapa orang dewasa muda memiliki pikiran atau keinginan untuk bunuh diri setelah meminum obat antidepresan untuk yang pertama kali.
  • Segera hubungi dokter jika Anda memiliki gejala sindrom serotonin setelah minum obat antidepresan.
  • Obat antidepresan tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui.
  • Obat antidepresan akan memicu episode manik pada penderita bipolar.
  • Beritahu dokter semua kondisi kesehatan serta riwayat gangguan mental yang Anda alami sebelum Anda minum obat antidepresan .
  • Beritahu dokter semua obat, vitamin, suplemen, atau herbal lainnya untuk mengurangi efek samping dan interaksi obat antidepresan .
  • Selalu baca petunjuk dan peringatan obat sebelum Anda meminum obat apapun.

Itulah informasi kesehatan tentang sertraline obat apa, fungsi, dosis, cara kerja, interaksi, efek samping, dll. Informasi kesehatan ini mungkin tidak memuat semua informasi tentang obat antidepresan ini yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, karena itu selalu konsultasikan ke dokter sebelum Anda minum obat.

 

  1. Durbin, Kaci, MD. 2018. Sertraline. https://www.drugs.com/sertraline.html. (Diakses pada 8 November 2019).
  2. NHS. 2018. Sertraline. https://www.nhs.uk/medicines/sertraline/. (Diakses pada 8 November 2019).
  3. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2018. Sertraline, Oral Tablet. https://www.healthline.com/health/sertraline-oral-tablet#about. (Diakses pada 8 November 2019).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi