Terbit: 23 April 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Obat sembelit alami dapat menjadi pilihan terbaik untuk mengatasi sembelit atau susah BAB. Sembelit adalah salah satu masalah pencernaan paling umum. Dari mulai konsumsi makanan dan minuman, gaya hidup, hingga kondisi medis tertentu. Cek apa saja obat susah BAB dan cara mencegah sembelit dalam pembahasan ini.

6 Obat Sembelit Alami dan 12 Tips Mencegah Sembelit

Obat Sembelit Alami yang Ampuh

Sembelit adalah kondisi yang umum dan sebenarnya tidak sulit untuk diatasi. Kondisi ini umumnya juga tidak berbahaya. Namun, jika tidak ada penanganan, tentu tetap akan berpotensi mengganggu aktivitas dan bisa menyebabkan masalah pencernaan lainnya.

Cara mengatasi BAB dapat Anda lakukan dengan menggunakan bahan alami. Berikut adalah beberapa obat alami sembelit yang bisa Anda coba:

1. Mi Shirataki

Mi shirataki memiliki kandungan glukomanan, yaitu serat larut yang berasal dari akar tanaman konjac. Glukomanan ampuh melancarkan BAB. Selain itu, senyawa ini juga bertindak sebagai prebiotik yang membantu meningkatkan keseimbangan bakteri baik di usus.

2. Prune

Obat sembelit alami selanjutnya adalah prune atau buah plum kering. Buah kering ini memiliki kandungan sorbitol, yaitu sejenis gula alkohol yang memiliki efek pencahar. Selain itu, tentunya prune juga memiliki kandungan serat yang tinggi.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa prune lebih baik dari psyllium, yaitu sejenis serat yang banyak terkandung dalam suplemen pencahar. Konsumsi prune aman dan efektif untuk mengatasi sembelit, namun jika Anda memiliki kondisi seperti sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS), maka Anda sebaiknya menghindari buah ini.

3. Kopi

Minuman ini sangat akrab dengan masyarakat dan biasa dijadikan konsumsi sehari-hari. Ternyata, kopi juga dapat menjadi obat sembelit alami untuk dewasa bagi sebagian orang.

Kopi dapat merangsang otot-otot saluran pencernaan dan mengandung sejumlah serat larut. Hal ini lah yang membuat kopi dapat menjadi salah satu solusi untuk sembelit. Namun jika Anda memiliki gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus, sebaiknya hindari kopi dan coba alternatif lain untuk mengatasi sembelit.

4. Magnesium Sitrat

Memenuhi kebutuhan magnesium dalam makanan, dapat membantu melancarkan pencernaan. Apabila mengalami sembelit, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen magnesium sitrat.

Suplemen magnesium sitrat berfungsi sebagai pencahar osmotik. Namun jika Anda memiliki kondisi medis tertentu dan ragu untuk konsumsi suplemen tanpa berkonsultasi dengan dokter, maka sebaiknya cukupi saja kebutuhan magnesium dari makanan.

Terdapat beberapa jenis makanan yang tinggi magnesium sekaligus tinggi serat seperti biji-bijian dan sayuran berdaun gelap. Jika banyak dikonsumsi, tentunya BAB akan lebih lancar dan terbebas dari sembelit.

5. Menerapkan Diet FODMAP Rendah

FODMAP merupakan singkatan dari fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, and polyols, yang merupakan jenis gula yang ditemukan dalam makanan tertentu. Mengurangi makanan dengan FODMAP tinggi dapat membantu mengatasi sembelit yang terkait dengan sindrom iritasi usus.

Jika ingin menerapkan diet ini, Anda sebaiknya memeriksa kandungan setiap makanan yang Anda beli. Hindari makanan-makanan dengan kandungan jenis gula-gula tersebut. Selain mengurangi FODMAP, Anda juga tetap harus memenuhi kebutuhan air dan serat.

6. Daun Senna

Daun senna adalah obat sembelit alami yang sudah cukup popular. Kandungan glikosida dalam senna dapat membantu merangsang saraf di usus sehingga dapat melancarkan buang air besar.

Penggunaan daun senna sebagai obat sembelit relatif aman. Namun apabila Anda memiliki kondisi tertentu seperti sedang hamil, menyusui, atau memiliki penyakit sindrom iritasi usus, sebaiknya konsultasi dengan dokter sebelum memilih daun senna sebagai obat sembelit.

Baca Juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Organ Pencernaan secara Alami dan Efektif

Cara Mencegah Sembelit secara Alami

Nah, selain mengetahui obat sembelit alami yang disebutkan di atas, sekarang saatnya mengetahui beberapa tips untuk mencegah sembelit kembali datang. Ada beberapa cara untuk mencegah sembelit secara alami, sebagai berikut:

1. Minum Air Putih

Minum air putih yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk obat alami untuk sembelit. Anda juga dapat konsumsi jenis cairan lainnya seperti jus buah, teh, atau sup hangat untuk membantu mencegah feses mengeras dan sulit keluar dari sistem pencernaan.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Kebanyakan orang sembelit akibat kekurangan konsumsi makanan berserat. Asupan serat larut dan tidak larut sangat esensial untuk melancarkan sistem pencernaan.

Serat larut akan menyerap air dan membuat tekstur feses jadi lembut. Sementara serat tidak larut akan menambah massa feses sehingga lebih mudah bergerak ke bawah saluran cerna dan mudah untuk keluar saat buang air besar.

Hampir semua jenis sayur dan buah mengandung serat larut dan tidak larut. Cobalah buat menu makanan seimbang dengan pisang, alpukat, plum, beri-berian. sayuran, dan biji-bijian.

3. Konsumsi Probiotik

Konsumsi makanan atau minuman probiotik setiap hari untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Probiotik adalah agen bakteri baik (biasanya Bifidobacteria dan Lactobacillus) yang ditambahkan dalam makanan atau minuman dengan proses fermentasi.

Bakteri baik di sistem pencernaan akan memproduksi asam lemak rantai pendek untuk meningkatkan frekuensi, konsistensi, dan pergerakan tinja keluar dari sistem pencernaan. Contoh probiotik adalah yogurt, kombucha, sauerkraut, atau kimchi.

Baca Juga: Probiotik dan Prebiotik: Perbedaan, Manfaat, Efek Samping, dll

4. Jangan Lupa Makanan Prebiotik

Cara mencegah sembelit dengan memenuhi kebutuhan prebiotik untuk saluran pencernaan. Prebiotik adalah jenis serat dari karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Prebiotik menjadi makanan dari bakteri baik di usus (probiotik). Kedua agen probiotik dan prebiotik akan meningkatkan keseimbangan bakteri usus dan melancarkan BAB.

5. Penuhi Kebutuhan Magnesium

Magnesium adalah salah satu mineral untuk mencegah dan mengatasi sembelit, termasuk golongan pencahar osmotik. Pencahar osmotik bekerja dengan cara menarik air ke saluran pencernaan untuk membuat konsistensi dan tekstur tinja jadi lebih lunak.

Pertimbangkan untuk penuhi kebutuhan magnesium dari biji-bijian dan sayuran berdaun gelap apapun. Bila perlu, gunakan suplemen kalsium.

6. Atur Jadwal Makan

Makan pada jam yang sama dan teratur setiap hari akan membantu kerja sistem pencernaan, serta mengembangkan kebiasaan buang air besar secara rutin. Bila Anda merasa memiliki gejala sembelit, cobalah sarapan lebih pagi untuk membantu pergerakan usus dan dapat buang air besar di pagi hari.

Baca Juga: 11 Kesalahan dalam Diet yang Sering Dilakukan, Bisa Fatal!

7. Hindari Produk Susu

Bila Anda memiliki gejala intoleransi laktosa atau protein susu, produk susu dapat membuat Anda sembelit. Maka hindari produk susu untuk mengurangi gejala sembelit, atau konsultasi ke dokter tentang kondisi Anda.

8. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik yang aktif akan merangsang otot di sistem pencernaan untuk bekerja lebih baik. Para ahli menyarankan untuk latihan fisik minimal 15 menit sehari untuk kebugaran seluruh tubuh, seperti jalan cepat, bersepeda, joging, yoga, dan sebagainya.

9. Menjalankan Pola Makan Sehat

Cara mencegah sembelit adalah dengan makan sehat dan bergizi seimbang setiap hari. Ingat bahwa semua jenis sayur dan buah mengandung banyak nutrisi baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan kesehatan organ secara keseluruhan.

10. Jangan Menahan BAB

Jangan menahan buang air besar terlalu lama karena feses akan semakin keras dan lebih sulit keluar nantinya. Selain itu, kebiasaan sering menahan BAB akan meningkatkan risiko wasir atau fisura anus (kulit sekitar anus robek).

11. Buat Jadwal Buang Air Besar

Biasakan untuk buang air besar sehari sekali. Setelah sarapan, tunggu beberapa saat lalu pergi ke toilet selama 10 menit dan lihat apakah Anda merasa mulas dan terdesak untuk buang air besar. Posisi jongkok di toilet akan membantu mengejan lebih mudah.

12. Obat Pencahar Herbal

Gunakan obat pencahar herbal alami bila perlu. Kandungan herbal seperti aloe vera, daun senna, dan daun adas diklaim dapat merangsang saraf usus dan membantu pergerakan usus yang aktif untuk melancarkan BAB. Obat herbal dengan agen laksatif juga dinilai lebih aman dan efektif.

Laxing adalah obat pencahar herbal dengan komposisi bahan alami 100%, yaitu aloe vera, daun senna, dan daun adas yang lebih aman daripada obat pencahar dengan bahan kimia. Laxing adalah obat alami sembelit pada orang dewasa, obat tradisional berlogo “jamu” yang sudah mendapatkan izin dari Badan POM sehingga aman dikonsumsi. Obat Laxing membantu mengeluarkan limbah makanan melalui buang air besar, sehingga sisa makanan tidak menumpuk di perut.

Untuk mendapatkan berat badan ideal, para ahli menyarankan untuk tetap menerapkan diet makanan sehat dan olahraga teratur setiap hari. Produk herbal dari Laxing akan membantu mencegah sembelit dan membuat harimu jadi lancar alami.

tips mencegah sembelit laxing doktersehat

Itulah beberapa cara mencegah sembelit secara alami. Jalani pola makan dan pola hidup sehat, serta konsumsi suplemen herbal alami bila perlu untuk sistem pencernaan yang sehat. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Cirino, Erica. 2019. How to Make Yourself Poop. https://www.healthline.com/health/digestive-health/how-to-make-yourself-poop#_noHeaderPrefixedContent. (Diakses pada 10 Maret 2021).
  2. Harvard Health Publishing. 2013. Natural ways to relieve constipation. https://www.health.harvard.edu/bladder-and-bowel/natural-ways-to-relieve-constipation. Diakses pada 10 Maret 2021).
  3. Murren-Boezem, Joanne, MD. 2018. Constipation. https://kidshealth.org/en/parents/constipation.html. Diakses pada 10 Maret 2021).
  4. Schofield, Kirsten. 2017. 6 Natural Constipation Remedies. https://www.healthline.com/health/6-natural-remedies-constipation. Diakses pada 10 Maret 2021).
  5. West, Helen. 2020. 13 home remedies for constipation. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318694#exercise. Diakses pada 10 Maret 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi